Nekat Kabur Masuk AS, Migran Tewas Ditembak Polisi di Depan Anaknya

Reza Gunadha, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Minggu, 04 Agustus 2019 | 19:10 WIB
Nekat Kabur Masuk AS, Migran Tewas Ditembak Polisi di Depan Anaknya
iliustrasi pengungsi atau imigran [shutterstock]

Suara.com - Seorang pria Amerika tengah tewas ditembak polisi Meksiko di hadapan putrinya yang berusia 8 tahun, gara-gara nekat kabur untuk menerobos perbatasan Amerika Serikat.

Dilaporkan surat kabar Spanyol El Pais, pria itu sebelumnya tinggal di kamp migran di Saltillo, wilayah Coahuila, sekitar 290 kilometer dari perbatasan dengan AS, bersama sekelompok migran yang terdiri dari 10 orang.

Direktur Casa Del Migrante Saltillo Alberto Xicotencatl mengatakan, kelompok migran itu pergi menuju AS pada Rabu (31/7/2019).

Setelah berjalan sekitar 1,6 kilometer, mereka berhenti di rel sembari menunggu untuk melompat naik ke kereta yang melintas.

Lalu, kata Xicotencatl, tiba-tiba anggota Institut Migrasi Nasional Meksiko dan polisi federal datang dan menganiaya mereka. Menurut keterangan empat migran pada Xicotencatl, polisi juga menembaki kelompok tersebut.

Seorang pria yang tidak disebutkan namanya lalu mencoba melarikan diri, seperti dilaporkan Newsweek, Jumat (2/8/2019).

Ia pun ditembak petugas dan tewas di tempat di hadapan putrinya. Xicotencatl mengatakan, polisi polisi sengaja datang dan menembak mati migran di lokasi.

Ada dua dugaan terkait daerah asal pria itu, yakni antara El Salvador atau Honduras.

Polisi sendiri bersikeras mengatakan, alasan petugas melepaskan tembakan ke arah pria itu karena ia menembakkan senjata yang disembunyikan di balik bajunya.

baca juga

Associated Press melaporkan, Kantor Jaksa Coahuila telah melakukan penyelidikan atas insiden itu dan melalui sebuah pernyataan mengatakan, "Empat orang menyerang polisi secara verbal, dan salah satu dari mereka mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan, sementara yang lain berlari kabur. Para petugas membalas tembakan, sehingga si penyerang akhirnya tewas."

Namun, pernyataan itu ditepis Xicotencatl, yang mengatakan pada El Pais bahwa kampnya memiliki detektor logam dan tidak ada orang yang tinggal di sana yang memiliki senjata.

"Mereka mengatakan dia punya pistol, tapi itu bohong. Dia adalah orang yang sangat miskin, yang tidak punya uang untuk mengakses senjata," katanya.

Setelah insiden tersebut, putri korban diserahkan kepada petugas kesejahteraan anak dan dikabarkan dalam keadaan sehat.

Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia telah menyerukan penyelidikan yang tidak memihak.

Dilaporkan Reuters, Amnesty International Mexico juga mengatakan, "Setelah kematian seorang migran Amerika Tengah ketika terjadi penggerebekan oleh polisi di Saltillo, kami sangat menegaskan permintaan kami bahwa negara Meksiko menghormati hak asasi manusia para migran."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNP2TKI : 7.935 PMI Telah Ikut Program Komunitas Keluarga Buruh Migran

BNP2TKI : 7.935 PMI Telah Ikut Program Komunitas Keluarga Buruh Migran

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 13:53 WIB

Ikat 5 Warga saat Potong Sapi, Pentolan Perampok Sadis Ditembak Mati

Ikat 5 Warga saat Potong Sapi, Pentolan Perampok Sadis Ditembak Mati

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 15:13 WIB

Pecatan Polisi di Riau Terindikasi Masuk Kartel Narkoba Internasional

Pecatan Polisi di Riau Terindikasi Masuk Kartel Narkoba Internasional

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 14:20 WIB

Polisi Selidiki Asal Senpi dan Granat Gembong Narkoba di Riau

Polisi Selidiki Asal Senpi dan Granat Gembong Narkoba di Riau

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 14:07 WIB

Tembak Mati Gembong Narkoba di Riau, Polisi Sita Senpi dan Granat

Tembak Mati Gembong Narkoba di Riau, Polisi Sita Senpi dan Granat

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 15:21 WIB

Terkini

Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA

Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:58 WIB

Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif

Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:57 WIB

Risky Tinggalkan Rutinitas Jual Ikan Keliling, Kini Menata Mimpi di Sekolah Rakyat

Risky Tinggalkan Rutinitas Jual Ikan Keliling, Kini Menata Mimpi di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:54 WIB

Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda

Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:30 WIB

Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara

Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:26 WIB

Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran

Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:19 WIB

Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa

Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:13 WIB

Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:08 WIB

Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain

Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:04 WIB

Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!

Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:59 WIB