Sesalkan Kerusuhan di Jatim, Kapolri: Warga Papua Jangan Terprovokasi

Chandra Iswinarno

Senin, 19 Agustus 2019 | 17:41 WIB
Sesalkan Kerusuhan di Jatim, Kapolri: Warga Papua Jangan Terprovokasi
Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat berada di Surabaya. [Suara.com/Achmad Ali]

Suara.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyesalkan kejadian pengepungan Asrama Mahasiswa Papua yang terjadi di Kota Surabaya oleh ormas, pun juga kejadian bentrok antara warag dengan Mahasiswa Papua di Kota Malang beberapa waktu lalu. Atas kejadian tersebut, akhirnya berimbas ke Manokwari hingga terjadi anarkis.

Tito menegaskan, seharusnya kejadian ini tidak perlu terjadi. Ia mengemukakan, selama ini warga Papua sudah lama bersekolah mengejar ilmu pengetahuan di Jatim, Jateng, Jabar dan Jakarta, tidak pernah ada masalah.

"Cuma kemarin di-trigger (dipicu) ada kesimpangsiuran informasi atau kesalahpahaman. Mungkin juga ada yang membuat kata-kata yang kurang nyaman sehingga saudara-saudara kita di Papua merasa terusik dengan bahas-bahas seperti itu. Dan, ada pihak-pihak yang mengembangkan informasi-informasi seperti itu untuk kepentingan sendiri," kata Kapolri ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, Surabaya, Senin (19/8/2019).

Lebih lanjut, Tito mengatakan kejadian di Kota Surabaya maupun Malang itu semua hanya peristiwa kecil yang sebetulnya sudah dilokalisir dan diselesaikan oleh musyawarah pimpinan daerah (Muspida) setempat.

"Tapi kemudian muncul hoaks. Mengenai ada kata-kata yang kurang etis dari oknum tertentu. Ada juga hoaks seolah-olah ada adik kita dari Papua yang meninggal padahal tidak. Ini ada yang mengembangkan hingga berkembang di Manokwari, di Jayapura dan kemudian terjadi mobilisasi massa. Kita minta kepada saudara kita yang ada di Papua jangan mudah terpancing dengan berita-berita yang tidak benar," katanya.

Untuk diketahui pada Jumat (17/8/2019) hingga Sabtu (18/8/2019), Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Nomor 10, Kota Surabaya dikepung ormas. Pengepungan tersebut dipicu insiden Bendera Merah Putih yang ditemukan di got depan asrama tersebut. Meski begitu, penghuni asrama mengaku tidak mengetahui adanya kejadian tersebut.

Namun, massa dari ormas mendatangi lokasi tersebut dan meneriakan perkataan yang tak pantas terhadap penghuni. Akhirnya, 30 penghuni yang berada di asrama dibawa ke Kantor Polisi pada Sabtu (18/8/2019).

Kontributor : Achmad Ali

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerusuhan Papua Makin Panas! Massa Rusak Bandara dan Bakar Lapas Sorong

Kerusuhan Papua Makin Panas! Massa Rusak Bandara dan Bakar Lapas Sorong

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 17:39 WIB

Jalan Diblokir, Penyaluran BBM di Manokwari Terhambat

Jalan Diblokir, Penyaluran BBM di Manokwari Terhambat

Bisnis | Senin, 19 Agustus 2019 | 17:26 WIB

Pasca Pengepungan Wisma Mahasiswa Papua, Penghuni: Kami Butuh Tenang Dulu

Pasca Pengepungan Wisma Mahasiswa Papua, Penghuni: Kami Butuh Tenang Dulu

Jatim | Senin, 19 Agustus 2019 | 16:33 WIB

Rasisme Berujung Kerusuhan, JK: Klarifikasi, Minta Maaflah ke Orang Papua

Rasisme Berujung Kerusuhan, JK: Klarifikasi, Minta Maaflah ke Orang Papua

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 16:27 WIB

Kecam Rasisme, Mahasiswa Papua di Bandung Gelar Aksi di Gedung Sate

Kecam Rasisme, Mahasiswa Papua di Bandung Gelar Aksi di Gedung Sate

Jabar | Senin, 19 Agustus 2019 | 16:25 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×