JK Minta Mensos Cari Tempat di Daerah Dingin untuk Pengungsi Pencari Suaka

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 04 September 2019 | 18:04 WIB
JK Minta Mensos Cari Tempat di Daerah Dingin untuk Pengungsi Pencari Suaka
Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta kepada Menteri Sosial Agus Gumiwang dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk bisa mencari lokasi yang layak untuk korban pengungsi pencari suaka. JK meyakini pemerintah akan segera menemukan lokasi penampungan dalam waktu dekat.

JK mengatakan dirinya sudah melakukan diskusi bersama Anies beberapa waktu lalu untuk membahas nasib dari para pengungsi pencari suaka tersebut. Selanjutnya JK meminta kepada Menteri Sosial Agus untuk mencarikan lokasi pengungsian yang layak serta bekerja sama dengan United Nations High Commissioner for Refugeest (UNHCR).

"Saya sudah bicara dengan Anies kemarin. Kemudian saya minta menteri sosial untuk mencari fasilitas soal tempat yang lebih manusiawi lebih baik. Kemudian kerja sama dengan UNHCR. Nanti kita akan carikan solusinya," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019).

Mayoritas pengungsi yang kini bermukim sementara di lahan eks Kodim 04/05 Kalideres, Jakarta Barat, kata JK, berasal dari negara dengan iklim cuaca yang dingin. Dengan demikian JK menilai lokasi pengungsian berikutnya ialah lokasi dengan daerah yang dingin.

"Mereka itu umumnya berasal di daerah dingin. Belum tentu kuat tinggal di daerah panas. Afganistan, Iran. Pemerintah akan cari solusi yang baik 1-2 hari ini," tandasnya.

Sejumlah pencari suaka menunggu keputusan tempat tinggal dari UNHCR di Tempat Penampungan Sementara, Kalideres, Jakarta, Selasa (3/9). [Suara.com/Arya Manggala]
Sejumlah pencari suaka menunggu keputusan tempat tinggal dari UNHCR di Tempat Penampungan Sementara, Kalideres, Jakarta, Selasa (3/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Sebelumnya Anies Baswedan menyebut kalau pemerintah pusat sedang mencari lokasi baru untuk tempat tinggal sementara para pengungsi pencari suaka. Hal itu disampaikannya lantaran pihaknya telah memutuskan untuk memberikan bantuan berupa makanan dan kesehatan sejak 31 Agustus lalu.

"Tadi pagi pun saya koordinasi dengan pemerintah pusat, mereka juga sedang mencari tempat baru. Kita tunggu," kata Anies di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2019) pagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Pencari Suaka Masih Bertahan di Gedung Bekas Kodim

Ratusan Pencari Suaka Masih Bertahan di Gedung Bekas Kodim

Foto | Selasa, 03 September 2019 | 15:00 WIB

Pencari Suaka Ricuh karena Berebut Makanan di Pengungsian Jakarta

Pencari Suaka Ricuh karena Berebut Makanan di Pengungsian Jakarta

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 13:21 WIB

Ketua DPRD Desak UNHCR Pulangkan Pencari Suaka

Ketua DPRD Desak UNHCR Pulangkan Pencari Suaka

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 00:00 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB