Moeldoko: Sudah Ada Petunjuk dari Para Pejabat, Tindak Tegas Aparat Rasis!

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 22 Agustus 2019 | 19:55 WIB
Moeldoko: Sudah Ada Petunjuk dari Para Pejabat, Tindak Tegas Aparat Rasis!
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (Suara.com/Ummi Hadya Saleh)

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko meminta agar kejadian bernuansa rasis saat pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya ditindaklanjuti. Ia meminta agar oknum aparat yang mengeluarkan kata-kata rasis diusut.

Moeldoko mengaku sudah berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Panglima TNI, dan Kapolri untuk menelusuri hal tersebut.

Ia meminta agar tiga unsur keamanan RI itu menindak petugasnya yang berlaku rasis.

"Sudah ada petunjuk kepada para pejabat tersebut tindak tegas oknum yang rasis," ujar Moeldoko di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2019).

Moeldoko menyatakan menolak tindakan rasis kepada orang Papua. Menurutnya tidak ada tempat bagi pelaku rasis di Indonesia.

"Itu no way. Itu enggak ada tempat bagi orang yang melakukan rasis di Indonesia," kata dia.

Diketahui, asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya, Jawa Timur sempat dikepung massa lantaran diduga melakukan aksi perusakan dan pembuangan bendera Merah Putih ke dalam selokan.

Saat terjadi aksi pengepungan itu, aparat TNI-Polri diduga turut melontarkan kata-kata rasial terhadap mahasiswa Papua yang bertahan di dalam asrama.

Sejauh ini, belum ada satupun pelaku yang ditangkap atas tindakan rasisme itu.

Buntut dari aksi tersebut, warga Papua pun melakukan aksi unjuk rasa pada Senin (19/8), menyikapi adanya penangkapan dan perlakukan diskriminasi terhadap mahasiswa di Surabaya. Aksi unjuk rasa itu pun berubah menjadi kerusuhan di Papua Barat dan Papua, seperti di Manokwari, Sorong, Fakfak, dan Jayapura.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Moeldoko: Kelompok Bersenjata Cemas karena Orang Papua Semakin Sejahtera

Moeldoko: Kelompok Bersenjata Cemas karena Orang Papua Semakin Sejahtera

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 19:22 WIB

Bahas Asrama Papua, Mendagri Minta Lucas dan Dominggus Temui Khofifah

Bahas Asrama Papua, Mendagri Minta Lucas dan Dominggus Temui Khofifah

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 17:34 WIB

Viral Video Mace di Fakfak Cium Bendera: Kita Orang Merah Putih!

Viral Video Mace di Fakfak Cium Bendera: Kita Orang Merah Putih!

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 12:42 WIB

Bamsoet Ungkap Ada Agenda Besar di Balik Pengepungan Asrama Mahasiswa Papua

Bamsoet Ungkap Ada Agenda Besar di Balik Pengepungan Asrama Mahasiswa Papua

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 20:14 WIB

Curhat Mahasiswa Papua di Bogor: Kami Selalu Dinilai Kotor

Curhat Mahasiswa Papua di Bogor: Kami Selalu Dinilai Kotor

Jabar | Rabu, 21 Agustus 2019 | 19:41 WIB

Terkini

Soroti Kasus Amsal Sitepu, Cak Imin: Kreativitas Dinilai Rp0 Bisa Hancurkan Industri Kreatif

Soroti Kasus Amsal Sitepu, Cak Imin: Kreativitas Dinilai Rp0 Bisa Hancurkan Industri Kreatif

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:30 WIB

Teror Air Keras Andrie Yunus Diduga Libatkan 16 Orang, Tim Advokasi: Ada Perwira dan Sipil

Teror Air Keras Andrie Yunus Diduga Libatkan 16 Orang, Tim Advokasi: Ada Perwira dan Sipil

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:14 WIB

Dasco Kecam Israel yang Bunuh Prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon

Dasco Kecam Israel yang Bunuh Prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon

News | Senin, 30 Maret 2026 | 18:09 WIB

Singgung Gus Yaqut, Eks Wamenaker Noel Minta Jadi Tahanan Rumah: Harus Ajukan Dong!

Singgung Gus Yaqut, Eks Wamenaker Noel Minta Jadi Tahanan Rumah: Harus Ajukan Dong!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:53 WIB

Rapat Bersama DPR, Mendagri Paparkan Capaian Strategis Kinerja Kemendagri

Rapat Bersama DPR, Mendagri Paparkan Capaian Strategis Kinerja Kemendagri

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:44 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Komisi I DPR Buka Opsi Penarikan Pasukan UNIFIL

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Komisi I DPR Buka Opsi Penarikan Pasukan UNIFIL

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:41 WIB

Dapat Perintah dari Putin, Rusia Kirim Bala Bantuan ke Iran

Dapat Perintah dari Putin, Rusia Kirim Bala Bantuan ke Iran

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:35 WIB

Cerita Pemudik di Arus Balik Lebaran, One Way dan Contraflow Bikin Arus Balik 2026 Lancar

Cerita Pemudik di Arus Balik Lebaran, One Way dan Contraflow Bikin Arus Balik 2026 Lancar

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:28 WIB

Pulihkan Ekonomi, Satgas PRR Fokus Benahi Tambak dan Keramba Terdampak

Pulihkan Ekonomi, Satgas PRR Fokus Benahi Tambak dan Keramba Terdampak

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:27 WIB

Perubahan Iklim Picu Turbulensi Pesawat, Ini Solusi Peneliti Terinspirasi dari Cara Terbang Burung

Perubahan Iklim Picu Turbulensi Pesawat, Ini Solusi Peneliti Terinspirasi dari Cara Terbang Burung

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:26 WIB