Minta Kongres Dipercepat, Deklarator Demokrat: SBY Jalankan Politik Dinasti

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Selasa, 02 Juli 2019 | 20:35 WIB
Minta Kongres Dipercepat, Deklarator Demokrat: SBY Jalankan Politik Dinasti
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan sambutan dalam acara Rapimnas Partai Demokrat di memenuhi Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/3). (Suara.com/Oke Atmaja)

Suara.com - Pendiri sekaligus deklarator Partai Demokrat Hengky Luntungan menilai, Susilo Bambang Yudhoyono telah membawa partai berlambang bintang Mercy itu ke praktik politik dinasti.

Karenanya, Hengku melalui DPP Forum Komunikasi dan Deklarator Partai Demokrat meminta pelaksanaan kongres dipercepat pada September 2019.

Ia mengatakan, SBY melanggar sejumlah pasal AD/ART yang dibuat pada Kongres Bali 2013 dan Kongres Surabaya 2010.

SBY, kata dia, juga telah membuat seolah-olah Partai Demokrat besar karena sosoknya sendiri dan menisbikan peran pendiri serta deklarator partai.

DPP Forum Komunikasi dan Deklarator Partai Demokrat. [Suara.com/Novian Ardiansyah]
DPP Forum Komunikasi dan Deklarator Partai Demokrat. [Suara.com/Novian Ardiansyah]

"Sehingga Bapak SBY mencoba menjadikan Partai Demokrat menjadi partai tokoh dan dirinya menjadi tokoh Partai Demokrat sebagai pemilik partai demokrat," kata Hengky di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (2/7/2019)

"SBY juga menganut sistem partai dinasati yang sering melakukan manajemen konflik di internal dengan menyingkirkan pejuang partai. Padahal, para pejuang partai telah berjasa saat berdirinya Demokrat,” tukasnya lagi.

Hengky sebagai pendiri Demokrat menjelaskan, SBY baru masuk menjadi kader tahun 2003 atau 2 tahun setelah organisasi politik itu didirikan tahun 2001.

"Sehingga partai ini sengaja digiring seolah-olah didirikan oleh keluarga Cikeas. Saya pelaku sejarah, tidak hanya pendiri, saya juga mendaftarkan partai dan membuat AD/ART partai," ujarnya.

Alasan lainnya DPP Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat meminta kongres dipercepat pada September tahun ini karena menilai SBY telah gagal membesarkan partai. Itu ditunjukkan dengan perolehan suara yang merosot setiap pemilu.

baca juga

Hengky menjelaskan, tahun 2014 Demokrat memperoleh suara sebanyak 10,19 persen suara. Sementara Pemilu 2009, Demokrat meraup 20,40 persen suara pemilih.

”Dengan demikian, persentase perolehan suara partai merosot hingga 50 persen. Sementara Pemilu 2019 hanya memeroleh 7,7 persen suara pemilih. Ketua Umum saat ini, SBY, gagal,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Wapres Dua Kali, JK Ungkap Perbedaan Kerja dengan Jokowi dan SBY

Jadi Wapres Dua Kali, JK Ungkap Perbedaan Kerja dengan Jokowi dan SBY

News | Selasa, 02 Juli 2019 | 17:39 WIB

Politikus Demokrat: Kunjungan Cak Imin Bisa Membuat SBY Sedikit Tersenyum

Politikus Demokrat: Kunjungan Cak Imin Bisa Membuat SBY Sedikit Tersenyum

News | Selasa, 02 Juli 2019 | 12:51 WIB

Minta Pendukung Tak Benci, Demokrat: Politik Berlabuh di Kepentingan Berada

Minta Pendukung Tak Benci, Demokrat: Politik Berlabuh di Kepentingan Berada

News | Selasa, 02 Juli 2019 | 10:09 WIB

Kisruh Ucapan Selamat Budaya Barat, Sandiaga Sindir Sikap Megawati ke SBY

Kisruh Ucapan Selamat Budaya Barat, Sandiaga Sindir Sikap Megawati ke SBY

News | Senin, 01 Juli 2019 | 16:57 WIB

Membaiknya Hubungan SBY-Mega, Bikin Demokrat Pede Bisa Gabung ke  Jokowi

Membaiknya Hubungan SBY-Mega, Bikin Demokrat Pede Bisa Gabung ke Jokowi

News | Sabtu, 29 Juni 2019 | 15:18 WIB

Terkini

Indonesia Desak PBB Hentikan Impunitas Penyerang Pekerja Kemanusiaan di Zona Konflik

Indonesia Desak PBB Hentikan Impunitas Penyerang Pekerja Kemanusiaan di Zona Konflik

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:24 WIB

Diplomat Indonesia Walk Out saat Benjamin Netanyahu Pidato di Majelis Umum PBB

Diplomat Indonesia Walk Out saat Benjamin Netanyahu Pidato di Majelis Umum PBB

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:17 WIB

Seni Mematikan Notifikasi: Saat Ketenangan Menjadi Kemewahan Baru bagi Gen Z

Seni Mematikan Notifikasi: Saat Ketenangan Menjadi Kemewahan Baru bagi Gen Z

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 07:15 WIB

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 07:00 WIB

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Sorotan, Ini Tanggung Jawab Kapten Menurut UU Pelayaran

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Sorotan, Ini Tanggung Jawab Kapten Menurut UU Pelayaran

News | Jum'at, 25 September 2026 | 06:45 WIB

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 06:30 WIB

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 06:15 WIB

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 06:00 WIB

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

×