Tak Puas Demo MK, FPI Serukan Massa Geruduk Komnas HAM Besok

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 27 Juni 2019 | 19:43 WIB
Tak Puas Demo MK, FPI Serukan Massa Geruduk Komnas HAM Besok
Massa Front Pembela Islam (FPI) mengawal sidang perdana sengketa Pilpres 2019 yang diajukan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga di MK. (Suara.com/Novian Ardiansyah)

Suara.com - Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Sobri Lubis kembali menyerukan agar para massa menggelar unjuk rasa pada Jumat (27/6/2019) besok.

Ajakan itu disampaikan Sobri sesaat sebelum massa membubarkan diri di Jalan Medan Merdeka Barat setelah menggelar unjuk rasa mengawal sidang putusan sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi.

Terkait rencana aksi itu, Sobri meminta massa mendatangi gedung Komnas HAM. Tujukan rencana demo tersebut adalah melaporkan soal tewasnya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan korban dalam kerusuhan di Jakarta pada 21-22 Mei 2019 lalu.

Aksi yang digelar di sekitaran gedung Mahkamah Konstitusi dan mengklaim mengawal sidang putusan sengketa hasil Pilpres 2019, sempat dihentikan sementara untuk salat Zuhur berjemaah.
Aksi yang digelar di sekitaran gedung Mahkamah Konstitusi dan mengklaim mengawal sidang putusan sengketa hasil Pilpres 2019, sempat dihentikan sementara untuk salat Zuhur berjemaah.

"Besok kita ke Komnas HAM untuk melaporkan adanya ratusan petugas KPPS dan korban aksi kerusuhan 21-22 Mei lalu," ujar Sobri, Kamis (27/6/2019).

Aksi besok, menurut Sobri akan dimulai setelah salat Jumat di Masjid Sunda Kelapa Menteng, Jakarta Pusat. Sehabis jumatan, massa akan digerakan Sobri menuju Komnas HAM.

"Besok kita salat berjamaah di masjid Sunda Kelapa habis itu kita laporkan korban kerusuhan saat 21-22 Mei ke Komnas HAM," jelas Sobri.

Sebelumnya, massa aksi mengawal hasil putusan sidang sengketa Pilpres telah membubarkan diri. Mereka bubar setelah melakukan aksi sejak sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Koordinator Lapangan Aksi tersebut, Abdullah Hehamahua mengatakan aksi akan selesai pukul 17.00 WIB. Ia meminta massa langsung menuju ke tempat istirahat yang lain.

"Saya ingin menyampaikan bahwa jam 5 nanti kita akan selesai," kata Abdullah kepada massa aksi di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua FPI: Kalau 01 Dimenangkan MK, Kami Siapkan Jihad

Ketua FPI: Kalau 01 Dimenangkan MK, Kami Siapkan Jihad

News | Kamis, 27 Juni 2019 | 18:47 WIB

Dampak Aksi Sidang MK, Pedagang di Monas Sepi Pembeli

Dampak Aksi Sidang MK, Pedagang di Monas Sepi Pembeli

News | Kamis, 27 Juni 2019 | 17:45 WIB

Demo di MK, Titiek: Jika Jokowi Menjabat Lagi, Utang Jadi Rp 10 Triliun

Demo di MK, Titiek: Jika Jokowi Menjabat Lagi, Utang Jadi Rp 10 Triliun

News | Kamis, 27 Juni 2019 | 17:20 WIB

Demo di MK Tak Sudah-sudah, Banyak Massa yang Kebelet Buang Hajat

Demo di MK Tak Sudah-sudah, Banyak Massa yang Kebelet Buang Hajat

News | Kamis, 27 Juni 2019 | 16:22 WIB

Dari Remaja Pecinta Habaib, Polisi Usut Penyebar Acara Halal Bihalal di MK

Dari Remaja Pecinta Habaib, Polisi Usut Penyebar Acara Halal Bihalal di MK

News | Kamis, 27 Juni 2019 | 16:11 WIB

Terkini

Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini

Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini

News | Kamis, 23 April 2026 | 12:05 WIB

PDIP Tolak Usulan KPK Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol: Dinilai Lampaui Kewenangan

PDIP Tolak Usulan KPK Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol: Dinilai Lampaui Kewenangan

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:50 WIB

Percepat Transisi Energi, Mendagri Dorong Gubernur Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik

Percepat Transisi Energi, Mendagri Dorong Gubernur Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:50 WIB

Kata-kata Menlu Singapura Tolak Purbaya Soal Tarif Selat Malaka

Kata-kata Menlu Singapura Tolak Purbaya Soal Tarif Selat Malaka

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:34 WIB

Protes Usul KPK Soal Ketum Parpol Cukup 2 Periode, Sahroni: Hak Internal, Tak Bisa Diganggu Gugat

Protes Usul KPK Soal Ketum Parpol Cukup 2 Periode, Sahroni: Hak Internal, Tak Bisa Diganggu Gugat

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:21 WIB

Polisi Bekuk Sindikat Ganjal ATM Jaktim: 4 Pelaku Ditangkap, Gasak Rp 274 Juta Pakai Tusuk Gigi!

Polisi Bekuk Sindikat Ganjal ATM Jaktim: 4 Pelaku Ditangkap, Gasak Rp 274 Juta Pakai Tusuk Gigi!

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:20 WIB

Media Malaysia Beberkan 3 Negara Terdampak Besar Jika Selat Malaka Kena Tarif

Media Malaysia Beberkan 3 Negara Terdampak Besar Jika Selat Malaka Kena Tarif

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:17 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata! Jerman Kekurangan Tentara, Warga 70 Tahun Jadi Pilihan

Perang Dunia III di Depan Mata! Jerman Kekurangan Tentara, Warga 70 Tahun Jadi Pilihan

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:17 WIB

Nasib Peserta UTBK 2026 yang Curang di Undip, Terancam Masuk Daftar Hitam Permanen

Nasib Peserta UTBK 2026 yang Curang di Undip, Terancam Masuk Daftar Hitam Permanen

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:13 WIB

WNI Dikurung di Malaysia, 2 Pelaku Didenda Usai Tahan Paspor Korban

WNI Dikurung di Malaysia, 2 Pelaku Didenda Usai Tahan Paspor Korban

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:09 WIB