PKPI: Jokowi Bisa Pilih Sopir AHY karena Dianggap Lebih Hebat Jadi Menteri

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Jum'at, 26 Juli 2019 | 10:43 WIB
PKPI: Jokowi Bisa Pilih Sopir AHY karena Dianggap Lebih Hebat Jadi Menteri
Ketua Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor, Rabu (22/5/2019). (Suara.com/Ummy Saleh)

Suara.com - Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi memberikan 'kuliah gratis' berupa beberapa cuitan kepada akun Twitter Partai Demokrat @PDemokrat.

Melalui akun Twitter @TeddyGusnaidi, Teddy memberikan pandangannya ihwal posisi presiden yang ia nilai bukan merupakan wakil rakyat meski dipilih secara langung lewat pemilihan umum.

"1. Gue kasih kuliah gratis ya, pertama, presiden bukan wakil rakyat, makanya dinamakan pemerintahan, wakil rakyat itu DPR. Udah baca UUD 45 & UU Kementerian Negara belum? Bukan berarti dipilih oleh rakyat lalu jadi wakilnya rakyat. Mau nyeneng-nyenengin anak SBY tapi enggak paham apa-apa," tulis Teddy seperti dikutip Suara.com, Jumat (26/7/2019).

Diketahui cuitan Teddy itu juga untuk membalas cuitan sebelumnya yang diunggah lebih dulu oleh politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.

Saat itu, Ferdinand melalui akun @FerdinandHaean2 memiliki pandangan berbeda dengan Teddy mengenai presiden sebagai wakil rakyat atau bukan.

"Presiden dipilih langsung oleh rakyat, maka Presiden adalah wakil rakyat di eksekutif untuk kepentingan rakyat. Maka rakyat melalui hak yang diberikan ke presiden memilih menterinya. Artinya rakyat melalui presiden memilih menteri dan menteri bertanggung jawab pd rakyat melalui Pres dan DPR. Paham?" tulis Ferdinand sebelumnya.

Teddy kemudian kembali membalas unggahan Ferdinand di atas tersebut dengan beberapa tweet lainnya.

Teddy benuturkan, meski presiden dipilih oleh rakyat namun sebagai kepala pemerintahan dan pemegang kekuasaan presiden juga memiliki hak prerogatif. Hak tersebut pula yang dapat digunakan oleh presiden sekalipun keinginannya itu bertentangan dengan rakyat sebagai elemen yang memilihnya.

"Kedua, ngerti hak Prerogatif enggak? baca UUD 45, ada hak presiden sebagai pemegang kekuasaan tertinggi, presiden bisa membuat keputusan yang bertentangan dgn keinginan rakyat. Presiden diberi kekuasaan untuk mengatur negara sesuai dengan keinginannya, bukan keinginan rakyat," kata Teddy.

baca juga
Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta. (Suara.com/ Umay )
Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta. (Suara.com/ Umay )

Dalam balasan ketiga untuk cuitan Ferdinand tersebut, Teddy juga menyinggung keberadaan Agus Harimurti Yudhonoyo (AHY) yang dikabarkan ingin mewakili Parta Demokrat untuk duduk di kabinet menjadi salah satu menteri Jokowi.

"Ketiga, andai kata AHY di inginkan 15 persen rakyat @PDemokrat untuk menjadi menteri, presiden bisa memilih sopirnya AHY karena dianggap lebih hebat dari AHY untuk menjadi menteri. Sebagai penguasa tertinggi, presiden bisa membuat keputusan yang bertentangan dengan keinginan rakyat Demokrat," ujar Teddy.

Sebelumnya Teddy juga memberi tanggapamnya terkait kabar AHY yang akan diusung Partai Demokrat menjadi seorang menteri.

Cuitan Teddy ini pula yang memancing Ferdinand mengunggah cuitan seperti sebelumnya yang kemudian ditanggapi balik oleh Teddy.

"Anak ini sepertinya masih sangat hijau tapi dikarbit. Dia pikir Menteri itu dipilih oleh rakyat kayak kepala daerah, legislatif atau presiden. Yang membutuhkan menteri itu presiden, makanya dipilih oleh presiden dan bertanggungjawab pada presiden, bukan pada rakyat. @AgusYudhoyono," tulis Teddy.

