Terjadi dalam Sebulan, 3 Pembunuhan Ini Dilakukan Orang Terdekat Korban

Reza Gunadha | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Terjadi dalam Sebulan, 3 Pembunuhan Ini Dilakukan Orang Terdekat Korban
Penampakan Aulia Kusuma (35), istri muda pembakar suami dan anak tiri setelah ditetapkan sebagai tersangka. (sukabumiupdate.com).

Tiga kasus pembunuhan yang dilakukan orang terdekat terjadi dalam sebulan terakhir.

Suara.com - Selama satu bulan belakangan, publik digegerkan oleh kasus pembunuhan sadis yang terjadi di berbagai daerah.

Ironisnya, pelaku dari beberapa kasus adalah orang terdekat korban, mulai dari teman dekat hingga saudara sedarah.

Tak ayal, kasus pembunuhan itu santer diperbincangkan, terlebih karena caranya yang begitu sadis.

Berikut SUARA.com merangkum tiga kasus pembunuhan selama sebulan terakhir yang dilakukan orang terdekat korban:

1. Pembunuhan teman dekat di Tegal

Warga Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah digegerkan penemuan mayat dalam karung di rumah kosong pada Jumat (9/8/2019). Kondisi jasad sudah tinggal tulang belulang.

Kasatreskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo mengungkapkan, korban, N (16), hilang selama lima bulan sebelum ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Kelima pelaku sudah ditangkap, yakni prempuan NL (18) dan AI (15) serta laki-laki AM (20), MP (18), dan SA (24).

Pembunuhan terjadi ketika lima pelaku dan korban, yang merupakan teman dekat, berpesta miras. Lalu korban dicekik AM, dibantu empat orang lainnya, dan mayatnya dimasukkan ke dalam karung.

Motif pembunuhan adalah rasa sakit hati dan cemburu. Satu pelaku perempuan mengaku kekasihnya direbut korban, sementara pelaku perempuan lainnya tersinggung dengan perkataan korban.

2. Pembunuhan saudara kandung di Banyumas

Empat mayat yang sudah berbentuk kerangka dan tengkorak ditemukan di rumah Misem (76), warga Desa Pasinggangan, Kecamatan dan Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah pada Minggu (25/8/2019).

Korban merupakan anak dan cucu Misem, yakni anak sulung Misem, Supratno (51); anak kedua Misem, Sugiono (46); anak kelima Misem, Heri (41), dan anak Supratno, Vivin (21).

Sementara pelaku adalah anak Misem yang lain, Minah, dan tiga anak Minah: Sania, Irvan, dan Putra.

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengungkapkan, pembunuhan dilakukan pada 9 Oktober 2014.

Seluruh korban dibunuh dengan cara yang sama, yakni dipukul, dengan besi atau tabung gas 3 kilogram.

Motif pembunuhan didasari dendam dan konflik harta warisan.

3. Pembunuhan suami dan anak tiri di Sukabumi

Seorang wanita di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Aulia Kusuma (35), tega membunuh suaminya, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), dan anak tirinya, M Adi Pradana alias Dana (23).

Pembunuhan yang ia lakukan terungkap setelah mayat kedua korban ditemukan dalam mobil yang hangus di Kecamatan Cidahu, Sukabumi, Minggu (25/8/2019).

Berdasarkan keterangan Kapolda Jawa Barat Irjen Polisi Rudy Sufahriadi, pelaku membunuh korban menggunakan jasa empat pembunuh bayaran.

Setelah korban tewas, Aulia dan keponakannya, KV (25), menjemput jenazah korban dan membakar mobil yang mengangkutnya di Desa Pondokaso Tengah, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

Belakangan, mulai terungkap motif pembunuhan yang digagas oleh Aulia. Selain terlilit utang, ditengarai Aulia berniat menguasai harta sang suami.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS