Kapolri Kirim Ratusan Pasukan ke Deiyai dan Paniai, Brimob ke Jayapura

Pebriansyah Ariefana, Stephanus Aranditio

Kamis, 29 Agustus 2019 | 12:24 WIB
Kapolri Kirim Ratusan Pasukan ke Deiyai dan Paniai, Brimob ke Jayapura
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian langsung menginstruksikan jajarannya untuk mengirim sebanyak tiga Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau 300 personel tambahan diturunkan.

Proses pengiriman 3 SSK itu diterbangkan dengan pesawat besar menuju Nabire, Papua lalu kemudian diterbangkan lagi dengan pesawat yang lebih kecil ke Deiyai dan Paniai.

"Untuk menuju Deiyai daerah gunung ini, pesawat kecil yang bisa masuk. Agak besar dikit pesawatnya hanya di Nabire, kita kirim pasukan sebanyak kalau tidak salah 3 SSK, 300 orang menuju Deiyai dan Paniai, samping itu juga Jayapura juga sudah saya kirim pasukan dari koor brimob untuk jaga situasi di sana," kata Jenderal Tito di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (29/8/2019).

Pengiriman pasukan tambahan itu, kata Tito dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

"Saya berharap peristiswa seperti ini tidak terulang lagi. Hukum kita tegakan, yang salah akan kita proses," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menyebut, kontak senjata itu berkaitan dengan unjuk rasa masyarakat yang berjumlah kurang lebih 150 orang. Unjuk rasa tersebut menuntut penandatanganan referendum.

"Dari 150 orang itu akhirnya berhasil dinegosiasi oleh aparat kepolisian," kata Dedi di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (28/8/2019).

Pada saat proses negosiasi berlangsung, tiba-tiba ribuan massa muncul dengan membawa senjata tajam dan panah. Seketika, penyerangan terhadap aparat TNI-Polri terjadi.

"Saat proses negosiasi itu sedang berlangsung, muncul kurang lebih sekitar ribuan masyarakt dari berbagai macam penjuru dengan membawa senjata tajam dan panah. Mereka melakukan penyerangan terhadap aparat keamanan, sehingga jatuh korban," tegasnya.

baca juga

Akibatnya di pihak aparat telah terkonfirmasi bahwa satu anggota TNI AD yakni Seda Rikson meninggal dunia terkena panah. Dua anggota TNI lainnya yakni Serka Arif, mengalami luka bacok di kepala dan Sertu Nendra, luka panah di kepala.

Serta 4 anggota kepolisian juga mengalami luka diantaranya, Bharada Akmal (luka panah di punggung), Bripda Rifli (panah tangan kiri), Bripka Dedi (luka panah di leher), dan Bripda Sawaki (luka panah di kaki kiri). Sementara Kapolri Tito menyebut dari pihak penyerang satu orang dikabarkan meninggal dunia akibat terkena panah dari kelompok penyerang sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolri: Pasukan TNI - Polri di Deiyai Dibekali Peluru Karet

Kapolri: Pasukan TNI - Polri di Deiyai Dibekali Peluru Karet

News | Kamis, 29 Agustus 2019 | 11:52 WIB

Kapolri: Pendemo Papua di Deiyai Tewas Bukan Ditembak Polisi, Kena Panah

Kapolri: Pendemo Papua di Deiyai Tewas Bukan Ditembak Polisi, Kena Panah

News | Kamis, 29 Agustus 2019 | 11:40 WIB

Kapolri Minta Proses Hukum Pengibar Bendera Bintang Kejora di Depan Istana

Kapolri Minta Proses Hukum Pengibar Bendera Bintang Kejora di Depan Istana

News | Kamis, 29 Agustus 2019 | 11:14 WIB

Pangkal Kisruh Rasis terhadap Papua, Foto Bendera dalam Got yang Janggal

Pangkal Kisruh Rasis terhadap Papua, Foto Bendera dalam Got yang Janggal

Liks | Kamis, 29 Agustus 2019 | 07:25 WIB

Sindir Kebijakan Australia soal Papua, Iklan Ini Malah Kena Blokir

Sindir Kebijakan Australia soal Papua, Iklan Ini Malah Kena Blokir

News | Kamis, 29 Agustus 2019 | 08:10 WIB

Terkini

Anwar Ibrahim Undang Prabowo ke Malaysia, Bahas Kabut Asap dan Hubungan Bilateral

Anwar Ibrahim Undang Prabowo ke Malaysia, Bahas Kabut Asap dan Hubungan Bilateral

Video | Senin, 14 September 2026 | 18:00 WIB

Denny Indrayana: RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Perampasan Asa

Denny Indrayana: RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Perampasan Asa

News | Senin, 14 September 2026 | 17:57 WIB

Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club

Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:52 WIB

Prabowo Lantik Suahasil Nazara jadi Menteri Keuangan

Prabowo Lantik Suahasil Nazara jadi Menteri Keuangan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 17:51 WIB

Produser Film Sang Pengadil Didakwa Cuci Uang Zarof Ricar dengan 4 Modus

Produser Film Sang Pengadil Didakwa Cuci Uang Zarof Ricar dengan 4 Modus

News | Senin, 14 September 2026 | 17:49 WIB

Suahasil Nazara Resmi Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, DPR Ungkap Harapan Besar Ini

Suahasil Nazara Resmi Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, DPR Ungkap Harapan Besar Ini

News | Senin, 14 September 2026 | 17:45 WIB

Mantan Menteri Malaysia Didakwa Gelapkan Dana Haji Rp 3,7 Miliar

Mantan Menteri Malaysia Didakwa Gelapkan Dana Haji Rp 3,7 Miliar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:35 WIB

Resmi Menikah, Christian Wilfandio Tetap Fokus Bawa Timnas Mini Soccer Indonesia ke Piala Dunia 2027

Resmi Menikah, Christian Wilfandio Tetap Fokus Bawa Timnas Mini Soccer Indonesia ke Piala Dunia 2027

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:35 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya Jadi Menkeu hingga Periode 2029

Suahasil Gantikan Purbaya Jadi Menkeu hingga Periode 2029

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 17:34 WIB

Dompet Aman, Perut Kenyang! Bayar Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu

Dompet Aman, Perut Kenyang! Bayar Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu

Bri | Senin, 14 September 2026 | 17:33 WIB

×