Secuil Kisah Olahan Daging Sapi dari Masjid Syuhada Peninggalan Soekarno

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 15 Mei 2019 | 11:20 WIB
Secuil Kisah Olahan Daging Sapi dari Masjid Syuhada Peninggalan Soekarno
Masjid Syuhada menjadi salah satu cagar budaya di Yogyakarta. (Suara.com/Rahmad Ali)

Suara.com - Dibangun mulai tahun 1949 dan diresmikan 20 September 1952 oleh Presiden Soekarno, Masjid Syuhada menjadi salah satu cagar budaya di Yogyakarta.

Masjid ini merupakan hadiah yang diberikan oleh Presiden Soekarno kepada para syuhada dalam melawan penjajahan Belanda di Yogyakarta.

“Masjid Syuhada merupakan kenang-kenangan dari presiden RI I Ir. Soekarno untuk mengenang para syuhada yang mati syahid saat peperangan. Dan juga sebagai hadiah untuk Yogyakarta sebagai kenang-kenangan terutama untuk beribadah,” kata Staff Sekretariatan dan Kerumahtanggaan Masjid Syuhada, Henki Desri Mulyadi, Selasa (14/05/2019).

Henki menjelaskan, meski sudah berumur cukup tua, tidak ada perubahan berarti dalam arsitektur masjid. Itu dilakukan untuk menjaga kelestarian masjid yang sudah menjadi cagar budaya.

“Tidak ada perubahan karena sudah jadi cagar budaya. Yang berubah cuma warna, dulu awal-awal putih warna masjid, sekarang sudah hijau. Sama serambi masjid di kasih atap,” kata Henki.

Menariknya, bila Masjid Gedhe Kauman menawarkan gulai kambing sebagai menu favoritnya, lain cerita dengan Masjid Syuhada yang beralamat di Jl I. Dewa Nyoman Oka No. 13 Kotabaru, Gondokusuman kota Yogyakarta.

Pihak takmir menyiapkan gulai, rendang atau tongseng daging sapi sebagai hidangan istimewa bagi para jamaah setiap kamis jelang buka selama ramadan.

"Setiap Kamis kita menyediakan varian itu gulai, rendang, dan tongseng (daging sapi)," kata Siti Faujiah koordinator takjil.

Senada dengan Faujiah, Diana Pratiwi yang sudah menjadi manajer Katering Syuhada sejak 2017 mengatakan, dari Ramadan tahun 2015 atau 1435 H, daging sapi sudah menjadi favorit jamaah.

“Ya lumayan menjadi menu favorit. Menjadi daya tarik tersendiri bagi jamaah,” katanya.

Diakui Diana, meski memasak dengan cara yang modern tidak berarti menghilangkan kenikmatan karena menggunakan rempah nusantara ditambah dengan bumbu rahasia.

“Kalau resepnya ada bumbu rahasianya, dimasak oleh tujuh orang, tentu dengan rempah nusantara pilihan,” kata Diana.

Diana mengatakan, pada event tertentu, semisal tabligh akbar atau talkshow dengan ustadz atau pembicara ternama pihaknya memasak daging sapi sampai seribu porsi.

“Kalau pas ada event tertentu yang barengan sama agenda ramadan bisa sampai seribu porsi,” katanya.

Selain daging sapi, takmir masjid pahlawan ini menyediakan pula menu yang tidak kalah lezatnya.
Sebanyak 750-800 ikan nila bakar atau ayam dengan varian masakan serta ditambah beberapa sayur mayur menambah nikmatnya berbuka di masjid pemberian Soekarno ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singgahi Destinasi Wisata, Bikin Acara Mudik Makin Seru

Singgahi Destinasi Wisata, Bikin Acara Mudik Makin Seru

Otomotif | Selasa, 14 Mei 2019 | 14:05 WIB

Unik, Kelima Pasangan Ini Menikah di Atas Kendaraan Kuno

Unik, Kelima Pasangan Ini Menikah di Atas Kendaraan Kuno

Jogja | Senin, 13 Mei 2019 | 19:46 WIB

Sajikan Pertandingan Sengit, Inilah Juara Mobile Legends DoJo Cup 2019

Sajikan Pertandingan Sengit, Inilah Juara Mobile Legends DoJo Cup 2019

Tekno | Senin, 13 Mei 2019 | 07:57 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:05 WIB

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:00 WIB