Sebut Arti Doa Gus Mus 'Hancurkan Indonesia', Umar Minta Maaf

Rendy Adrikni Sadikin

Jum'at, 31 Mei 2019 | 09:52 WIB
Sebut Arti Doa Gus Mus 'Hancurkan Indonesia', Umar Minta Maaf
Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuh Tholibin, K. H. Moh. Mustofa Bisri atau Gus Mus [Twitter Gus Mus]

Suara.com - Seorang pengguna akun jejaring sosial Facebook Umar Hamdan Karrar menjadi bulan-bulanan warganet usai dituding salah mengartikan doa ulama sepuh Nahdlatul Ulama, Ahmad Mustofa Bisri atau yang karib disapa Gus Mus.

Di akun Facebook (yang kini sudah dihapusnya), Umar mengunggah video Gus Mus tengah berdoa seraya menangis. Tapi, Umar menuliskan di statusnya, bahwa doa Gus Mus tersebut memiliki arti 'hancurkan Indonesia'.

"Masya Allah, pinter banget orang ini ya, sampai Indonesia didoakan dengan doa ini. Hei tahu nggak Anda apa arti doa itu? Arti doa itu: Ya Allah, hancurkanlah Indonesia," tulis Umar.

Gara-gara status ini, Umar menjadi bulan-bulanan warganet lain. Dia dituding salah mengartikan doa pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Rembang, Jawa Tengah, tersebut.

Berdasarkan penelusuran SUARA.com, Jumat (31/5/2019), status dan akun Facebook milik Umar telah raib dari jagat maya. Namun, sejumlah akun lain telah mengunggah jejak digital status tersebut.

Salah satunya yakni akun Media NU yang turut mengecam status dan sikap dari Umar. Dia mengunggah jejak digital status dari Umar yang dituding salah mengartikan doa Gus Mus.

"Seseorang yang mendaku dirinya sebagai ulama ini memanggil KH Ahmad Mustofa Bisri dengan panggilan "pinter banget orang ini ya". Lalu dengan nada sombong dan nada seolah paling pintar ia bertanya, "Hei, tahu nggak Anda arti doa itu? Arti do'a itu adalah: Ya Allah hancurkanlah Indonesia. Padahal arti doa Gus Mus tidaklah seperti itu," tulis akun Media NU.

Jejak digital Umar yang dituding menyalahartikan doa Gus Mus. [Facebook]
Jejak digital Umar yang dituding menyalahartikan doa Gus Mus. [Facebook]

Beredar permintaan maaf

Bukan hanya mengunggah jejak digital status Umar, Media NU juga mengunggah klarifikasi dan permintaan maaf dari Umar terkait dengan unggahannya yang dituding salah mengartikan Gus Mus.

Disinyalir, klarifikasi dan permintaan maaf tersebut diunggah oleh Umar sebelum akun Facebook miliknya ditutup.

Berikut isi permintaan maaf yang diduga dari Umar seperti dikutip SUARA.com:

Klarifikasi dan permintaan maaf

Assalamu'alaikum Wr Wb

Atas nama pribadi, saya yang bertandatangan di bawah ini mengklarifikasi postingan saya di media sosial tercatat pada tanggal 30 Mei 2019, terkait kritik saya terhadap video yang berisi doa salah satu Ulama Sepuh NU, yang terhormat KH MUSTOFA BISRI. Bahwa hal tersebut adalah murni merupakan salah dan khilaf dari saya pribadi.

Dengan ini saya meminta maaf yang sebesar-besarnya terhadap Guru kita yang mulia KH MUSTOFA BISRI dan juga kepada seluruh Ummat Islam terkhusus yang berafiliasi pada organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Semoga klarifikasi ini dapat meredam amarah masyarakat, dan menjaga hubungan baik antara kita semua. Amin Yarobbal 'Alamin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Istilah 'Iktikaf Run', Sandiaga Uno Disentil Putri Gus Mus

Sebut Istilah 'Iktikaf Run', Sandiaga Uno Disentil Putri Gus Mus

News | Kamis, 30 Mei 2019 | 12:52 WIB

Mengenang Sosok Tholchah Hasan; Tokoh Pendidikan Pendiri Unisma

Mengenang Sosok Tholchah Hasan; Tokoh Pendidikan Pendiri Unisma

Jatim | Rabu, 29 Mei 2019 | 21:16 WIB

Sebelum Dimakamkan, Mantan Menteri Agama Era Gus Dur Disalatkan Tiga Kali

Sebelum Dimakamkan, Mantan Menteri Agama Era Gus Dur Disalatkan Tiga Kali

Jatim | Rabu, 29 Mei 2019 | 20:21 WIB

Tutup Usia, Menteri Agama Era Gus Dur Tolchah Hasan Dimakamkan Usai Tarawih

Tutup Usia, Menteri Agama Era Gus Dur Tolchah Hasan Dimakamkan Usai Tarawih

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 20:09 WIB

Menjadi NU Tak Cuma Sebatas Qunut dan Tahlil

Menjadi NU Tak Cuma Sebatas Qunut dan Tahlil

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 13:58 WIB

Terkini

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:29 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB