CEK FAKTA: Benarkah Ada Pria Arab Saudi Tak Sengaja Beli 2 Pesawat Airbus?

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Minggu, 01 September 2019 | 01:29 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Ada Pria Arab Saudi Tak Sengaja Beli 2 Pesawat Airbus?
Ilustrasi pesawat Airbus A350. (Pixabay/juergenschultze)

Suara.com - Belum lama ini, beredar sebuah artikel yang menuliskan bahwa seorang pria Arab Saudi secara tak sengaja membeli bukan cuma satu, tapi sekaligus dua pesawat Airbus A350-1000, untuk ulang tahun putranya. Diceritakan bahwa awalnya mencari model pesawat (mainan), pria itu pun disebut lantas sudah membayar lewat kartu kredit hingga akhirnya diberi tahu bahwa pesawat pesanannya siap dikirim.

Kisahnya pun segera viral di jaringan media sosial serta di aplikasi perpesanan. Itu juga terutama karena beberapa media pun kemudian ikut melansir kisahnya. Masalahnya, benarkah kabar atau kisah itu?

Hasil Penelusuran

Penjelasan sekaligus bantahan terhadap kisah yang viral itu nyatanya sudah dirilis oleh laman Cek Fakta AFP pada 28 Agustus 2019. Disebutkan bahwa screenshot berita media online tentang "pria Saudi pembeli pesawat Airbus" itu memang marak beredar dalam beberapa hari lalu, antara lain di Kenya dan India.

Seperti ditulis AFP, di media sosial sebenarnya cukup banyak netizen yang meragukan, dengan menganggap bahwa kejadian itu rasanya tak masuk akal. Sementara sebagian netizen lainnya berkomentar dengan candaan, berharap jika saja mereka juga punya ayah atau keluarga yang sekaya itu.

Diketahui pula, bahwa beberapa media kemudian melansir ulang artikel yang ternyata berasal dari situs bernama Thin Air Today tersebut. Di antaranya adalah situs Middle East Monitor, juga Times Now asal India yang belakangan sudah memuat koreksi terhadap artikel tersebut. Beberapa situs Indonesia, termasuk Suara.com pada 28 Agustus (saat ini sudah dikoreksi -Red), juga sempat memuat terjemahan berita itu dari Middle East Monitor.

Sebagaimana dijelaskan artikel AFP, tulisan yang dimuat Thin Air Today itu nyatanya adalah kisah fiktif belaka, karena situs itu sendiri memasang disclaimer kecil di bagian bawah lamannya yang menyebutkan bahwa "semua konten adalah satire (lucu-lucuan)".

Lebih jauh, tim Cek Fakta AFP mengaku bahkan sudah berkomunikasi melalui Twitter dengan pemilik situs yang menolak menyebutkan identitasnya, di mana dia mengakui bahwa situsnya hanya untuk lucu-lucuan.

"Saya memiliki situs satir berbasis penerbangan, hanya untuk iseng," katanya. "Dan itu (hanya) untuk komunitas penerbangan. Tujuannya bukanlah untuk menyebarkan kabar bohong, tapi untuk bersenang-senang dan (sembari) berpikir," tambahnya.

Penelusuran bahkan dilakukan AFP ke pihak Airbus, yang sekaligus memberi gambaran bahwa proses pembelian pesawat tidaklah mungkin terjadi sesederhana itu, apalagi secara "tak sengaja" oleh seseorang yang kemudian membayar menggunakan kartu kredit.

"Pertama, perlu ada ekspresi ketertarikan (pembelian) oleh maskapai penerbangan atau pemerintah yang mengarah pada digelarnya diskusi soal kebutuhannya. Setelah itu, akan ada proses tender, yang kemudian diikuti dengan negosiasi harga yang bisa melibatkan direksi," jelas Manajer Hubungan Media Airbus, Matthieu Duvelleroy, berbicara kepada AFP.

"Setelah harga disepakati, kontrak akan disiapkan dan kemudian ditandatangani, dan lantas pembayaran pertama dilakukan yang diikuti validasi jadwal pembayaran. Para pihak kemudian akan menyepakati tanggal pengiriman yang terkait dengan proses produksi," kata Duvelleroy, sambil menambahkan bahwa masih banyak tahap lainnya di sepanjang proses itu.

"(Jadi) Anda tak mungkin membeli (pesawat) A350 dengan kartu kredit pribadi. Itu sepertinya kabar bohong (belaka)," pungkasnya.

Kesimpulan

Meski sumber artikel yang banyak dilansir media online Indonesia yaitu situs Middle East Monitor tergolong serius, diketahui bahwa Thin Air Today sebagai sumber aslinya hanyalah situs yang memuat artikel-artikel satire (lucu-lucuan). Lebih jauh, kemungkinan bahwa kisah itu benar pun, telah dibantah pihak Airbus, dengan menyebut bahwa proses membeli pesawat tidak sesederhana yang diceritakan artikel tersebut. Dengan demikian, artikel itu pada dasarnya hanyalah kabar palsu (mis-disinformasi) dalam kategori satire.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Heboh Harga BBM Naik 30 Agustus 2019, Ternyata Hoaks

CEK FAKTA: Heboh Harga BBM Naik 30 Agustus 2019, Ternyata Hoaks

News | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 13:57 WIB

Bikin Haru, Kisah Penerbangan Seorang Ibu dengan Anak Autisme

Bikin Haru, Kisah Penerbangan Seorang Ibu dengan Anak Autisme

Health | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 08:36 WIB

Bikin Warganet Geregetan, Penumpang Ini Lakukan Perawatan Kuku di Pesawat

Bikin Warganet Geregetan, Penumpang Ini Lakukan Perawatan Kuku di Pesawat

News | Kamis, 29 Agustus 2019 | 17:53 WIB

Terkini

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB

DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi

DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:46 WIB

Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti

Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:35 WIB

Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial

Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:29 WIB

Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati

Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:28 WIB

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:05 WIB