Pohon Tinggi, Jadi Penyebab Palembang Sering Mati Lampu

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 07 Agustus 2019 | 16:57 WIB
Pohon Tinggi, Jadi Penyebab Palembang Sering Mati Lampu
Mati lampu. [Suara.com/Muhammad Iqbal]

Suara.com - Pohon yang tinggi menjadi penyebab terjadi gangguan listrik di Palembang, Sumatera Selatan. Sehingga Palembang sering mati lampu mendadak.

General manager PT PLN UP3 Palembang, Nanang Prasetyo mengatakan terdapat dua faktor penyebab padamnya listrik, yakni faktor pemeliharaan dan faktor gangguan.

"Dari grafik komposisi kami, gangguan listrik terbesar disebabkan pohon, kemudian yang kedua layang-layang, ketiga binatang, keempat hujan petir dan kelima kerusakan komponen jaringan," ujar Nanang di Palembang, Selasa (7/8/2019).

Menurutnya, Kota Palembang masih banyak pohon berukuran tinggi atau berdahan banyak yang dilintasi kabel-kabel listrik, sehingga PLN bekerja sama dengan pemkot dan petugas patroli agar terus aktif memonitor kemungkinan pohon yang dapat mengganggu jaringan.

Selain itu PLN berkoordinasi dengan pemilik pohon-pohon agar memperhatikan dan melaporkan ke pihaknya jika jaringan kabel mulai terganggu, sehingga dapat segera diatasi dan tidak terjadi putus aliran listrik mendadak.

"Jika memang listrik padam akibat pohon, maka kami berupaya mengatasinya secepat mungkin dan meminimalisir listrik padam lebih dari tiga jam," ujarnya.

Menurut dia, faktor gangguan listrik akibat pohon tidak hanya di Kota Palembang, secara umum juga kerap mengganggu 450 jaringan PLN di Provinsi Sumsel, Bengkulu dan Jambi (WS2JB), terutama wilayah-wilayah yang memiliki banyak perkebunan karet dan sawit.

Karena itu PLN sudah memetakan area rawan gangguan pohon itu lalu menyerahkannya kepada pemerintah setempat agar dipantau bersama.

Pemetaan juga dilakukan di area permainan layang-layang di mana peta kerawanan itu diberikan kepada petugas penutup isolator PLN sebagai pedoman reaksi cepat.

Khusus gangguan listrik akibat hewan seperti ular atau tupai, katap dia, pihaknya juga memasang alat penghalang binatang di jaringan-jaringan dengan tingkat beban penggunaan tinggi.

"Secara periodik Januari - Juli 2019, tingkat gangguan di Sumsel, Jambi dan Bengkulu sudah turun 50 persen, karena sistem kelistrikan di wilayah kerja WS2JB termasuk paling prima di Pulau Sumatera," kata Nanang.

Sementara pemadaman listrik akibat pemeliharaan jaringan rasionya tidak terlalu besar, sebab pemeliharaan sifatnya dapat diprediksi mengenai lamanya waktu dan wilayah terdampak serta ada pemberitahuan bagi pelanggan listrik jika akan ada pemadaman. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Lumpuh, Layanan Disdukcasip Kota Bekasi Kembali Normal

Sempat Lumpuh, Layanan Disdukcasip Kota Bekasi Kembali Normal

Jabar | Rabu, 07 Agustus 2019 | 15:09 WIB

Disebut Jadi Dalang Blackout, Fadli Zon: Jangan Kriminalisasi Pohon Sengon

Disebut Jadi Dalang Blackout, Fadli Zon: Jangan Kriminalisasi Pohon Sengon

News | Rabu, 07 Agustus 2019 | 13:39 WIB

Polisi Telisik Dugaan Sabotase di Balik Insiden Mati Lampu Massal

Polisi Telisik Dugaan Sabotase di Balik Insiden Mati Lampu Massal

News | Rabu, 07 Agustus 2019 | 13:15 WIB

PLN Minta Waktu Investigasi Blackout, Fadli Zon: Seminggu Dua Minggu Cukup

PLN Minta Waktu Investigasi Blackout, Fadli Zon: Seminggu Dua Minggu Cukup

News | Rabu, 07 Agustus 2019 | 12:59 WIB

Mati Lampu, Ibu Ini Punya Jurus Jitu Menyetrika Tanpa Listrik

Mati Lampu, Ibu Ini Punya Jurus Jitu Menyetrika Tanpa Listrik

Tekno | Rabu, 07 Agustus 2019 | 08:22 WIB

Terkini

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:00 WIB

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:21 WIB

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:06 WIB

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:53 WIB

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:43 WIB

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:30 WIB

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:25 WIB