Menristek Ancam Beri Sanksi Kampus, Politikus Demokrat: Mbok yang Adem Pak

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Kamis, 26 September 2019 | 19:50 WIB
Menristek Ancam Beri Sanksi Kampus, Politikus Demokrat: Mbok yang Adem Pak
Menristekdikti Muhadjir Effendy. [Suara.com/Adam Iyasa]

Suara.com - Politikus Partai Demokrat Jansen Sitindaon menanggapi kebijakan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan (Menristekdikti) Mohamad Nasir terkait saksi bagi kampus yang mengizinkan mahasiswanya berdemonstrasi belakangan ini.

Ia menganggap kebijakan tersebut justru memperkeruh suasana yang tengah memanas. Tanggapan tersebut disampaikan melalui jejaring sosial pribadi miliknya.

Menurut Jansen Sitindaon, semestinya Menristekdikti memberikan pernyataan yang menyejukkan bukannya mengancam. Pasalnya, hal itu justru memicu provokasi baru.

"Di situasi begini buat pernyataan itu yang adem pak Menteri. Bukan tambah panas dan bernada mengancam begini. Orang bukan takut, malah balik melawan. Jangan nanti ada pikiran: harusnya demo ini diarahkan ke eksekutif aja sekalian, bukan ke DPR! Instrospeksilah," tulis @jansen_jsp, Kamis (26/9/2019).

Sebelumnya diberitakan, Mohammad Nasir menemui Presiden Jokowi terkait aksi demonstrasi mahasiswa yang berakhir rusuh di depan Gedung DPR, Selasa (24/9/2019) lalu.

Menurut Nasir, penyampaian kritik oleh mahasiswa dapat dilakukan tanpa tindakan anarkis dan jangan sampai menimbulkan gangguan ketertiban. Dia mengatakan pemerintah pun terbuka dalam menerima kritikan dan usulan yang konstruktif.

"Iya mengajak mahasiswa untuk dialog dengan baik. Tidak melakukan turun ke jalan, tapi kembali ke kampus masing-masing," kata Nasir ditemui di halaman Istana Negara Jakarta pada Kamis.

Menristekdikti lantas mengatakan akan memberi saksi kepada kampus yang mengizinkan mahasiswanya berdemo. Saksi itu juga akan dikenakan kepada rektor dan dosen.

Selain itu, ia juga menjelaskan hukum pidana juga bisa diterapkan jika unjuk rasa tersebut merusak fasilitas umum maupun merugikan negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Dituduh Polisi, Anies Sebut Tenaga Medis Rentan Kena Fitnah

Sempat Dituduh Polisi, Anies Sebut Tenaga Medis Rentan Kena Fitnah

News | Kamis, 26 September 2019 | 16:56 WIB

Wacana Menristek Pakai Rektor Asing, Menkeu: Tak Masalah, Asal Terbuka

Wacana Menristek Pakai Rektor Asing, Menkeu: Tak Masalah, Asal Terbuka

Jawa Tengah | Selasa, 23 Juli 2019 | 18:06 WIB

Menristek Sebut Kampus Mulai Menyisir Mahasiswa dan Dosen Radikal

Menristek Sebut Kampus Mulai Menyisir Mahasiswa dan Dosen Radikal

News | Jum'at, 29 Juni 2018 | 07:15 WIB

Menristek Bolehkan Polisi Bersenjata Lengkap Masuk Kampus

Menristek Bolehkan Polisi Bersenjata Lengkap Masuk Kampus

News | Senin, 04 Juni 2018 | 12:15 WIB

Terkini

Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan

Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:32 WIB

Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya

Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:05 WIB

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:02 WIB

Sisi Lain May Day 2026: Massa Gelar Pertandingan Bola Plastik di Depan Gedung DPR

Sisi Lain May Day 2026: Massa Gelar Pertandingan Bola Plastik di Depan Gedung DPR

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:02 WIB

Kuliah Umum di USU, Wamendagri Tekankan Pentingnya Ideologi & Strategi dalam Kepemimpinan Daerah

Kuliah Umum di USU, Wamendagri Tekankan Pentingnya Ideologi & Strategi dalam Kepemimpinan Daerah

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:59 WIB

Kasbi Ungkap Ada Intimidasi dan Doxing Usai Sampaikan Seruan Aksi May Day

Kasbi Ungkap Ada Intimidasi dan Doxing Usai Sampaikan Seruan Aksi May Day

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:43 WIB

Nyawa di Ujung Rel: 1.089 Perlintasan Liar Masih Mengintai Keselamatan Publik

Nyawa di Ujung Rel: 1.089 Perlintasan Liar Masih Mengintai Keselamatan Publik

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:36 WIB

Tak Mau Ikut May Day Fiesta, KASBI Desak DPR Buat Kebijakan Pro Buruh

Tak Mau Ikut May Day Fiesta, KASBI Desak DPR Buat Kebijakan Pro Buruh

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:27 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Menyala, Keputusan Trump di Selat Hormuz Makin Perburuk Kondisi

Harga Minyak Dunia Terus Menyala, Keputusan Trump di Selat Hormuz Makin Perburuk Kondisi

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:15 WIB

Kado Pahit Jelang May Day, Perusahaan Global Commscope Diseret ke Meja Hijau PN Jakpus Soal PHK

Kado Pahit Jelang May Day, Perusahaan Global Commscope Diseret ke Meja Hijau PN Jakpus Soal PHK

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:35 WIB