PA 212 Rencanakan Gelar Halal Bihalal Akbar di MK, Polisi: Belum Dapat Info

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 24 Juni 2019 | 17:12 WIB
PA 212 Rencanakan Gelar Halal Bihalal Akbar di MK, Polisi: Belum Dapat Info
Karopenmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri. (Suara.com/Fakhri).

Suara.com - Beredarnya kabar rencana aksi yang bakal digelar Persaudaraan Alumni (Alumni) 212 dengan tajuk 'Halal Bihalal Akbar 212' di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) hingga kini belum diberitahukan secara resmi kepada pihak kepolian.

Hal tersebut dikatakan Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri. Bahkan, Dedi mengaku belum menerima adanya informasi dari Polda Metro Jaya terkait aksi tersebut.

"Belum ada info, sampai hari ini belum ada info dari Polda Metro Jaya," ujar Dedi, Senin (24/6/2019).

Meski begitu, Dedi mengatakan pihak kepolisian sudah mendapat info dari media sosial terkait adanya aksi dari beberapa kelompok. Namun ia menyebut belum menerima pemberitahunan secara langsung.

"Untuk informasi sudah kita dapat dari media sosial. Namun, dari polda metro masih belum mendapat surat pemberitahuan," kata Dedi.

Dedi juga mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aksi di MK. Menurutnya, masyarakat bisa menyaksikan putusan persidangan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) melalui siaran di media massa.

Menurutnya kegiatan seperti demonstrasi di sekitaran MK tidak perlu dilakukan. Sebab penanganan sengketa Pemilu di MK merupakan jalur penyelesaian yang konstitusional.

"Mengimbau untuk tidak melakukan mobilisasi massa, pada tanggal 26, 27, 28 (Juni) maupun pasca pada tanggal 29. Seluruh tahapan PHPU di MK itu sudah dilakukan secara konstitusional," pungkas Dedi.

Sebelumnya, Sejumlah kelompok yang getol melakukan aksi massa untuk kepentingan politik, seperti PA 212 dan NPF, dikabarkan bakal menggelar demonstrasi pada tanggal 24 Juni sampai Jumat (28/6) pekan depan.

Aksi itu digelar persis pada hari-hari menjelang dan saat Mahkamah Konstitusi dijadwalkan mengumumkan putusan mengenai sengketa hasil Pilpres 2019, yang diajukan Capres Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

"Tujuannya untuk menegakkan keadilan, agar yang curang didiskualifikasi MK. Kami ingin mengawal hal itu. Kami tak takut terhadap kepentingan puasa. Apalagi ini aksi superdamai kok seperti sebelum-sebelumnya,” klaim Juru Bicara PA 212 Novel Bamukmin, Kamis lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PA 212 Ngotot Aksi di MK, TKN: Tidak Patuh sama Prabowo!

PA 212 Ngotot Aksi di MK, TKN: Tidak Patuh sama Prabowo!

News | Senin, 24 Juni 2019 | 14:08 WIB

BPN Protes PA 212 dan GNPF Dilarang Demo saat Putusan Gugatan Prabowo

BPN Protes PA 212 dan GNPF Dilarang Demo saat Putusan Gugatan Prabowo

News | Senin, 24 Juni 2019 | 14:01 WIB

Jumat Pekan Depan, 100 Ribu Orang dari PA 212 Geruduk Gedung MK

Jumat Pekan Depan, 100 Ribu Orang dari PA 212 Geruduk Gedung MK

News | Jum'at, 21 Juni 2019 | 10:40 WIB

PA 212 dan GNPF akan Gelar Aksi di Sidang Putusan MK

PA 212 dan GNPF akan Gelar Aksi di Sidang Putusan MK

News | Jum'at, 21 Juni 2019 | 09:49 WIB

Terkini

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:08 WIB

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:02 WIB

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:59 WIB

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB