Pansel Capim KPI Bermasalah, DPR Teruskan Pemilihan Calon Anggota

Pebriansyah Ariefana, Novian Ardiansyah

Senin, 08 Juli 2019 | 20:24 WIB
Pansel Capim KPI Bermasalah, DPR Teruskan Pemilihan Calon Anggota
Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari menanggapi sejumlah temuan dari Ombudsman yang menyatakan bahwa telah terjadi maladministrasi oleh Panitia Seleksi (Pansel) calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI.

Abdul berujar, laporan dari Ombudsman yang sudah disampaikan langsung oleh salah satu anggotanya Adrianus Meliala pada hari ini hanya bersifat saran untuk kemudian ditindaklanjut pada tahapan seleksi berikutnya.

Temuan tersebut, tegas Abdul, juga tidak mempengaruhi proses fit and proper test para calon anggota KPI yang tengah berlangsung hari ini hingga beberapa hari ke depan.

"Ombudsman hanya menyampaikan saran pada kita untuk ke depan, sebaiknya ada begini-begini ada begini ada begini, juknis (petunjuk teknis) dan seterusnya dibuat di Komisi I, itu aja," ujar Abdul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2019).

Terkait pernyataan Ombudsman yang menyebut telah terjadi kebocoran lebih fulu daftar nama calon anggota KPI ke publik yang berjumlah 27 dan 34 orang, Abdul ikut mengomentari.

"Sekarang gini, hari ini banyak beredar ini adalah komposisi calon menteri Presiden Jokowi periode kedua, beredar. Misalnya nama saya muncul kemudian ternyata saya gak dilantik, apakah saya juga nuntut ke Ombudsman? Oke? Kan nggak toh, ya namanya juga beredar begituan," ujar Abdul.

Berdasarkan analogi seperti di atas, Abdul mengatakan bahwa nama yang sempat beredar tersebut belum tentu benar adanya. Hal itu diketahui usai dirimya mengkonfirmasi langsung kepada Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara.

"Itu saya menyederhanakan seperti itu. Karen setahu saya, setelah saya terima juga yanf beredar itu, WA ya saya tanya Pak Menteri, Pak Menteri ini benar gak? Belum selesai di kita, kata Pak Menteri gitu, yang beredar itu bocoran yang beredar tak benar," tandasnya.

Diketahui sebelumnya, anggota Ombudsman Adrianus Meliala mengatakan pihaknya mendapat temuan adanya pelanggaran administrasi atau maladministrasi yang telah dilakukan oleh panitia seleksi (pansel) calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI. Hal itu diketahui usai Ombudsman melalukan investigasi.

baca juga

Temuan itu kemudian disampaikan langsung oleh Adrianus kepada Komisi I Bidang Komunikasi dan Informatika DPR RI untuk ditindaklanjuti.

"Dia (Komisi I) akan mempertimbangkan ini untuk revisi undang-undnag penyiaran saat ini dan untuk seleksi ke depan. Jadi kali ini kelihatannya ada semacam kesepakatan antara pemerintah dengan Komisi I," kata Adrianus di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2019).

Ia berujar, temuan maladministrasi itu di awali dengan adanya laporan kepada Ombudsman ihwal hilangnya nama calon anggota KPI dalam daftar yang telah diperbaharui.

"Jadi bermula dari adanya laporan yang diajukan kepada kami, dari gampangnya orang yang ikut seleksi lalu kemudian mengaku bahwa namanya muncul dalam daftar nama 27. Lalu kemudian hilang namanya dalam daftar 34 orang, maka kami melakukan beberapa langkah yang bersifat cepat," kata Adrianus.

Diakui Adrianus, Ombudsman juga telah melakukan beberapa langkah terkait laporan tersebut. Di antaranya ialah melihat dokumen legislasi hingga pihak-pihak terkait dengan seleksi calon anggota KPI, seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika, Pansel, kemudian pihak pelapor hingga Komisi I DPR RI.

Dari hasil investigasi tersebut, Ombudsman mendapat empat temuan yang mengindikasikan adanya pelanggaran administrasi dalam proses seleksi calon anggota KPI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Investigasi Ombudsman: Pansel Calon Anggota KPI Bermasalah

Hasil Investigasi Ombudsman: Pansel Calon Anggota KPI Bermasalah

News | Senin, 08 Juli 2019 | 18:17 WIB

KPK Pelajari Temuan Ombudsman soal Plesiran Idrus Marham ke RS

KPK Pelajari Temuan Ombudsman soal Plesiran Idrus Marham ke RS

News | Kamis, 04 Juli 2019 | 13:15 WIB

Ombudsman Minta Pemerintah Sikapi Serius Praktik Promo Tarif Ojek Online

Ombudsman Minta Pemerintah Sikapi Serius Praktik Promo Tarif Ojek Online

Otomotif | Kamis, 04 Juli 2019 | 04:10 WIB

Ombudsman Ungkap Ada Lorong Rahasia saat Plesir Idrus Marham di RS MMC

Ombudsman Ungkap Ada Lorong Rahasia saat Plesir Idrus Marham di RS MMC

News | Rabu, 03 Juli 2019 | 18:10 WIB

Ombudsman: Masyarakat Harus Diberi Pemahaman, Sekolah Tak Harus di Negeri

Ombudsman: Masyarakat Harus Diberi Pemahaman, Sekolah Tak Harus di Negeri

News | Senin, 01 Juli 2019 | 17:40 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×