Bawaslu Aman, Polisi Joget dan Nyanyi: Siapa Bilang Brimob itu Kere-kere...

Reza Gunadha | Muhammad Yasir | Suara.com

Kamis, 23 Mei 2019 | 20:13 WIB
Bawaslu Aman, Polisi Joget dan Nyanyi: Siapa Bilang Brimob itu Kere-kere...
Sejumlah personel Korps Brimob berjoget dan bernyanyi di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2019). [Suara.com/Muhammad Yasir]

Suara.com - Sejumlah personel Korps Brimob masih berjaga di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Thamrin, Jakarta Pusat, meski situasi terkini sudah kondusif setelah kerusuhan 22 Mei.

Mereka kekinian penuh suka cita bernyanyi dan berjoget, sembari melantun mars dan yel-yel khas pasukan baret biru.

Aksi personel Brimob tersebut menarik perhatian masyarakat hingga awak media yang berada di sekitar kantor Bawaslu.

Seketika, masyarakat yang berada di sekitar lokasi mengambil telepon genggam dan mengabadikan momen tersebut.

Sejumlah personel Korps Brimob berjoget dan bernyanyi di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2019). [Suara.com/Muhammad  Yasir]
Sejumlah personel Korps Brimob berjoget dan bernyanyi di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2019). [Suara.com/Muhammad Yasir]

"Digosok-gosok di Watu Kosek sek-sek, tempat bermain si baret biru, dengan hati yang mengebu, janganlah kau ragu-ragu, pasukan Brimob nomor satu," teriak mereka sambil berjoget.

"Siapa bilang Brimob itu kere-kere, jangan sampe kalo-kalo bilang kere, Brimob itu kaya hati, kariernya tinggi-tinggi, calon tunggal jadi kapolri," sambungnya.

Salah satu personel Brimob mengatakan, yel-yel tersebut biasa dilakukan sebagai bentuk menjaga semangat antarpersonel.

"Biasa ini biar kita tetap semangat," ujarnya.

Untuk diketahui, pascakerusuhan 22 Mei, situasi di depan Kantor Bawaslu RI, Thamrin, Jakarta Pusat terpantau kondusif.

Meski tak lagi ada aksi massa, aparat kepolisian dari Korps Brimob dengan pakaian lengkap tetap berjaga.

Selain itu, penutupan akses jalan menuju kantor Bawaslu juga masih diterapkan. Terlihat pembatasan jalan dan kawat berduri masih membentang menutupi jalan dari arah Medan Merdeka hingga Bundaran Hotel Indonesia.

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Purnomo telah memastikan, tidak lagi ada aksi massa di depan Kantor Bawaslu RI.

Kendati begitu, polisi tetap berjaga guna meminimalisasi pergerakan massa yang berbuat kerusuhan.

"Hari ini tidak ada (aksi). Tapi ada kemungkinan ada pihak-pihak tertentu yang secara liar datang ke sini (Bawaslu) melakukan tindakan anarkistis," kata Eddy saat ditemui Kantor Bawaslu, Thamrin, Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pascakerusuhan 22 Mei, Masyarakat Berswafoto di Depan Kantor Bawaslu

Pascakerusuhan 22 Mei, Masyarakat Berswafoto di Depan Kantor Bawaslu

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 18:42 WIB

Polisi Tangkap 185 Perusuh Dalam Aksi 22 Mei di Jakarta

Polisi Tangkap 185 Perusuh Dalam Aksi 22 Mei di Jakarta

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 17:43 WIB

Daftar Nama 8 Korban Meninggal Kerusuhan 22 Mei Jakarta

Daftar Nama 8 Korban Meninggal Kerusuhan 22 Mei Jakarta

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 17:30 WIB

Pengalaman Ojol Antar Anggota Paspampres ke Mako, Hampir Ditembak Brimob

Pengalaman Ojol Antar Anggota Paspampres ke Mako, Hampir Ditembak Brimob

Otomotif | Kamis, 23 Mei 2019 | 16:59 WIB

Pendemo 22 Mei Anggota GARIS Berniat Ingin Jihad di Jakarta

Pendemo 22 Mei Anggota GARIS Berniat Ingin Jihad di Jakarta

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 16:46 WIB

Terkini

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB