Lebih Dekat ke DKI, Politisi PDIP: Warga Bekasi Pasti Mau Gabung ke Jakarta

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 20 Agustus 2019 | 15:17 WIB
Lebih Dekat ke DKI, Politisi PDIP: Warga Bekasi Pasti Mau Gabung ke Jakarta
Ketua Fraksi PDIP di DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono. (Suara.com/Chyntia Sami B)

Suara.com - Ketua fraksi PDI Perjuangan di DPRD Jakarta, Gembong Warsono, menyambut baik wacana masuknya kota Bekasi ke Jakarta karena pemekaran provinsi. Gembong meyakini warga Bekasi juga menyetujui rencana itu.

Gembong menyebut diperlukan kajian mendalam soal wacana tersebut. Namun ia meyakini aspirasi dari warga Bekasi perlu menjadi pertimbangan.

"Yang penting kan kita lihat kajiannya terlebih dahulu. Kemudian keinginan warga masyarakatnya," ujar Gembong saat dihubungi, Selasa (20/8/2019).

Ia beranggapan jika aspirasi warga jadi pertimbangan, maka peluang Bekasi masuk ke Jakarta menjadi besar. Namun ia belum mengetahui secara rinci apa yang menjadi pertimbangan dari Pemerintah Pusat.

"Saya yakin kalau warga Bekasi pasti maunya masuk Jakarta, saya yakin itu. Tapi kajiannya seperti apa kita kan belum tahu," jelas Gembong.

Gembong punya pertimbangan sendiri soal keyakinannya warga Bekasi mau masuk Jakarta. Salah satunya adalah kesamaan budaya antara Bekasi dengan Jakarta.

"Pertama soal itu, kulturnya kan memang Betawi," jelas Gembong.

Kedua secara lokasi, kata Gembong, Bekasi lebih dekat ke Jakarta dari pada ke Jawa Barat. Hal ini yang membuatnya yakin warga Bekasi akan menginginkan menjadi bagian Jakarta.

"Dalam konteks administrasi kan mereka jauh lebih mudah ke Jakarta dibandingkan ke Jawa Barat," kata dia.

baca juga

Sebelumnya wacana pemekaran wilayah tengah merebak di sejumlah daerah. Setelah Bogor mewacanakan membentuk Provinsi Bogor Raya, Kota Bekasi juga menggagas pembentukan Provinsi Pakuan Bhagasasi.

Kendati demikian, Kota Bekasi rupanya juga mendapat tawaran bergabung dengan Provinsi DKI Jakarta, hal ini dikatakan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

"Ada tawaran gabung ke DKI, tapi saya serahkan semuanya kepada masyarakat mau atau tidaknya, namanya jadi Jakarta Tenggara," kata Rahmat, Minggu (18/8/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Berita Heboh: Poster Keluarkan Monyet Dari NKRI Sampai Jakarta Tenggara

5 Berita Heboh: Poster Keluarkan Monyet Dari NKRI Sampai Jakarta Tenggara

News | Selasa, 20 Agustus 2019 | 07:00 WIB

Wacana Bekasi Jadi Jakarta Tenggara, Anies Serahkan ke Pemerintah Pusat

Wacana Bekasi Jadi Jakarta Tenggara, Anies Serahkan ke Pemerintah Pusat

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 21:39 WIB

Risma Jabat Ketua DPP Bidang Kebudayaan, Sinyal Rebut DKI 1 dari Anies?

Risma Jabat Ketua DPP Bidang Kebudayaan, Sinyal Rebut DKI 1 dari Anies?

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 20:27 WIB

Dilantik Megawati, Risma Resmi Menjabat Ketua DPP PDIP Bidang Kebudayaan

Dilantik Megawati, Risma Resmi Menjabat Ketua DPP PDIP Bidang Kebudayaan

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 15:45 WIB

Soal Pemekaran Provinsi, Kota Bekasi Pilih Gabung DKI Jakarta?

Soal Pemekaran Provinsi, Kota Bekasi Pilih Gabung DKI Jakarta?

Jabar | Minggu, 18 Agustus 2019 | 13:56 WIB

Terkini

Modernisasi Keselamatan Kelautan: Dari Analisis Pascatragedi Menuju Pencegahan Dini Berbasis AI

Modernisasi Keselamatan Kelautan: Dari Analisis Pascatragedi Menuju Pencegahan Dini Berbasis AI

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 15:41 WIB

Era Mobil Bensin Terancam Usai: Mobil Pembakaran Internal Perlahan Sirna di China

Era Mobil Bensin Terancam Usai: Mobil Pembakaran Internal Perlahan Sirna di China

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 15:40 WIB

Bukan Warga Lokal, Jasad Misterius di Enggano Diuji DNA, Terkait Jurnalis Krakatau?

Bukan Warga Lokal, Jasad Misterius di Enggano Diuji DNA, Terkait Jurnalis Krakatau?

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:38 WIB

Kabut Asap, Citilink Berputar-putar Sebelum Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru

Kabut Asap, Citilink Berputar-putar Sebelum Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 15:36 WIB

Sanksi Dicabut Klub Emil Audero Tidak Lagi Jadi Tim Musafir

Sanksi Dicabut Klub Emil Audero Tidak Lagi Jadi Tim Musafir

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 15:36 WIB

9 Jam Melawan Maut di Masalembo, Cerita 5 ABK KM Virgo Bertahan Hidup Berbekal Tabung Elpiji Kosong

9 Jam Melawan Maut di Masalembo, Cerita 5 ABK KM Virgo Bertahan Hidup Berbekal Tabung Elpiji Kosong

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:31 WIB

Trik Dapatkan Tiket VIP ZAP Fest Lewat Promo Top Up Saldo BRI

Trik Dapatkan Tiket VIP ZAP Fest Lewat Promo Top Up Saldo BRI

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 15:30 WIB

Belajar Tidak Menilai Orang dari Luarnya lewat Novel Senior

Belajar Tidak Menilai Orang dari Luarnya lewat Novel Senior

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 15:30 WIB

Peserta JKN Capai 284 Juta, Cak Imin Soroti Tantangan Layanan Kesehatan yang Setara

Peserta JKN Capai 284 Juta, Cak Imin Soroti Tantangan Layanan Kesehatan yang Setara

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:28 WIB

Seram! Bayar Uang atau Keluarga Dibunuh, Kiper Ini Terpaksa Buat Timnya Kalah 0-6

Seram! Bayar Uang atau Keluarga Dibunuh, Kiper Ini Terpaksa Buat Timnya Kalah 0-6

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 15:27 WIB

×