Gara-gara Tak Rajin Belajar, Ibu Tega Aniaya Putranya sampai Tewas

Reza Gunadha | Novita Shinta
Gara-gara Tak Rajin Belajar, Ibu Tega Aniaya Putranya sampai Tewas
Ilustrasi

Hu berulang kali memukul kepala putranya itu, jika tidak melakukan pekerjaan rumahnya.

Suara.com - Seorang ibu dari kota Xianyang, Provinsi Shaanxi, Cina, tega menganganiaya putranya hingga berujung pada kematian.

Dikutip dari China Press, sang ibu bernama Hu, dijatuhi hukuman kurungan penjara selama 3 tahun.

Hukuman itu dijatuhkan setelah ia mengakui memukuli putranya hingga menderita cedera parah pada bagian kepala, sehingga menyebabkannya muntah dan meninggal dunia.

Diketahui sejak Januari tahun ini, Hu telah memberikan pendidikan homeschooling pada putranya. 

Baca Juga: Korban Penganiayaan Cabut Laporan Bukan karena Kriss Hatta Minta Maaf

Namun, selama menjalani sekolah privat itu, putranya dirasa tidak cukup berkonsentrasi saat belajar.

Maka dari itu, Hu berulang kali memukul kepala putranya itu, terutama jika tidak mengerjakan pekerjaan rumah.

Selanjutnya, pada suatu pagi, Hu terkejut menemukan putranya muntah sejadi-jadinya. Ia kemudian membawa anak tersebut tersebut ke rumah sakit, namun sudah terlambat.

Bocah malang itu sudah meninggal terkulai lemas. Anak tersebut telah menelan muntahannya sendiri dan menyebabkan penyumbatan pada pernafasan.

Ketika polisi menyelidiki insiden ini, mereka mengkonfirmasi anak tersebut benar putra biologis Hu.

Baca Juga: Kasus Penganiayaan Tersangka Kriss Hatta, Polisi Periksa 5 Saksi

Namun, pihak berwenang tidak dapat segera menahan Hu karena saat itu ia sedang mengandung.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS