Komisioner Komnas HAM Sebut Keluarga Gus Dur Bisa Bantu Damaikan Papua

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 31 Agustus 2019 | 14:19 WIB
Komisioner Komnas HAM Sebut Keluarga Gus Dur Bisa Bantu Damaikan Papua
Diskusi bertajuk 'Bagaimana Sebaiknya Mengurus Papua' di kawasan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (31/8/2019). [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Beka Ulung Hapsara menilai keluarga Presiden Keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur bisa melakukan dialog dengan masyarakat Papua untuk meminimalisasikan gejolak yang terjadi di provinsi paling timur Indonesia itu.

Hal itu disampaikan Beka, lantaran sosok Gus Dur masih sangat dihormati oleh masyarakat Papua.

Beka mengatakan Keluarga Gus Dur bisa saja didapuk sebagai mediator antara pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan masyarakat Papua untuk menyelesaikan permasalahan. Sebagaimana diketahui, sosok Gus Dur memiliki kedekatan khusus dengan masyarakat Papua disaat mengemban jabatan sebagai presiden.

"Bisa saja keluarga Gus Dur diajukan sebagai juru runding. Atau kemudian negosiator, menjadi mediator antara pemerintah Jokowi dengan teman-teman di Papua itu bagus juga," kata Beka di kawasan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (31/8/2019).

Beka mengamini sosok Gus Dur yang sangat dihormati masyarakat Papua. Selama menjabat sebagai presiden, Gus Dur terlibat aktif berdialog dengan masyarakat Papua.

Perlakuan Gus Dur, dinilai Beka, justru lenyap pada pemerintahan saat ini yang lebih mementingkan pendekatan linier. Ketika melihat ada daerah di Papua yang terisolir, pemerintah langsung membangun infrastruktur. Menurut Beka hal itu belumlah cukup, apabila belum ada komunikasi yang mendalam.

"Tetapi ada pendekatan budaya. Dialog yang membebaskan itu menjadi penting," ujarnya.

Dengan demikian Beka menyimpulkan bahwa sosok Gus Dur hingga saat ini masih dihormati oleh masyarakat Papua karena mampu berkomunikasi dengan baik.

"Jangan seperti sekarang ini ada kerusuhan polisi dikirim. Tetapi tidak pernah mengirim siapa melakukan dialog dengan kepala suku. Nah itu saya kira penting," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komnas HAM: Komitmen Pemerintah Rendah, Penuntasan Kasus HAM Terhambat

Komnas HAM: Komitmen Pemerintah Rendah, Penuntasan Kasus HAM Terhambat

News | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 13:45 WIB

Redam Kerusuhan, Moeldoko: Jokowi akan Temui Tokoh Papua

Redam Kerusuhan, Moeldoko: Jokowi akan Temui Tokoh Papua

News | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 13:38 WIB

Mahfud MD: Tidak Boleh Ada Referendum di Papua

Mahfud MD: Tidak Boleh Ada Referendum di Papua

News | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 13:16 WIB

Pengamat LIPI: Diskriminasi Hanya Salah Satu dari 4 Akar Konflik Papua

Pengamat LIPI: Diskriminasi Hanya Salah Satu dari 4 Akar Konflik Papua

News | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 12:33 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×