327 Sarang Tawon Teror Jakarta, Ada yang Bisa Membunuh Manusia

Pebriansyah Ariefana

Senin, 08 Juli 2019 | 17:34 WIB
327 Sarang Tawon Teror Jakarta, Ada yang Bisa Membunuh Manusia
Sarang tawon. (dok BeritaJakarta)

Suara.com - Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta mengevakuasi setidaknya 327 sarang tawon ke tempat yang jauh dari permukiman warga. Jumlah itu terkumpul selama enam bulan terakhir.

Kasus sarang tawon relatif tinggi dibandingkan kasus penanganan penyelamatan lain yang menjadi tugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta. Untuk sarang tawon, pada Januari 2019 tercatat 83 kasus, Februari ada 68 kasus, Maret 77 kasus, April sebanyak 40 kasus, Mei 21 kasus, dan Juni ada 38 kasus.

"Kami evakuasi agar tidak membahayakan warga," Kepala Seksi Publikasi dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta Saepuloh, di Jakarta, Senin (8/7/2019).

Jenis tawon yang ditangani pun tak main-main. Termasuk Vespa Affinis atau Tawon Endhas yang pernah menggemparkan karena menewaskan tujuh orang di Klaten, Jawa Tengah.

Untuk diketahui, jenis tawon ini tergolong mematikan apabila manusia disengat sekaligus dalam jumlah banyak sehingga evakuasi harus dilakukan dengan ekstra hati-hati.

Tak hanya tawon, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI juga menangani evakuasi hewan lainnya, seperti ular, biawak, hingga kucing.

"Kalau tawon ada 327 kasus yang ditangani, untuk penanganan hewan lainnya ada 193 kasus. Misalnya ular, dan binatang buas lainnya," kata Saepuloh.

Kasus penanganan hewan lain juga terbilang tinggi, yakni Januari 2019 sebanyak 29 kasus, Februari 35 kasus, Maret 33 kasus, April 35 kasus, Mei ada 28 kasus, dan 33 kasus pada Juni lalu.

Selain hewan, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI juga menangani pohon tumbang, bangunan runtuh, operasi beda ketinggian, hingga pencarian orang tenggelam.

baca juga

Hingga periode Juni 2019, pohon tumbang tercatat 71 kasus, bangunan runtuh 14 kasus, beda ketinggian 21 kasus, penyelamatan di air 53 kasus, medis darurat enam kasus, limbah B3 lima kasus, bencana transportasi 74 kasus, dan lima kasus penyelamatan lainnya.

"Operasi beda ketinggian itu, misalnya menyelamatkan orang yang tersangkut di menara sutet atau menolong orang tercebur sumur," kata Saepuloh. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Tawon Mati di Dalam Botol Madu Alami Ini, Buat Apa?

Ada Tawon Mati di Dalam Botol Madu Alami Ini, Buat Apa?

Lifestyle | Jum'at, 22 Maret 2019 | 21:39 WIB

Emak-emak Disengat sampai Badan Panas, Warga Cikembar Diteror Tawon

Emak-emak Disengat sampai Badan Panas, Warga Cikembar Diteror Tawon

News | Rabu, 27 Februari 2019 | 10:13 WIB

Gigitan Serangga Beracun Ini Bisa Sebabkan Penyakit Serius, Bahaya!

Gigitan Serangga Beracun Ini Bisa Sebabkan Penyakit Serius, Bahaya!

Health | Kamis, 27 Desember 2018 | 19:15 WIB

Mau Nolong Warga, Kelopak Mata Petugas Damkar Bandung Malah Disengat Tawon

Mau Nolong Warga, Kelopak Mata Petugas Damkar Bandung Malah Disengat Tawon

News | Senin, 24 Desember 2018 | 22:00 WIB

Berharap Dapat Madu, Nyawa Adi Melayang Disengat Kawanan Tawon

Berharap Dapat Madu, Nyawa Adi Melayang Disengat Kawanan Tawon

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 15:45 WIB

Terkini

Kaya Buah, tapi Tak Selalu Terjangkau: Menggugat Sistem Pangan Indonesia

Kaya Buah, tapi Tak Selalu Terjangkau: Menggugat Sistem Pangan Indonesia

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Menengok Jejak Perpaduan Budaya dalam Musik Indonesia lewat Pameran Popularia

Menengok Jejak Perpaduan Budaya dalam Musik Indonesia lewat Pameran Popularia

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Menko PMK Sugiono Apresiasi Kinerja Satgas PRR dan Tekankan Mitigasi Perubahan Iklim

Menko PMK Sugiono Apresiasi Kinerja Satgas PRR dan Tekankan Mitigasi Perubahan Iklim

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Pabrik Sepatu di Banten PHK Massal dan Pindah ke Jateng, UMR Jadi Alasan?

Pabrik Sepatu di Banten PHK Massal dan Pindah ke Jateng, UMR Jadi Alasan?

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Tantangan Media: Menangkap Nilai Pasar, Menjaga Demokrasi

Tantangan Media: Menangkap Nilai Pasar, Menjaga Demokrasi

Video | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Indeks CFX10 Turun Tipis 0,17%, Aset Kripto Ethereum Anjlok

Indeks CFX10 Turun Tipis 0,17%, Aset Kripto Ethereum Anjlok

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:09 WIB

Eric Bauza, Pengisi Suara Ikonik Bugs Bunny Meninggal Dunia

Eric Bauza, Pengisi Suara Ikonik Bugs Bunny Meninggal Dunia

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:03 WIB

'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu

'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:02 WIB

Halmahera Hingga Batam Dilirik Bahlil Jadi Lokasi Pengembangan Pembangkit Listrik Nuklir

Halmahera Hingga Batam Dilirik Bahlil Jadi Lokasi Pengembangan Pembangkit Listrik Nuklir

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Pura-pura Beli Motor Buat Istri, Pria di Tambora Gasak PCX Showroom Demi Foya-foya

Pura-pura Beli Motor Buat Istri, Pria di Tambora Gasak PCX Showroom Demi Foya-foya

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:57 WIB

×