Sering Protes Kebijakan Sekolah, Siswa di Sembalun NTB Tak Diluluskan

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 16 Mei 2019 | 21:50 WIB
Sering Protes Kebijakan Sekolah, Siswa di Sembalun NTB Tak Diluluskan
Akses jalan menuju SMAN 1 Sembalun (Facebook)

Suara.com - Seorang siswa kelas XII SMAN 1 Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat dinyatakan tidak lulus dari sekolahnya pada saat pengumuman Senin (13/5) awal pekan ini. Keputusan tersebut diberikan hanya karena sang siswa sering mengkritik kebijakan sekolah.

Siswa yang bernama Aldi Irpan tersebut mengakui, beberapa kali mengkritik kebijakan di sekolahnya hingga berujung tak diluluskan oleh sang kepala sekolah.

Padahal, Aldi Irpan tercatat sebagai siswa berprestasi dan mendapatkan peringkat kedua di jurusannya dengan skor mencapai 192.

"Alasan Aldi Irpan tidak diluluskan karena di anggap sebagai siswa yang kurang ajar dan tidak taat terhadap peraturan sekolah, karena sering protes tentang kebijakan sekolah yang tidak berpihak kepada siswa," kata Aldi Irpan kepada Suara.com, Kamis (16/5/2019).

Rentetan Protes yang Dilakukan

Aksi protes yang sering diutarakan oleh Aldi Irpan tersebut memantik emosi sang kepala sekolah.

Kejadian berawal pada Selasa (22/1/2019), rekan Aldi Irpan dianggap telah melanggar peraturan sekolah karena menggunakan jaket di lingkungan sekolah.

Aldi lantas melakukan aksi protes kepada wali kelas dan guru. Sebab, suhu dingin di Sembalun yang berada di bawah kaki Gunung Rinjani, membuat para siswa tetap bertahan menggunakan jaket.

Namun, aksi protes tersebut tidak mendapat respons baik dari kepala sekolah. Salah satu rekan Aldi Irpan, yakni Holikul Amin, menjadi sasaran kemarahan kepala sekolah.

baca juga

Ia dipukul dan dilempar menggunakan bak sampah saat lantaran menggunakan jaket. Padahal, ia telah menanggalkan jaketnya setibanya di parkiran sekolah.

Tak hanya itu, beberapa rekan Aldi Irpan juga pernah dihukum tidak boleh masuk ke sekolah lantaran datang terlambat 5 menit.

Padahal, saat itu situasi di Sembalun diguyur hujan besar hingga menyebabkan jalanan licin dan becek akibat proyek pelebaran jalan.

Unggahan status Aldi yang memprotes kebijakan sekolah (facebook)
Unggahan status Aldi yang memprotes kebijakan sekolah (facebook)

Aldi Irpan dan beberapa kawannya  mengunggah status di media sosial Facebook menuangkan keluh kesah mereka. Tak lama, ia bersama rekan lainnya dipanggil oleh kepala sekolah.

"Kepala sekolah mempertanyakan tentang status kawan di Facebook. Kemudian saya meminta perpanjangan waktu masuk," ungkap Aldi.

Sang kepala sekolah menantang Aldi agar bisa mengumpulkan teman-teman sekolahnya bila mau permintaan perpanjangan waktu dikabulkan.

Aldi memenuhi tantangan itu. Namun, ketika para siswa sudah terkumpul, sang kepala sekolah justru memojokkan Aldi dan tidak mengubah jadwal masuk sekolah.

Terakhir, saat pelaksanaan Try Out pada Senin (6/5/2019) lalu, Aldi mendapat teguran dari seorang guru lantaran tidak mengenakan seragam putih hitam sesuai ketentuan.

Aldi berdalih seragamnya basah karena kehujanan sehingga ia tidak bisa mengenakannya.

Sang guru melarang Aldi untuk mengikuti Try Out. Namun, Aldi menolaknya dan kembali menanyakan sang guru yang juga tidak mengenakan seragam putih hitam sesuai aturan.

Seusai mendapat protes, pihak sekolah langsung menggelar rapat untuk memberhentikan Aldi dari sekolah.

Diancam Tidak Diluluskan

Setelah beberapa aksi protes yang dilakukan oleh Aldi, Aldi kembali dipanggil ke ruang kepala sekolah. Ia diminta untuk menandatangani perjanjian damai untuk tidak kembali melanggar peraturan.

Dalam perjanjian tersebut juga disebutkan, sekolah akan mengubah beberapa peraturan mulai dari mengizinkan menggunakan jaket hingga memperpanjang waktu masuk sekolah.

Tapi, sang kepala sekolah enggan menandatanganinya. Aldi pun mengikuti jejak sang kepala sekolah dengan tidak menandatangani perjanjian tersebut.

"Kepala sekolah mengatakan kamu harus siap dengan semua risiko akibat dari perbuatanmu ini, menyampaikan aspirasi dan protesnya dianggap sebagai perlakuan yang melanggar dan tidak menghormati guru," ungkap Aldi.

Saat pengumuman kelulusan, benar saja apa yang diancam oleh sang kepala sekolah. Aldi tidak diluluskan dari sekolah tersebut meskipun ia telah mendapatkan nilai tinggi.

Kepsek Bersikeras Tolak Luluskan Aldi

Sehari berselang setelah pengumuman, tepatnya 14 Mei 2019 perwakilan murid dan organisasi Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA), Serikat Perempuan Indonesia (Seruni), organisasi massa Pemuda Pembaru melakukan dialog dengan pihak sekolah.

Dialog itu dihadiri oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah, tim kesiswaan dan guru konseling. Dari hasil dialog itu, kepala sekolah bersikeras untuk menolak meluluskan Aldi.

"Alasan kepala sekolah, Aldi dan pihak keluarga tidak pernah datang untuk mendiskusikan dan meminta maaf. Namun pada kenyataannya, Aldi bersama ayahnya pernah datang ke rumah kepala sekolah secara lansung untuk meminta maaf atas sikap Aldi," demikian keterangan resmi dari AGRA.

Setelah dialog dengan kepala sekolah selesai, Aldi langsung disambut isak tangis para guru yang menunggu di depan kelas. Para guru sepakat bahwa Aldi merupakan anak baik dan berprestasi di sekolah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adegan Tak Senonoh Siswi SMA saat Rayakan Kelulusan Bikin Geger Publik

Adegan Tak Senonoh Siswi SMA saat Rayakan Kelulusan Bikin Geger Publik

News | Rabu, 15 Mei 2019 | 14:18 WIB

Auto Durhaka ke Guru, Isi Kutipan di Buku Tahunan SMA Ini Kocak Abis

Auto Durhaka ke Guru, Isi Kutipan di Buku Tahunan SMA Ini Kocak Abis

Tekno | Minggu, 05 Mei 2019 | 13:26 WIB

Rayakan Kelulusan, Seragam Siswi Cantik Ini Bikin Warganet Salah Fokus

Rayakan Kelulusan, Seragam Siswi Cantik Ini Bikin Warganet Salah Fokus

Tekno | Kamis, 11 April 2019 | 06:35 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×