Dishub Jakarta Targetkan Rencana Perluasan Ganjil Genap Rampung Jumat

Pebriansyah Ariefana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 06 Agustus 2019 | 12:38 WIB
Dishub Jakarta Targetkan Rencana Perluasan Ganjil Genap Rampung Jumat
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo. (Suara.com/Tio).

Suara.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengaku sedang mengerjakan perluasan sistem ganjil genap kendaraan di Jakarta. Rencananya, rancangan tersebut akan diselesaikan paling lambat hari Jumat (9/8/2019), pekan ini.

Rencana penyelesaian kajian sistem ganjil genap tersebut diakui Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo molor. Ia sebelumnya diberi target oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk menyelesaikan rancangan sistem tersebut awal pekan ini.

“Ternyata saya kan ini belum selesai untuk kajiannya, saya berharap sih Jumat paling lambat,” ujar Syafrin saat dihubungi, Selasa (6/8/2019).

Dalam kajiannya, Syafrin mengaku sedang membuat berbagai pilihan sebagai alternatif mengenai lokasi jalanan yang akan diberlakukan ganjil genap. Menurutnya kesulitan yang harus dihadapi pihaknya adalah menguji coba satu persatu alternatif pilihan yang ditentukan. Selanjutnya ia akan memilih lokasi yang sesuai dengan kriteria.

“Berbagai skenario itu kita coba simulasikan satu persatu, mana yang paling optimum ditinjau dari dua aspek kinerja traffic dan lingkungan itu yang kita akan pilih,” jelasnya.

Syafrin menyebut tahapan selanjutnya setelah menyelesaikan kajian mengenai rancangan perluasan ganjil genap itu adalah menyerahkannya kepada Anies. Nantinya Anies akan memilih dari berbagai alternatif pilihan itu.

“Saya laporkan kepada pak gubernur untuk beliau memilih, menetapkan alternatif perluasan yang mana,” pungkasnya.

Sebelumnya, Anies Baswedan mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan mulai menerapkan perluasan wilayah ganjil genap kendaraan bermotor. Rencana tersebut dikatakan akan dilakukan pada 1 September mendatang.

Melalui Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2019, peraturan tersebut bertujuan mengendalikan polusi udara di Jakarta. Hal tersebut dikatakan Anies sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mengembalikan kualitas udara di Jakarta.

Namun Anies belum mau memberikan rincian pelaksanaan perluasan ganjil genap. Menurutnya sampai saat ini pihaknya masih melakukan pengkajian.

Anies menyebut peraturan tersebut akan diterapkan pada 1 September. Mengenai rincian lokasi yang akan diberlakukan ganjil genap akan diumumkan pekan depan.

"Tapi enforcement hampir kita akan lakukan Pada tanggal 1 September. rutenya insyaAllah awal pekan depan kita akan umumkan," jelas Anies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hoaks, Perluasan Ganjil Genap Dimulai Selasa Ini

Hoaks, Perluasan Ganjil Genap Dimulai Selasa Ini

News | Selasa, 06 Agustus 2019 | 12:25 WIB

Tunggangan Perdana Menteri Inggris sampai Ganjil Genap Sepeda Motor

Tunggangan Perdana Menteri Inggris sampai Ganjil Genap Sepeda Motor

Otomotif | Senin, 05 Agustus 2019 | 18:00 WIB

Ada Wacana Ganjil Genap Motor,  Ini Kata Asosiasi Pengemudi Daring

Ada Wacana Ganjil Genap Motor, Ini Kata Asosiasi Pengemudi Daring

Otomotif | Minggu, 04 Agustus 2019 | 08:00 WIB

Bila Aturan Ganjil Genap Diterapkan untuk Motor, Ini Kata Penggunanya

Bila Aturan Ganjil Genap Diterapkan untuk Motor, Ini Kata Penggunanya

Otomotif | Minggu, 04 Agustus 2019 | 07:00 WIB

Djarot Tolak Ganjil Genap Diberlakukan untuk Sepeda Motor

Djarot Tolak Ganjil Genap Diberlakukan untuk Sepeda Motor

News | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 21:04 WIB

Terkini

Israel Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla, Distrum Hingga Tulang Rusuk Patah dan Sulit Nafas

Israel Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla, Distrum Hingga Tulang Rusuk Patah dan Sulit Nafas

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:49 WIB

Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban

Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:40 WIB

Indonesia Harusnya Bisa Lobi Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Karena Ini

Indonesia Harusnya Bisa Lobi Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Karena Ini

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:25 WIB

Sebut Kelas Menengah Makin Rentan, Sosiolog UGM: Apabila Tak Diatasi Cepat, Dampaknya Akan Beruntun

Sebut Kelas Menengah Makin Rentan, Sosiolog UGM: Apabila Tak Diatasi Cepat, Dampaknya Akan Beruntun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:21 WIB

Senjata Canggih Iran Siap Meledak Jika Donald Trump Nekat Perintahkan Pentagon Serang Teheran

Senjata Canggih Iran Siap Meledak Jika Donald Trump Nekat Perintahkan Pentagon Serang Teheran

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:05 WIB

Menlu Austria Ngamuk ke Anak Buah Benjamin Netanyahu: Perlakuannya Tidak Dapat Diterima!

Menlu Austria Ngamuk ke Anak Buah Benjamin Netanyahu: Perlakuannya Tidak Dapat Diterima!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:47 WIB

Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender

Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:37 WIB

Sudah Empat Hari, Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng Belum Tuntas Dipadamkan

Sudah Empat Hari, Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng Belum Tuntas Dipadamkan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:27 WIB

TNI Kerahkan Pasukan dan Helikopter Buru OPM Usai 8 Pendulang Emas Dibunuh di Yahukimo

TNI Kerahkan Pasukan dan Helikopter Buru OPM Usai 8 Pendulang Emas Dibunuh di Yahukimo

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:12 WIB

Bukan Sekadar Fiskal, Pimpinan DPD: Pidato Prabowo Ekspresi Nyata Ekonomi Pancasila

Bukan Sekadar Fiskal, Pimpinan DPD: Pidato Prabowo Ekspresi Nyata Ekonomi Pancasila

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:51 WIB