Merasa cukup untuk menanggapi cuitan Ferdinand ihwal presiden adalah wakil rakyat, Teddy kemudian berkelakar agar ia mendapat bayaran dari semua tanggapannya yang ia akui merupakan kuliah gratis untuk Partai Demokrat.

"Keempat, cukup ya.. sebagai konsultan, gue dibayar cukup layak untuk ini, mosok gratisan terus. Udah cukup gue kasih kuliah gratis ke @PDemokrat. Dari para senior sampe junior sudah saya kasih, mosok gratisan terus? Bayarlah.. Hehehe..," tandas Teddy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ferdinand: Salah Besar Demokrat Tak Nyaman Prabowo - Mega Bertemu

Ferdinand: Salah Besar Demokrat Tak Nyaman Prabowo - Mega Bertemu

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 09:09 WIB

Bertemu Megawati di Teuku Umar, Demokrat Sebut Prabowo Belajar dari AHY

Bertemu Megawati di Teuku Umar, Demokrat Sebut Prabowo Belajar dari AHY

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 12:31 WIB

Pengamat Sebut Parpol Berebut Fasilitas Ketua MPR, Demokrat: Ini Pelecehan!

Pengamat Sebut Parpol Berebut Fasilitas Ketua MPR, Demokrat: Ini Pelecehan!

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 21:20 WIB

PSI Bikin Polling Partai Eks BPN Masuk Koalisi Jokowi, Siapa Paling Layak?

PSI Bikin Polling Partai Eks BPN Masuk Koalisi Jokowi, Siapa Paling Layak?

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 16:12 WIB

Sebut Saras Layak jadi Wagub, Taufik: Ferdinand Urus Demokrat Saja

Sebut Saras Layak jadi Wagub, Taufik: Ferdinand Urus Demokrat Saja

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 20:47 WIB

Demokrat Belum Tunjuk Kader yang Cocok Jadi Ketua MPR

Demokrat Belum Tunjuk Kader yang Cocok Jadi Ketua MPR

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 15:32 WIB

Terkini

Kenapa Tas Jims Honey Cepat Mengelupas? Ini Cara Mengatasinya

Kenapa Tas Jims Honey Cepat Mengelupas? Ini Cara Mengatasinya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:25 WIB

25 Siswa Mual dan Muntah Usai Makan MBG di Muba, Benarkah karena Ayam Geprek?

25 Siswa Mual dan Muntah Usai Makan MBG di Muba, Benarkah karena Ayam Geprek?

Sumsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:24 WIB

Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick

Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:21 WIB

Jabat Kepala BRAN, Dedi Prasetyo Berharap Polri Bisa Lebih Baik di Kepemimpinan Suyudi

Jabat Kepala BRAN, Dedi Prasetyo Berharap Polri Bisa Lebih Baik di Kepemimpinan Suyudi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:19 WIB

Bayar Pakai BRI di Simpang Raya, Hadiah Eksklusif Ini Langsung Jadi Milik Anda!

Bayar Pakai BRI di Simpang Raya, Hadiah Eksklusif Ini Langsung Jadi Milik Anda!

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:17 WIB

Kenapa Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Tetap Menyala? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Tetap Menyala? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:10 WIB

KP-KBP PSSI Jateng Tegas: Pemilihan 8 Oktober Harus Ditunda, Asprov Dilaporkan ke Komite Etik

KP-KBP PSSI Jateng Tegas: Pemilihan 8 Oktober Harus Ditunda, Asprov Dilaporkan ke Komite Etik

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:03 WIB

Luky Alfirman Ungkap Tiga Fokus Usai Dilantik Sebagai Wamenkeu

Luky Alfirman Ungkap Tiga Fokus Usai Dilantik Sebagai Wamenkeu

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:02 WIB

Air di Rawa Badak Kembali Mengalir Usai 2 Minggu Mati, Warga Wanti-wanti Soal Proyek Gorong-Gorong

Air di Rawa Badak Kembali Mengalir Usai 2 Minggu Mati, Warga Wanti-wanti Soal Proyek Gorong-Gorong

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Mengintip Kunci The 5 AM Club pada Buku The Miracle Morning for Muslims

Mengintip Kunci The 5 AM Club pada Buku The Miracle Morning for Muslims

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:00 WIB

×