Cerita Anies Dipanggil Habibie Karena Reklamasi

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 12 September 2019 | 22:44 WIB
Cerita Anies Dipanggil Habibie Karena Reklamasi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku memiliki kedekatan dengan almarhum Presiden ketiga RI BJ Habibie yang baru dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan hari ini, Kamis (12/9/2019).

Ia menyebut pernah dipanggil Habibie karena masalah reklamasi.

Pemanggilan itu, kata Anies, merupakan salah satu permintaan Habibie untuk bertemu mantan mendikbud itu. Dalam pertemuan soal reklamasi, Habibie disebutnya memperingati Anies soal penolakan terhadap proyek reklamasi teluk Jakarta.

"Misalnya kemarin waktu ramai reklamasi, saya dipanggil oleh Pak Habibie. ‘Anies yang dihadapi itu besar loh, Nies. Kamu hati-hati, ini raksasa loh'," kata Anies menirukan ucapan Habibie kepadanya di Balai Kota, Kamis (12/9/2019).

Anies mengatakan Habibie khawatir akan terjadi sesuatu dalam menangani kasus reklamasi. Anies mengaku sudah dianggap seperti anak sendiri oleh mantan menristek itu.

"Katanya, kamu hati-hati. Jadi beliau mengatakan itu sebagai ayah. ‘Saya ini ayahmu. Kamu anak ayah, hati-hati'," jelasnya.

Anies menganggap Habibie merupakan sosok negarawan sejati. Lantaran, Habibie kerap memberikan solusi bagi permasalahan bangsa tanpa harus muncul di hadapan publik.

"Jadi poin saya adalah beliau itu peduli, beliau itu tidak diam. Tapi tidak muncul di publik. Tidak ada pernyataan," ujarnya.

Upacara pemakaman Habibie dilakukan secara militer. Presiden RI, Joko Widodo menjadi inspektur upacara pemakaman tersebut.

baca juga

Para menteri kabinet beserta Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla mendampingi Jokowi selama menjadi inspektur. Pemakaman dimulai sekitar pukul 13.35 WIB.

Sebelumnya, Presiden Ketiga RI, BJ Habibie telah menghembuskan nafas terakhirnya di usia ke 83. Habibie wafat di ruang CICU, Paviliun Kartika RSPAD Jakarta Pusat.

Menurut Putra Kedua Habibie, Thareq Kemal Habibie, ayahnya meninggal pukul 18.05 WIB. Ia menyebut penyebabnya adalah faktor usia.

"Saya harus menyampaikan ini, bahwa Ayah saya, Presiden Ketiga RI, BJ Habibie meninggal dunia pukul 18.05 WIB," ujar Thareq di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Keluarga Cendana Datang Melayat dan Tahlilan Sejak Habibie Wafat

Tak Ada Keluarga Cendana Datang Melayat dan Tahlilan Sejak Habibie Wafat

News | Kamis, 12 September 2019 | 22:35 WIB

Sespri Ungkap Kedekatan BJ Habibie dan Xanana Presiden Pertama Timor Leste

Sespri Ungkap Kedekatan BJ Habibie dan Xanana Presiden Pertama Timor Leste

News | Kamis, 12 September 2019 | 22:24 WIB

Tutup Usia, Habibie Lepaskan Selendang Putih Ainun

Tutup Usia, Habibie Lepaskan Selendang Putih Ainun

News | Kamis, 12 September 2019 | 22:07 WIB

Cerita Ganjar Tiba-tiba Disemangati Habibie: Sangat Berkesan

Cerita Ganjar Tiba-tiba Disemangati Habibie: Sangat Berkesan

News | Kamis, 12 September 2019 | 22:00 WIB

Terkini

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

×