CEK FAKTA: Eks Ketua KPU dan KPPS Dibunuh untuk Tutupi Fakta, Benarkah?

Reza Gunadha

Senin, 13 Mei 2019 | 13:46 WIB
CEK FAKTA: Eks Ketua KPU dan KPPS Dibunuh untuk Tutupi Fakta, Benarkah?
[Cekfakta]

Suara.com - Kabar hoaks yang menyesatkan mengenai perhelatan Pilpres 2019, kembali tersebar di media-media sosial.

Termutakhir, terdapat warganet yang menyebar kabar hoaks bahwa mendiang mantan Ketua KPU RI Husni Kamil Manik meninggal karena sengaja dibunuh.

Warganet itu lantas menyambungkan kabar hoaks itu dengan peristiwa ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2019 yang meninggal dunia.

Klaim yang diperiksa:

Warganet di Twitter berakun @TanYoana atau Aline Yoana Tan, pada tanggal 9 Mei 2019 pukul 3.11 pagi, menuliskan sebagai berikut:

Husni Kamil Manik Aja Dimatiin Buat Nutupin Fakta.... Apalagi cuma sekelas petugas KPPS. Nyawanya Murah Meriah.... Demokrasi Genosida !!!

Tulisan akun tersebut hingga Senin (13/5/2019), sudah disebar ulang oleh 2.900 warganet dan disukai 8.500 orang.

[twitter]
[twitter]

Fakta:

Almarhum Husni Kamil Malik wafat Husni Kamil Manik berpulang saat berusia hampir menginjak 41 tahun.

baca juga

Husni mengembuskan nafas terakhir seusai mendapat perawatan di Rumah Sakit Pusat Pertamina pada 7 Juli 2016. Jenazahnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Jeruk Purut, Jakarta Selatan, pada Jumat, 8 Juli 2016.

Semasa hidupnya, Almarhum Husni Kamil Manik terpilih memimpin KPU sejak 12 April 2012. Sejak menjalani perkuliahan di Padang, Sumatera Barat, dirinya sudah aktif di bidang pemilu dan turut memantau pelaksanaan Pemilu 1999. Sebelumnya, Husni adalah anggota KPU Sumatera Barat.

Kala itu, anggota KPU lainnya, Ferry Kurnia Rizkiyansyah menegaskan, Husni Kamil Malik wafat disebabkan oleh penyakit yang memang telah diderita mantan anggota KPU Sumatera Barat itu.

Dia menjelaskan Husni memang sejak lama mengidap penyakit diabetes.

"Sakit, ada infeksi pencernaan dan kebetulan pada waktu itu gula darahnya sedang naik sehingga mengalami infeksi sistemik langsung menjalar ke aliran darah, organ vital dan paru-paru, sehingga beberapa pembuluh darahnya pecah," kata Ferry.

Dia menyayangkan sejumlah pihak yang berspekulasi terkait penyebab kematian Husni. Dia meminta agar dugaan-dugaan yang tidak berdasar dihentikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanggapi Megawati, KPU Pastikan Evaluasi Sistem Setelah Pemilu 2019 Selesai

Tanggapi Megawati, KPU Pastikan Evaluasi Sistem Setelah Pemilu 2019 Selesai

News | Senin, 13 Mei 2019 | 13:25 WIB

Kemenkes Mulai Otopsi Petugas KPPS yang Meninggal di 17 Provinsi

Kemenkes Mulai Otopsi Petugas KPPS yang Meninggal di 17 Provinsi

News | Senin, 13 Mei 2019 | 12:22 WIB

Sempat Linglung dan Mengigau, Ketua Panwascam di Bali Akhirnya Meninggal

Sempat Linglung dan Mengigau, Ketua Panwascam di Bali Akhirnya Meninggal

News | Minggu, 12 Mei 2019 | 20:37 WIB

13 Penyakit Penyebab Ratusan Petugas KPPS Meninggal

13 Penyakit Penyebab Ratusan Petugas KPPS Meninggal

News | Minggu, 12 Mei 2019 | 17:50 WIB

Tewas Misterius, Petugas KPPS Membusuk di Hutan Setelah Hilang 5 Hari

Tewas Misterius, Petugas KPPS Membusuk di Hutan Setelah Hilang 5 Hari

News | Minggu, 12 Mei 2019 | 14:04 WIB

Terkini

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:18 WIB

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:08 WIB

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:02 WIB

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:00 WIB

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:47 WIB

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:44 WIB

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:39 WIB

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:17 WIB

Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara

Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:12 WIB

Benjamin Netanyahu Ultimatum Iran: Berani Serang Kami, Balasan Akan Mengerikan!

Benjamin Netanyahu Ultimatum Iran: Berani Serang Kami, Balasan Akan Mengerikan!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:05 WIB

×