Ratusan Anak STM Ditangkap saat Mau Demo ke Jakarta

Pebriansyah Ariefana
Ratusan Anak STM Ditangkap saat Mau Demo ke Jakarta
Demo anak STM. (Suara.com/Arry)

Pelajar tersebut berasal dari dari SMKN 1 Cilaku, SMK AMS, SMK Ar-Rahmah, SMK PGRI 3 dan SMK Bela Nusantara.

Suara.com - Polres Cianjur, Jawa Barat menangkap ratusan anak STM dari beberapa SMK di Cianjur. Mereka akan berangkat ke Jakarta untuk bergabung dengan pelajar dari daerah lain guna mendukung aksi unjuk rasa mahasiswa.

Pelajar tersebut berasal dari dari SMKN 1 Cilaku, SMK AMS, SMK Ar-Rahmah, SMK PGRI 3 dan SMK Bela Nusantara. Mereka diamankan saat berkumpul di Jalan Perintis Kemerdekaan-Jebrod, Cianjur.

"Rencananya mereka akan melanjutkan perjalanan ke pusat Kota Cianjur untuk menyatakan kesepakatan sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta," kata Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto di Cianjur, Kamis (26/9/2019).

Polisi mengamankan pelajar tersebut setelah mendapatkan informasi dari warga bahwa ada ratusan pelajar yang sedang berkumpul dan akan berangkat ke Jakarta. Setelah didata, para pelajar akan dibina di Polres Cianjur sebelum diserahkan kembali ke pihak sekolah dan orang tuanya masing-masing.

Baca Juga: Dua Terdakwa Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Dituntut Hukuman 6 tahun 8 Bulan Penjara

"Pihak sekolah, orang tua dan instansi terkait akan kami panggil," katanya.

Obay Koswara (19) siswa Kelas III SMK AMS,mengatakan setelah sepakat menyatakan damai dengan siswa SMK lain, mereka berencana berangkat ke Jakarta untuk mendukung mahasiswa yang menggelar unjuk rasa menolak penetapan RUU.

"Rencananya dari beberapa sekolah bersatu berangkat hari ini ke Jakarta, titik kumpul awal di bundaran Pasirhayam. Sekalian bermusyawarah untuk menyatakan berdamai setiap sekolah," katanya.

Untuk berangkat ke Jakarta, mereka akan naik bus atau menumpang kendaraan bak terbuka sampai Bogor. Selanjutnya mereka melanjutkan perjalanan ke Jakarta dengan naik kereta api.

Namun para pelajar itu mengaku tidak mengetahui pasti apa isu yang akan diperjuangkan saat berada di Jakarta. "Tujuan kami hanya ingin Indonesia damai, tidak ramai seperti sekarang," katanya.

Baca Juga: Ambon Fanda, 'Pejuang' Keadilan Tragedi Kanjuruhan Dapatkan Simpati Netizen

Handi (17) siswa dari SMK Bela Nusantara mengatakan bergabung dengan siswa dari SMK lain setelah mendapat kabar berkumpulnya siswa SMK di Cianjur untuk menyatakan berdamai dari temannya.