Saatnya Jakarta Bebas Pangan Berformalin

Vania Rossa | Suara.com

Kamis, 25 Juli 2019 | 05:49 WIB
Saatnya Jakarta Bebas Pangan Berformalin
Ilustrasi mi formalin [shutterstock]

Suara.com - Sekitar tahun 2015-2016, di Pasar Bendungan Hilir sempat marak tahu dan ikan berformalin. Demikian dikatakan Sulbiantoro, pengawas mutu hasil pertanian Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta. Hak itulah yang membuatnya mulai rutin mendatangi pasar-pasar tradisional di ibu kota guna memeriksa kandungan pangan yang dijual di sana.

Inspeksi rutin dari pasar ke pasar pun dilakukan secara rutin oleh Sulbiantoro bersama tim yang terdiri dari 10-12 analis lab, belasan pengawas, beberapa perwakilan suku dinas KPKP di tingkat kota, pengelola pasar, hingga anggota kepolisian.

"Pemeriksaan biasanya dilakukan dari Senin sampai Kamis ke pasar di lima kota administratif Jakarta," katanya.

Selama empat tahun berjalan, ikhtiar Sulbiantoro dan jajaran Dinas KPKP di tingkat provinsi serta suku dinas di kota pun mulai menampakkan hasil.

Saat ditemui usai melakukan uji kualitas pangan di Pasar Bendungan Hilir, Jakarta, Rabu (24/7), Sulbiantoro mengatakan tren temuan zat berbahaya pada produk pangan dari tahun ke tahun menurun.

"Di tahun pertama dan kedua kami ke lapangan, temuan produk berformalin cukup banyak. Tapi, belakangan ini makin sedikit," terang Sulbiantoro seperti dilansir dari Antara.

Contohnya saja, ia menjelaskan, dari ratusan sampel yang diperoleh Dinas KPKP DKI Jakarta di Pasar Bendungan Hilir (Benhil) pada 24 Juli, hanya satu sampel ikan yang mengandung formalin, dan satu sampel daging dinyatakan rusak alias tak segar.

Apabila dibandingkan dengan kasus makanan berformalin di lokasi tersebut yang sempat marak pada medio 2015-2016, temuan Dinas KPKP DKI Jakarta pada 2019 menunjukkan ada perbaikan kualitas cukup signifikan.

Dalam pemeriksaan di Pasar Benhil hari itu, sebanyak 41 sampel produk peternakan, 90 sampel perikanan, dan 182 sampel pertanian diuji di tiga mobil laboratorium keliling yang siaga di halaman parkir.

Proses pengambilan sampel berjalan cukup cepat, karena sekitar 70 personel dari berbagai sektor dikerahkan untuk mendatangi pedagang, mencatat, serta mengambil sedikit bagian dari barang jualannya untuk diperiksa.

Setelah itu, ratusan sampel dibungkus dengan plastik kedap udara kemudian dibawa ke mobil bercat biru yang berfungsi sebagai laboratorium keliling.

Di dalam laboratorium, beberapa analis dan penguji lab memeriksa kadar residu zat berbahaya nan beracun seperti formalin, merkuri, pestisida, dan klorin.

Irmayanti, analis lab yang ditemui dalam mobil di Pasar Benhil, mengatakan untuk produk perikanan dan pertanian, pihaknya memeriksa residu formalin dan merkuri.

Sementara untuk produk pertanian seperti buah dan sayur-mayur, petugas memeriksa residu atau sisa zat pestisida. "Khusus untuk apel dan anggur akan diperiksa residu formalin," jelas dia.

Umumnya, jejak pestisida kerap ditemukan pada sayur-mayur dan buah. Namun, sisa pestisida yang membekas di panganan itu tak boleh melampaui ambang batas aman yang ditetapkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini yang Terjadi pada Tubuh Bila Makan Makanan Berformalin

Ini yang Terjadi pada Tubuh Bila Makan Makanan Berformalin

Health | Minggu, 16 Desember 2018 | 08:23 WIB

Waspada Mi Berformalin Kembali Beredar, Kenali Perbedaannya

Waspada Mi Berformalin Kembali Beredar, Kenali Perbedaannya

Lifestyle | Sabtu, 15 Desember 2018 | 14:00 WIB

Marak Temuan Cumi dan Teri Formalin, Ini Saran Ahli Gizi

Marak Temuan Cumi dan Teri Formalin, Ini Saran Ahli Gizi

Health | Jum'at, 16 November 2018 | 18:40 WIB

Terkini

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:10 WIB

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:57 WIB

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:56 WIB