Temui Moeldoko, DPRD Papua Sampaikan Surat Khusus untuk Jokowi

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 24 September 2019 | 13:02 WIB
Temui Moeldoko, DPRD Papua Sampaikan Surat Khusus untuk Jokowi
Ketua DPRD Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Ferdinando Solossa menyampaikan surat untuk Presiden Jokowi kepada Kepala KSP Moeldoko, Selasa (24/9/2019). (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Perwakilan DPRD Papua dan Papua Barat menemui Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko untuk menyampaikan sejumlah aspirasinya terkait kondisi yang terjadi di daerahnya. Aspirasi yang dibubuhkan dalam sebuah surat itu disampaikan ke Moeldoko dengan harapan dapat disampai ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Ferdinando Solossa mengatakan, bahwa pesan yang dibawanya dari timur Indonesia merupakan masukan dari masyarakat Papua. Harapannya masalah Papua terselesaikan dengan baik.

"Persoalan ini, harapan kami masalah di Papua bisa diselesaikan secara bertahap, dengan baik, sehingga pemerintahan dan pembangunan di sana bisa berjalan baik," kata Fernando di Kantor Staf Kepresidenan, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019).

"Berdasarkan UU kami adalah representasi rakyat sehingga tidak salah kalau kami difasilitasi secara langsung menyerahkan persoalan ini ke presiden," sambungnya.

Fernando kemudian membacakan poin dari surat yang telah dirumuskan dari semalam. Salah satu poin yang ia bacakan ialah bahwa forum pimpinan DPRD meminta pemerintah untuk membuka dialog antara pemerintah pusat dan tokoh papua khususnya yang dipandang memiliki ideologi yang konfrontatif atau berseberangan seperti United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB).

Namun belum selesai Fernando membacakan suratnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyampaikan bahwa sebaiknya suratnya langsung dibawa Moeldoko. Bersamaan dengan itu, Moeldoko mesti menemui Presiden Jokowi.

Setelahnya, Moeldoko berkesempatan untuk menyampaikan rasa keprihatinannya dengan korban jiwa dari peristiwa kerusuhan di Wamena, Papua beberapa waktu lalu. Menurutnya penting bagi suatu daerah untuk tetap bisa menjaga kestabilan daerahnya.

Lebih lanjut Moeldoko mengungkapkan bahwa pihaknya selalu terbuka dengan siapapun termasuk dari Papua untuk melakukan dialog.

"Saya mendampingi bapak presiden, kita komunikasi, saya membuka diri sepenuhnya. pintu kami terbuka, sepenuhnya, karena semua persoalan bisa diselesaikan dengam sebaik-baiknya," kata Moeldoko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Dibakar Massa, Satu Keluarga di Wamena Tewas Terpanggang

Rumah Dibakar Massa, Satu Keluarga di Wamena Tewas Terpanggang

News | Selasa, 24 September 2019 | 12:40 WIB

Depan Perwakilan Papua, Moeldoko: Daerah Tidak Stabil Sulit untuk Membangun

Depan Perwakilan Papua, Moeldoko: Daerah Tidak Stabil Sulit untuk Membangun

News | Selasa, 24 September 2019 | 12:18 WIB

Akses Internet Dibatasi, Pelanggan Telkomsel Masih Bisa SMS dan Telepon

Akses Internet Dibatasi, Pelanggan Telkomsel Masih Bisa SMS dan Telepon

Tekno | Selasa, 24 September 2019 | 11:55 WIB

Korban Tewas Kerusuhan di Wamena Bertambah Jadi 22 Orang, Satu Kritis

Korban Tewas Kerusuhan di Wamena Bertambah Jadi 22 Orang, Satu Kritis

News | Selasa, 24 September 2019 | 11:10 WIB

Rusuh di Waena Papua, 733 Mahasiswa Ditangkap Polisi

Rusuh di Waena Papua, 733 Mahasiswa Ditangkap Polisi

News | Selasa, 24 September 2019 | 10:21 WIB

Media Asing Soroti 20 Korban Tewas Kerusuhan di Papua

Media Asing Soroti 20 Korban Tewas Kerusuhan di Papua

News | Selasa, 24 September 2019 | 11:10 WIB

Terkini

KPK Bantah Minta CCTV Rumah Ono Surono Dimatikan Saat Penggeledahan

KPK Bantah Minta CCTV Rumah Ono Surono Dimatikan Saat Penggeledahan

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:14 WIB

Rismon Bandingkan Diri dengan Einstein: 'Ilmuwan Saja Bisa Revisi, Kenapa Saya Dicap Pembelot?'

Rismon Bandingkan Diri dengan Einstein: 'Ilmuwan Saja Bisa Revisi, Kenapa Saya Dicap Pembelot?'

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:12 WIB

Update Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: 17 Orang Luka-luka, Satu Kritis dengan Luka Bakar Serius

Update Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: 17 Orang Luka-luka, Satu Kritis dengan Luka Bakar Serius

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:12 WIB

BMKG Catat 93 Aktivitas Gempa Susulan di Sulut-Malut, Skala M 2,8 hingga 5,8

BMKG Catat 93 Aktivitas Gempa Susulan di Sulut-Malut, Skala M 2,8 hingga 5,8

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:02 WIB

Kasus Pelecehan Syekh AM: Komisi III DPR Gelar Rapat Tertutup, Khawatir Pelaku Kabur ke Mesir

Kasus Pelecehan Syekh AM: Komisi III DPR Gelar Rapat Tertutup, Khawatir Pelaku Kabur ke Mesir

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:59 WIB

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Kepala BNPB Langsung Terbang ke Sulawesi Utara Siang Ini

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Kepala BNPB Langsung Terbang ke Sulawesi Utara Siang Ini

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:55 WIB

BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir untuk Bersihkan Air dari Logam Berat

BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir untuk Bersihkan Air dari Logam Berat

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:50 WIB

Jadi Kurir Sabu 1 Kg di Pasar Senen, Pria di Jakpus Terancam Penjara Usai Diupah Rp20 Juta

Jadi Kurir Sabu 1 Kg di Pasar Senen, Pria di Jakpus Terancam Penjara Usai Diupah Rp20 Juta

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:48 WIB

Presiden Iran Sebut Amerika Serikat Ciptakan Musuh Palsu Demi Kendali Pasar Strategis Global

Presiden Iran Sebut Amerika Serikat Ciptakan Musuh Palsu Demi Kendali Pasar Strategis Global

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:46 WIB

Bumerang Perangi Iran: Israel Terancam Kehilangan Miliaran Dolar Akibat Manuver Turki

Bumerang Perangi Iran: Israel Terancam Kehilangan Miliaran Dolar Akibat Manuver Turki

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:41 WIB