Rekam Jejak Pemilik Gerai Ponsel Wangky Cell yang Ternyata Pemimpin Teroris

Reza Gunadha, Yosea Arga Pramudita

Kamis, 09 Mei 2019 | 15:26 WIB
Rekam Jejak Pemilik Gerai Ponsel Wangky Cell yang Ternyata Pemimpin Teroris
Polisi Olah TKP gerai ponsel di Bekasi terkait penemuan bom rakitan, (Yaqub)

Suara.com - --------- ekam Jejak Pemilik Gerai Ponsel Wangky Cell yang Ternyata Pimpinan JAD

Detasemen Khusus 88 Antiteror meringkus dua terduga teroris pemilik bom pipa yang ditemukan di gerai ponsel Wanky Cell di wilayah Bekasi Utara, Rabu (8/5/2019).

Mereka adalah Eky alias EY (27) yang merupakan pemilik gerai, dan Kautsar alias YN (18). Keduanya diringkus di tempat yang berbeda.

Eky diringkus di SPBU di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit Jakarta Timur, Rabu sekitar pukul 13.48 WIB.

Sedangkan Kautsar diringkus di sebuah kontrakan yang berlokasi di Kelurahan Bojong Rawa Lumbu, Kota Bekasi, sekitar pukul 20.33 WIB.

Dedi mengatakan, Eky merupakan pemimpin kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi. Eky menggantikan pemimpin yang sebelumnya telah ditangkap terkait bom Thamrin beberapa waktu lalu.

"Pertama ditangkap adalah EY (27), dia adalah seorang amir JAD Bekasi. Dia menggantikan amir yang sudah ditangkap beberapa tahun lalu oleh densus 88, ketika terjadi peristiwa kasus bom yang ada di Thamrin," ujarnya di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019).

Rekam jejak Eky berbeda dengan pimpinan JAD Lampung, SL. Dalam jaringannya, Eky hanya berkecimpung di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Tak hanya itu, Eky merupakan penyandang dana karena status 'Amir' dalam jaringan lebih tinggi ketimbang SL.

baca juga

"Pertama perannya dia sebagai penyandang dana, kelompok SL sudah berhasil membuat 3 handak. Kalau EY, selain menjadi penyandang dana, dia juga merupakan pemimpin SL. Karena status di dalam, amirnya itu jauh lebih tinggi," jelasnya.

Tak hanya itu, Eky juga mengajarkan jaringan lain seperti SL, S, dan T untuk merakit bom. Bom tersebut memiliki kekuatan bom yang meledak di Sibolga, Sumatera Utara.

Untuk diketahui, Densus 88 melakukan penggeledahan dan menemukan bom rakitan yang merupakan buntut pengembangan teroris yang dibekuk di Babelan dan Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat pada 4-5 Mei 2019.

Pihak kepolisian telah melakukan olah kejadian perkara di gerai ponsel milik Eky. Hasilnya, polisi menemukan sejumlah barang bukti baru.

Barang bukti itu di antaranya kabel, sendok, saringan, buku-buku panduan perakitan bahan peledak, tulisan-tulisan, lakban dan sejumlah alat bukti lain berkaitan dengan bisnis ponsel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jarang Datang ke Toko, Terduga Teroris Kerap Berkomunikasi Melalui CCTV

Jarang Datang ke Toko, Terduga Teroris Kerap Berkomunikasi Melalui CCTV

Jabar | Kamis, 09 Mei 2019 | 14:14 WIB

Temukan Bom Rakitan, Tak Ada Teroris yang Ditangkap di Toko Ponsel Bekasi

Temukan Bom Rakitan, Tak Ada Teroris yang Ditangkap di Toko Ponsel Bekasi

News | Rabu, 08 Mei 2019 | 22:40 WIB

Temukan Bahan Peledak, Densus 88 Kepung Toko Ponsel Jelang Buka Puasa

Temukan Bahan Peledak, Densus 88 Kepung Toko Ponsel Jelang Buka Puasa

News | Rabu, 08 Mei 2019 | 21:20 WIB

Densus 88 Gerebek Toko Ponsel di Bekasi, Ada Bahan Peledak Diduga Bom Pipa

Densus 88 Gerebek Toko Ponsel di Bekasi, Ada Bahan Peledak Diduga Bom Pipa

News | Rabu, 08 Mei 2019 | 20:47 WIB

Terkini

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

×