Anies Dikritik Greenpeace soal Bus Listrik Bisa Atasi Polusi Udara Jakarta

Reza Gunadha | Stephanus Aranditio | Suara.com

Kamis, 13 Juni 2019 | 16:56 WIB
Anies Dikritik Greenpeace soal Bus Listrik Bisa Atasi Polusi Udara Jakarta
Gubernur Anies Baswedan pra uji coba bus listrik di Jakarta . (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadikan bus listrik sebagai salah satu solusi andalan untuk mengatasi pencemaran udara di Ibu Kota.

Namun, solusi ala Anies tersebut dinilai tidak konkret oleh lembaga pemerhati lingkungan, Greenpeace Indonesia.

Juru Kampanye Greenpeace Indonesia Bondan Andriyanu menyatakan, solusi yang ditawarkan Anies yakni mengganti bus TransJakarta konvensional dengan bus listrik tidak akan memecahkan masalah polusi udara.

Itu kalau sumber listrik bus tersebut masih berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap yang mengandalkan batu bara.

"Mobil listrik hanya akan memindahkan polusi saja jika sumber listriknya dari PLTU Batubara," kata Bondan kepada Suara.com, Kamis (13/6/2019).

Dia mencontohkan, 10 ribu mobil listrik sama dengan belasan ribu mobil yang biasa berjalan dengan bahan bakar konvensional.

"Asumsinya jika 1 mobil listrik butuh 1000 watts/hari pada off-peak, maka 10.000 mobil butuh 10MW/hari. Nah sementara 10 MW itu sama dengan emisi 17.850 mobil yang biasa berkendara 30km/hari. Jadi sama aja lebih banyak polusinya," jelasnya.

Maka dari itu, Greenpeace bersama Lembaga Bantuan Hukum dan Walhi serta 57 pengugat lainnya tetap akan mengajukan gugatan terhadap Presiden Joko Widodo, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pemprov Banten, Jawa Barat, dan DKI Jakarta ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 18 Juni 2019.

Sebelumnya, Anies menjadikan program penggantian bus konvensional TransJakarta menjadi bus listrik sebagai solusi dari Pemprov DKI untuk mengatasi pencemaran udara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Greenpeace Tagih Janji Kampanye Anies Bangun Atap Panel Surya di Jakarta

Greenpeace Tagih Janji Kampanye Anies Bangun Atap Panel Surya di Jakarta

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 16:45 WIB

Dapat Gaji dari Anies, Bambang Widjajanto Dinilai Langgar Etik Advokat

Dapat Gaji dari Anies, Bambang Widjajanto Dinilai Langgar Etik Advokat

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 14:27 WIB

Anies Baswedan Diminta Belajar dari Yunarto yang Maafkan Kivlan Zen

Anies Baswedan Diminta Belajar dari Yunarto yang Maafkan Kivlan Zen

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 18:21 WIB

Undang Pemudik, Anies Janji Mudik Gratis Jadi Program Tahunan

Undang Pemudik, Anies Janji Mudik Gratis Jadi Program Tahunan

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 13:27 WIB

Anies Jawab Sindiran Menteri Susi Soal Lumpur dan Sampah Waduk Pluit

Anies Jawab Sindiran Menteri Susi Soal Lumpur dan Sampah Waduk Pluit

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 12:37 WIB

Terkini

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:00 WIB

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

News | Jum'at, 24 April 2026 | 22:10 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi

News | Jum'at, 24 April 2026 | 21:17 WIB

AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional

AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional

News | Jum'at, 24 April 2026 | 21:11 WIB

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:58 WIB

Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP

Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:55 WIB

Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April

Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:40 WIB