Disebut Tak Dukung Prabowo, Ferdinand: Mereka Tak Tahu di Balik Semua Ini

Rendy Adrikni Sadikin, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Rabu, 15 Mei 2019 | 15:55 WIB
Disebut Tak Dukung Prabowo, Ferdinand: Mereka Tak Tahu di Balik Semua Ini
Politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Dugaan pindah haluan dicecarkan pada Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga dari Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.

Ia mengakui, banyak orang mengira dirinya sudah keluar dari barisan pendukung Prabowo, tetapi menurutnya, hal itu tidak benar.

Ferdinand Hutahaean menampik tuduhan itu dan hingga kini terus menyuarakan dukungannya untuk paslon 02 Prabowo-Sandiaga di Twitter.

Salah satu bantahannya ia cuitkan pada Rabu (15/5/2019). Dirinya mengaku hanya bisa tertawa melihat banyaknya orang yang melontarkan tudingan tersebut.

Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat itu juga mengungkapkan, orang-orang yang mengiranya berhenti mendukung Prabowo tak mengetahui kejadian yang tampaknya tak tersorot media.

Ia juga mengaku masih setia pada kubu 02, dan masukannya bahkan dijadikan pilihan strategi.

"Banyak yang bilang, Ferdinand Hutahaean berubah, tidak lagi dukung Prabowo. Saya harus tertawa, mereka yang ngomong itu tak tahu yang terjadi apa di balik semua ini.

Alhamdulillah, saya hingga saat ini masih berdiri mendukung Prabowo-Sandi dan masukan saya menjadi pilihan strategi," cuit Ferdinand Hutahaean.

Cuitan Ferdinand Hutahaean - (Twitter/@FerdinandHaean2)
Cuitan Ferdinand Hutahaean - (Twitter/@FerdinandHaean2)

Sebelumnya, Ferdinand Hutahaean telah membocorkan diskusi internal terkait perolehan suara paslon 02. Berdasarkan keterangannya, dikutip Suara.com dari program CNN Indonesia Prime News, Minggu (12/5/2019), perolehan suara Prabowo-Sandi menurut Partai Demokrat bukan 62 persen.

baca juga

"Jadi memang di internal kami itu ada diskusi bagaimana memperkuat kemenangan Pak Prabowo, tetapi karena di kami, di internal itu, agak meragukan klaim 62 persen, karena di internal kami itu Pak Prabowo itu menang bukan 62, tapi di range antara 54 sampai 56 persen," jelas Ferdinand Hutahaean.

"Sebetulnya ini diskusi internal, tapi keburu meletup di luar karena cuitan kolega kami di partai, tetapi enggak apa-apa," sambungnya.

Ia membenarkan bahwa tim internalnya sempat mempertanyakan asal data perolehan suara 62 persen untuk Prabowo-Sandi itu, seperti yang telah diungkap Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief di Twitter.

"Jadi bukan tujuan kami mendelegitimasi klaim kemenangan Pak Prabowo, tetapi memperkuat karena kita tidak ingin Pak Prabowo, yang sudah mendeklarasikan diri menang 62 persen, kemudian tidak mampu membuktikannya. Ini yang kami tidak mau," katanya. "Maka di kami itu keluar pertanyaan 'terus siapa yang memasok data ini?'"

Sementara itu, soal anjuran dari Arief Poyuono agar Partai demokrat mundur dari barisan pendukung 02, Ferdinand Hutahaean mengaku tak begitu ambil pusing.

Ferdinand Hutahaean menerangkan, partainya hanya menyoroti tuduhan Arief Poyuono pada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang disebutnya terlibat kasus korupsi.

"Tetapi tuduhannya yang terkait masalah hukum di KPK itu yang membuat kami menjadi sedikit harus serius," jelasnya.

"Tetapi kalau tuduhan meminta keluar koalisi sama sekali kami tidak gubris karena bagi kami Partai Demokrat, ya mohon maaf, Arief Poyuono ini kami pertanyakan, siapa sih sebetulnya?" ujar Ferdinand Hutahaean.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPN Prabowo Tetap Kirim Saksi di Penghitungan Suara Tingkat Nasional KPU

BPN Prabowo Tetap Kirim Saksi di Penghitungan Suara Tingkat Nasional KPU

News | Rabu, 15 Mei 2019 | 13:11 WIB

5 Momen Menghebohkan di Simposium BPN Bahas Kecurangan Pemilu 2019

5 Momen Menghebohkan di Simposium BPN Bahas Kecurangan Pemilu 2019

News | Rabu, 15 Mei 2019 | 11:51 WIB

Disindir Warganet Ini, Yunarto Wijaya: Bapak Kok Komentari Akun Bokep Mulu?

Disindir Warganet Ini, Yunarto Wijaya: Bapak Kok Komentari Akun Bokep Mulu?

News | Rabu, 15 Mei 2019 | 10:10 WIB

Demokrat: Tiket Pesawat Mahal Bukan Kerjaan Presiden, Tugasnya Itu Ngetwit

Demokrat: Tiket Pesawat Mahal Bukan Kerjaan Presiden, Tugasnya Itu Ngetwit

Bisnis | Rabu, 15 Mei 2019 | 09:59 WIB

Kubu Prabowo Tak Percaya Penghitungan Resmi KPU, Semua Saksi Ditarik

Kubu Prabowo Tak Percaya Penghitungan Resmi KPU, Semua Saksi Ditarik

News | Rabu, 15 Mei 2019 | 06:56 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×