Masjid Rancangannya Serupa Simbol Iluminati? Jawaban Ridwan Kamil Telak!

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 31 Mei 2019 | 13:41 WIB
Masjid Rancangannya Serupa Simbol Iluminati? Jawaban Ridwan Kamil Telak!
Ridwan Kamil. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Jagat media sosial dibuat heboh oleh penampakan Masjid Al Safar di Cipularang, yang diklaim terdapat simbol organisasi rahasia Iluminati.

Masjid hasil rancangan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ini lantas ramai diperbincangkan di media sosial.

Masjid berdesain unik, sarat nuansa segitiga, sehingga dituding sejumlah warganet menyerupai lambang mata satu Iluminati dan dikait-kaitkan dengan kepercayaan Setan.

Menanggapi hal tersebut, mantan Wali Kota Bandung itu menegaskan masjid yang dibangun di area rehat Km 88 B Jalan Tol Cipularang, Jawa Barat pada 2012 tersebut merupakan eksperimentasi dari teori lipat Folding Architecture.

Folding Architecture adalah proses menghasilkan suatu bentuk gubahan massa dalam desain arsitektur melalui proses eksperimen.

Pria yang kerap disapa Kang Emil ini membantah hasil karyanya merupakan terjemahan simbol iluminati.

"Masjid Al Safar adalah eksperimentasi teori lipat Folding Architecture. Jika eksperimentasi bentuk itu ditafsir, ya tentu tidak bisa dihindari. Tapi jika disimpulkan bahwa bentuk-bentuknya adalah menerjemahkan simbol iluminati dan kawan-kawan, saya kira itu tidak betul. Mari fokus saja ibadah kepada Allah," kata Ridwan Kamil melalui cuitan di Twitter pribadinya @ridwankamil, Jumat (31/5/2019).

Masjid Al Safar (istimewa)
Masjid Al Safar (istimewa)

Lebih lanjut, Ridwan Kamil menjelaskan teknik arsitektur yang ia pakai merupakan salah satu upaya memajukan arsitektur Islam. Dengan begitu, perkembangan seni Islam dapat terus maju.

Adapun seni yang ada dalam Islam tidak menunjukkan makhluk hidup, melainkan dengan rumus geometri.

baca juga

Hal itulah yang coba dirancang oleh Ridwan Kamil sehingga ia mencoba mengaplikasikan Folding Architecture dalam pembangunan Masjid Al Safar.

Ridwan Kamil mengunggah sebuah foto yang menunjukkan desain bangunan hasil Folding Architecture. Berawal dari teknik lipatan kertas, kemudian diaplikasikan ke dalam rancangan bangunan secara nyata.

"Seni dalam Islam tidak memperlihatkan makhluk hidup, tapi bereksperimentasi dengan rumus geometri. Teori lipat Folding Architecture adalah metode mencari kekayaan geometri baru yang digunakan di Masjid Al Safar," papar Ridwan Kamil.

Masjid Al Irsyad, Padalarang (Twitter/ @ridwankamil)
Masjid Al Irsyad, Padalarang (Twitter/ @ridwankamil)

Ridwan Kamil juga mencontohkan Masjid Al Irsyad, Padalarang yang juga hasil rancangannya.

Ia menghilangkan tipikal dinding mihrab dan menggantinya dengan nuansa alam pegunungan dengan filosofi agar para jemaah yang salat di masjid tersebut bisa merasa kecil di hadapan Sang Pencipta.

"Contoh ijtihad bentuk di Masjid Al Irsyad, Padalarang menghilangkan tipikal dinding mihrab. Salat langsung menghadap alam pegunungan. Agar kita merasa kecil di hadapanNYA. Hasilnya, tiap zhuhur, air di area mihrab pun memantul ikut bergerak. Alam berpuisi seolah ikut berzikir," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Toleransi Beragama, Nama Masjid Ini Diganti Jadi Maria Bunda Yesus

Toleransi Beragama, Nama Masjid Ini Diganti Jadi Maria Bunda Yesus

Lifestyle | Jum'at, 31 Mei 2019 | 12:51 WIB

Merasakan Sensasi Ibadah Ramadan di Masjid Terdalam di Indonesia

Merasakan Sensasi Ibadah Ramadan di Masjid Terdalam di Indonesia

News | Kamis, 30 Mei 2019 | 08:55 WIB

Ada di 1.700 meter Dalam Perut Bumi, Ini Masjid Baabul Munawwar Freeport

Ada di 1.700 meter Dalam Perut Bumi, Ini Masjid Baabul Munawwar Freeport

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 13:55 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×