Ogah Disuruh Memijat, Bocah Difabel Tewas Dianiaya Temannya

Reza Gunadha

Sabtu, 27 Juli 2019 | 18:14 WIB
Ogah Disuruh Memijat, Bocah Difabel Tewas Dianiaya Temannya
Ilustrasi penganiayaan, penelantaran anak, bocah dirantai. (Shutterstock)

Suara.com - RAM, bocah penghuni Pusat Layanan Anak Terpadu Kota Pontianak, Kalimantan Barat, tewas diduga dianiaya dua bocah seasrama, Sabtu (27/7/2019) sekitar pukul 05.30 WIB.

Kapolsek Pontianak Kota Komisaris Sugiono mengatakan, kedua terduga pelaku juga anak di bawah umur, yakni Rid dan Wir.

“Ketiganya adalah penghuni PLAT, yang menjadi pusat pembinaan anak yang berhadapan dengan hukum. Pelaku Rid ada di sana karena terlibat kasus pencurian kucing. Sementara Wir juga kasus pencurian,” kata Sugiono seperti diberitakan Antara.

Berdasarkan informasi KPPAD Kalbar, korban Ram sebenarnya bukan anak yang berhadapan dengan hukum. Ia hanya dititipkan Dinas Sosial Pontianak tanpa alasan yang tepat di PLAT.

Korban adalah penyandang disabilitas. Sugiono menuturkan, KPPAD Kalbar sebenarnya sudah memperingatkan Dinsos Kota Pontianak agar korban tidak dititipkan di PLAT tersebut, tetapi tidak direspons.

"Karena kedua pelaku ini anak-anak di bawah umur, sehingga kami titipkan di PLAT Kota Pontianak yang kebetulan di belakang Mapolsek Pontianak Kota, dan penghuni PLAT tersebut ada enam, satu perempuan dan satu laki-laki," katanya.

Ia menjelaskan, kronologis penganiayaan tersebut, yakni pada Jumat (26/7) sekitar pukul 13.00 WIB, sempat terjadi penganiayaan oleh kedua pelaku terhadap korban dan sudah dicegah oleh petugas.

"Kemudian penganiayaan kedua berlanjut di belakang ketika tidak ada petugas, yang dilakukan oleh Rid," katanya.

Guna mencegah hal yang tidak diinginkan, maka kelimanya diamankan. Dan dari lima anak itu, dua di antaranya melakukan penganiayaan.

baca juga

"Penganiayaan berawal ketika Rid menyuruh korban mengurut. Karena korban mengalami cacat fisik akhirnya korban tidak menuruti permintaan pelaku, sehingga terjadilah penganiayaan tersebut," katanya.

Akibat penganiayaan itu, korban sempat dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 19.00 WIB dan meninggal Sabtu (27/7) pagi sekitar pukul 05.30 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Polisi Siksa Anak saat 22 Mei, KontraS: Direndam di Kolam Kotor

Sebut Polisi Siksa Anak saat 22 Mei, KontraS: Direndam di Kolam Kotor

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 18:12 WIB

Mobil Mewah Langka Ini Nyelonong dari Hutan Perbatasan RI - Malaysia

Mobil Mewah Langka Ini Nyelonong dari Hutan Perbatasan RI - Malaysia

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 15:33 WIB

XL Axiata Perkuat Jaringan Data di Pulau Borneo

XL Axiata Perkuat Jaringan Data di Pulau Borneo

Tekno | Jum'at, 19 Juli 2019 | 20:10 WIB

Jarak Pandang di Kalimantan Barat Mulai Terganggu Kabut Asap

Jarak Pandang di Kalimantan Barat Mulai Terganggu Kabut Asap

News | Jum'at, 19 Juli 2019 | 11:48 WIB

80 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Mempawah, Petugas: Kami Kewalahan

80 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Mempawah, Petugas: Kami Kewalahan

News | Kamis, 18 Juli 2019 | 08:05 WIB

Disiksa Ibu Kandung karena Rewel, Bocah F Sempat Makan Bubur Sebelum Tewas

Disiksa Ibu Kandung karena Rewel, Bocah F Sempat Makan Bubur Sebelum Tewas

Jawa Tengah | Rabu, 17 Juli 2019 | 14:09 WIB

Terkini

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×