Dilarang Nontov TV Picu Napi Serang Sipir hingga Bakar Lapas Abepura

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 30 Agustus 2019 | 17:20 WIB
Dilarang Nontov TV Picu Napi Serang Sipir hingga Bakar Lapas Abepura
Warga menyaksikan bangunan yang terbakar saat berlangsungnya aksi unjuk rasa di Jayapura, Papua, Kamis (29/8/2019). [Antara Foto/Indrayadi TH/wpa/wsj]

Suara.com - Kabag Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Ade Kusmanto menceritakan kronologi Lapas Klas II A Abepura dibakar hingga empat narapidana melarikan diri. Kisruh yang sempat terjadi itu menyebabkan satu petugas lapas mengalami patah tulang dan empat napi berhasil kabur.

Ade menjelaskan bahwa kejadian itu bermula terjadi pada Kamis, 29 Agustus di mana Kalapas Abepura Kornelles mendapatkan informasi dari aparat keamanan setempat bahwa ada pergerakan massa ke arah Lapas Abepura. Atas adanya informasi itu, Kornelles langsung menginstruksikan kepada petugas lapas untuk menghentikan sementara layanan kunjungan lapas.

Setelahnya, Kornelles beserta jajaran berusaha untuk membuka komunikasi dengan seluruh narapidana yang berjumlah 693 orang. Saat itu, Kornelles meminta seluruh narapidana untuk masuk ke dalam blok masing-masing, namun mereka menolak.

"Narapidana tidak mau dengan alasan ingin menonton TV untuk mengetahui kondisi di luar," ujar Ade melalui keterangannya, Jumat (30/8/2019).

Kondisi lapas masih kondusif saat itu. Namun, keadaan berubah ketika waktu menunjukkan pukul 14.00 WIT. Para warga binaan mulai melemparkan batu ke arah perkantoran lapas. Melihat suasana tidak kondusif, pihak lapas lantas menghubungi Polri - TNI untuk meminta bantuan tambahan keamanan.

Bala bantuan belum tiba, para narapidana mulai berusaha kabur melewati pos atas. Narapidana yang berusaha kabur itu sempat menyerang petugas dan merampas senjata.

Kornellis langsung menginstruksikan kepada petugas yang sedang berjaga untuk menyelamatkan diri dengan cara melompat dari pos atas tersebut dan mengakibatkan salah satu petugas pos atas mengalami patah tulang.

"4 orang narapidana berhasil melarikan diri," ujarnya.

Usai kejadian itu, TNI - Polri akhirnya tiba dan mulai mengamankan warga binaan yang mulai bertindak anarkis. Kondisi pun akhirnya kondusif pada pukul 16.30 WIB setelah TNI - Polri serta petugas lapas melakukan sweeping ke satu per satu blok yang ada untuk mengamankan barang-barang terlarang.

Akibat dari kerusuhan itu, bengkel kerja yang berada di dekat masjid dan blok dalam lapas terbakar karena ulah narapidana. Sumber api diduga dari ban bekas yang dibakar oleh warga binaan.

Ade pun mengatakan bahwa kondisi Lapas Abepura saat ini terbilang kondusif dengan jumlah warga binaan 689 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerindra: Jokowi Sebaiknya Ngantor di Papua, Dia Menang 90 Persen di Sana

