Ganjaran 20 Tahun Penjara Bagi Guru Pelaku Sodomi 20 Siswa di Sumbar

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 03 Oktober 2019 | 14:39 WIB
Ganjaran 20 Tahun Penjara Bagi Guru Pelaku Sodomi 20 Siswa di Sumbar
Ilustrasi pengadilan. (shutterstock)

Suara.com - Majelis hakim Pengadilan Negeri Payakumbuh, Sumatera Barat menjatuhkan vonis 20 tahun penjara kepada YT (28), oknum guru asal Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota dalam sidang putusan yang dibacakan pada Rabu (2/10/2019).

Majelis hakim memutuskan YT terbukti bersalah mencabuli dengan cara menyodomi 12 muridnya sejak tahun 2017 hingga terungkap pada Maret 2019 lalu.

Sidang yang dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Payakumbuh, Indah Wastukencana ini menjatuhkan vonis lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut 15 tahun penjara.

Tingginya vonis dibandingkan JPU, dikarenakan tidak ada hal yang meringankan YT selama persidangan. Ditambah lagi, pencabulan yang dilakukan YT terhadap para korban di bawah tekanan dan status YT sebagai seorang guru agama.

Menanggapi putusan hakim tersebut, YT yang didampingi oleh penasehat hukumnya, Nuril hidayati SH menyatakan pikir-pikir.

“Kami belum bisa menanggapi putusan hakim sekarang. Untuk saat ini kami pikir-pikir dahulu,” ucap Nuril dilansir dari Covesia.com (jaringan Suara.com), Kamis (3/10/2019).

Sebelumnya, aksi yang dilakukan YT sempat menghebohkan warga Kabupaten Limapuluh Kota. Guru SD ini hampir saja diamuk massa setelah ketahuan mencabuli belasan siswanya. Bahkan korban YT juga sudah ada yang duduk di bangku SMP dan SMA.

Terungkap kelakuan cabul YT ini bermula dari candaan korban yang masih SD dengan temannya yang tengah asyik bermain di salah satu tempat PS atau play station.

Dalam candaan tersebut, para korban saling menertawakan teman-temannya yang pernah disodomi oleh YT. Penjaga PS yang mendengar candaan tersebut pun memanggil salah seorang korban dan menanya serius perihal candaan tersebut. Dengan polos, korban pun menjawab seluruh pertanyaan penjaga PS itu dengan jujur.

Mendapati informasi tersebut, penjaga PS langsung memberitahu orang tua para korban. Kemudian informasi ini berkembang dengan cepat ke telinga masyarakat.

Sampai pada akhirnya, rumah YT yang juga berada di lingkungan sekolah tempatnya mengajar dikepung oleh warga yang marah. Beruntung informasi pengepungan ini cepat didengar oleh aparat kepolisian dan berhasil mengamankan YT dari amukan warga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iming-iming Nilai Bagus, Guru SMP di Jambi Cabuli 23 Siswa Selama 7 Tahun

Iming-iming Nilai Bagus, Guru SMP di Jambi Cabuli 23 Siswa Selama 7 Tahun

News | Rabu, 18 September 2019 | 14:25 WIB

Keji, 10 Siswi Dicabuli Pak Guru saat Kemah Pramuka

Keji, 10 Siswi Dicabuli Pak Guru saat Kemah Pramuka

Jogja | Rabu, 11 September 2019 | 14:00 WIB

Bongkar Makam Bocah di Bogor, Polisi Ungkap Kasus Sodomi

Bongkar Makam Bocah di Bogor, Polisi Ungkap Kasus Sodomi

News | Senin, 09 September 2019 | 16:29 WIB

Siswa SMP Disodomi Residivis Setelah Cuci Daging Ayam di Kali

Siswa SMP Disodomi Residivis Setelah Cuci Daging Ayam di Kali

Jatim | Kamis, 25 Juli 2019 | 22:25 WIB

Disoal KPAI, Yasonna Sebut Grasi Jokowi ke Predator Anak Alasan Kemanusiaan

Disoal KPAI, Yasonna Sebut Grasi Jokowi ke Predator Anak Alasan Kemanusiaan

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 17:08 WIB

Warga Limapuluh Kota Digemparkan Temuan Ratusan Kilogram Ganja Tak Bertuan

Warga Limapuluh Kota Digemparkan Temuan Ratusan Kilogram Ganja Tak Bertuan

News | Kamis, 11 Juli 2019 | 19:36 WIB

Saat Korban Berzikir, Oknum Guru Ini Lakukan Aksi Cabulnya

Saat Korban Berzikir, Oknum Guru Ini Lakukan Aksi Cabulnya

Jatim | Jum'at, 05 Juli 2019 | 19:35 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB