Bubarkan Pengajian Hanan Attaki, GP Ansor Panen Kritik

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 10 Juli 2019 | 13:13 WIB
Bubarkan Pengajian Hanan Attaki, GP Ansor Panen Kritik
Hanan Attaki.

Suara.com - Ceramah Ustaz Hanan Attaki di Tegal yang dibubarkan oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor menuai kritikan. Banyak pihak yang menyoroti sikap GP Ansor yang dianggap semena-mena dalam membubarkan pengajian.

Kritikan tersebut disampaikan oleh Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Amerika Serikat Akhmad Sahal. Ia meminta agar GP Ansor tidak semena-mena langsung membatalkan ceramah Hanan Attaki.

"Saya kritik Ansor Tegal yang menolak pengajian Ustaz Hanan Attaki. Gak setuju ok, tapi jangan main batalin," kata Akhmad Sahal melalui akun Twitter miliknya @sahal_as, Selasa (9/7/2019).

Menurut Akhmad Sahal, seharusnya pengajian yang dibubarkan secara paksa adalah pengajian yang menyebarkan paham radikal dan menebar fitnah serta hoaks. Ia memastikan pengajian Hanan Attaki tidak seperti itu.

"Yang harus ditolak itu “pengajian” yang nyebarin paham radikal, atau nebar fitnah dan hoax. Meski capnya pengajian, aslinya itu hasutan dan provokasi. Pengajian Hanan Attaki gak gitu," ungkap Akhmad Sahal.

Kritikan juga disampaikan oleh Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi. Melalui akun Twitter miliknya @burhanmuhtadi, ia mempertanyakan letak kesalahan Hanan Attaki.

Menurut Burhanuddin Muhtadi, ceramah Hanan Attaki dikemas dengan bahasa menarik dan mudah dipahami oleh pemuda.

"Apanya yang salah dengan kajian Attaki? Beberapa kali mendengar ulasannya menarik kok dan disampaikan dengan bahasa yg mudah dipahami anak muda," ungkap Burhanuddin Muhtadi.

Untuk diketahui, pengajian bertajuk 'Sharing Time Menjemput Keajaiban dalam Ujian' tersebut semula digelar di Hotel Bahari Inn Kota Tegal pada Minggu (7/7/2019) siang. Namun, GP Ansor berkirim surat dan menyatakan keberatan dengan adanya pengajian tersebut sehingga pengajian dibatalkan.

baca juga

Padahal, saat itu para jemaah sudah berbondong-bondong hadir di lokasi acara. Hanan Attaki juga telah tiba. Untuk mengobati kekecewaan para jemaah, Hanan Attaki memimpin tilawah bersama di bawah pohon tak jauh dari lokasi acara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ceramahnya Dibubarkan GP Ansor, Hanan Attaki Tilawah di Bawah Pohon

Ceramahnya Dibubarkan GP Ansor, Hanan Attaki Tilawah di Bawah Pohon

News | Selasa, 09 Juli 2019 | 14:13 WIB

Alasan GP Ansor Protes Pengajian Ustaz Hanan Attaki: Ceramah Provokatif

Alasan GP Ansor Protes Pengajian Ustaz Hanan Attaki: Ceramah Provokatif

News | Selasa, 09 Juli 2019 | 09:35 WIB

Ceramahnya di Pemprov DKI Mendadak Batal, Begini Doa Felix Siauw buat Anies

Ceramahnya di Pemprov DKI Mendadak Batal, Begini Doa Felix Siauw buat Anies

News | Selasa, 25 Juni 2019 | 19:08 WIB

Terkini

Bukan Musibah Biasa, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Independen Usut Kematian 5 Peserta Latsarmil

Bukan Musibah Biasa, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Independen Usut Kematian 5 Peserta Latsarmil

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:58 WIB

Bukan Cuma Soal Injak Kepala Kerbau, Lukas Luwarso Soroti Tokoh di Balik Acara Jokowi di Lampung

Bukan Cuma Soal Injak Kepala Kerbau, Lukas Luwarso Soroti Tokoh di Balik Acara Jokowi di Lampung

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:57 WIB

Modus PKBM Indonesia Negeriku Korupsi Dana Pendidikan Ratusan Pelajar

Modus PKBM Indonesia Negeriku Korupsi Dana Pendidikan Ratusan Pelajar

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Gus Yaqut Jalani Tindakan Medis di RS Polri, KPK Berharap Segera Kembali Hadapi Proses Hukum

Gus Yaqut Jalani Tindakan Medis di RS Polri, KPK Berharap Segera Kembali Hadapi Proses Hukum

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:52 WIB

Prabowo Bentuk Satgas Guru Besar, Komisi X DPR Siap 'Pelototi' Lewat Pengawasan

Prabowo Bentuk Satgas Guru Besar, Komisi X DPR Siap 'Pelototi' Lewat Pengawasan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:45 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Tato 'Love Topik TH' Korban Penyekapan Bandung

Fakta Mengerikan di Balik Tato 'Love Topik TH' Korban Penyekapan Bandung

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:35 WIB

Alasan Meringankan Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem: Jadi Tokoh Inovasi Pendidikan dan Teknologi

Alasan Meringankan Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem: Jadi Tokoh Inovasi Pendidikan dan Teknologi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:33 WIB

Update Perdamaian AS - Iran, Kapan Berunding Lagi?

Update Perdamaian AS - Iran, Kapan Berunding Lagi?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:26 WIB

Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar

Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:22 WIB

Sengketa Lahan 2,4 Hektare Memanas di Jakarta, Massa Desak Dugaan Mafia Tanah Diusut

Sengketa Lahan 2,4 Hektare Memanas di Jakarta, Massa Desak Dugaan Mafia Tanah Diusut

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:22 WIB

×