Gerindra: Jokowi Sebaiknya Ngantor di Papua, Dia Menang 90 Persen di Sana

News | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 16:42 WIB

Kemenlu: Tak Ada Dasar Minta PBB Ikut Campur Kerusuhan Papua

Kemenlu: Tak Ada Dasar Minta PBB Ikut Campur Kerusuhan Papua

News | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 16:40 WIB

SafeNet: Internet Diputus, Rakyat Papua Sulit Akses Kuliah dan Berobat

SafeNet: Internet Diputus, Rakyat Papua Sulit Akses Kuliah dan Berobat

News | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 16:08 WIB

Jokowi Diminta Kumpulkan Tokoh Adat Papua, Bicara dari Hati ke Hati

Jokowi Diminta Kumpulkan Tokoh Adat Papua, Bicara dari Hati ke Hati

News | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 15:43 WIB

Wiranto Janji Akan Tarik Pasukan TNI dan Polri dari Papua

Wiranto Janji Akan Tarik Pasukan TNI dan Polri dari Papua

News | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 15:35 WIB

Kapolres Jayapura Klaim Aparat Ikut Kena Blokir Internet dan Telepon

Kapolres Jayapura Klaim Aparat Ikut Kena Blokir Internet dan Telepon

News | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 15:26 WIB

Wiranto: TNI ke Papua Bukan untuk Represif dan Tembaki Rakyat

Wiranto: TNI ke Papua Bukan untuk Represif dan Tembaki Rakyat

News | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 15:08 WIB

Di Kantor KSP, Kepala Suku Besar: Presiden Tolong Kumpulkan Orang Papua

Di Kantor KSP, Kepala Suku Besar: Presiden Tolong Kumpulkan Orang Papua

News | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 14:55 WIB

Terkini

Viral Zebra Cross Hilang Disulap Jadi Pac-Man di Tebet, Dinas Bina Marga DKI Buka Suara

Viral Zebra Cross Hilang Disulap Jadi Pac-Man di Tebet, Dinas Bina Marga DKI Buka Suara

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:43 WIB

PBNU Tegas Dukung Iran, Gus Yahya Serukan Perdamaian dan Desak RI Ambil Langkah Diplomatik

PBNU Tegas Dukung Iran, Gus Yahya Serukan Perdamaian dan Desak RI Ambil Langkah Diplomatik

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:32 WIB

Pencurian Ternak Modus Tembak dan Kuliti Sapi Bikin Geger Kupang! Pelaku Aparat Desa hingga ABH

Pencurian Ternak Modus Tembak dan Kuliti Sapi Bikin Geger Kupang! Pelaku Aparat Desa hingga ABH

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:32 WIB

Ada Bazar di Monas, KA Keberangkatan Gambir Bakal Berhenti di Jatinegara

Ada Bazar di Monas, KA Keberangkatan Gambir Bakal Berhenti di Jatinegara

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:24 WIB

BGN Tindak Tegas! SPPG di Nabire Dibekukan Usai Mobil MBG Dipakai Angkut Sampah

BGN Tindak Tegas! SPPG di Nabire Dibekukan Usai Mobil MBG Dipakai Angkut Sampah

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:54 WIB

Arus Balik Tahap 2 Dipantau Ketat! Korlantas Siap Terapkan One Way Nasional Kalikangkung-Cikatama

Arus Balik Tahap 2 Dipantau Ketat! Korlantas Siap Terapkan One Way Nasional Kalikangkung-Cikatama

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:11 WIB

Stasiun Jakarta Masih Diserbu Penumpang Arus Balik, Tembus 52 Ribu Penumpang Hari Ini

Stasiun Jakarta Masih Diserbu Penumpang Arus Balik, Tembus 52 Ribu Penumpang Hari Ini

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:58 WIB

Antisipasi Macet Monas, KAI Alihkan Naik Kereta dari Gambir ke Jatinegara Hari Ini

Antisipasi Macet Monas, KAI Alihkan Naik Kereta dari Gambir ke Jatinegara Hari Ini

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:51 WIB

Tekan BBM Lewat WFH ASN? DPRD Jakarta Peringatkan Risiko ke Layanan Publik

Tekan BBM Lewat WFH ASN? DPRD Jakarta Peringatkan Risiko ke Layanan Publik

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:35 WIB

Hemat BBM, Kemenimipas Terapkan WFH hingga Pangkas Perjalanan Dinas Mulai April 2026

Hemat BBM, Kemenimipas Terapkan WFH hingga Pangkas Perjalanan Dinas Mulai April 2026

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:32 WIB