Bunuh 20 Perempuan untuk Makanan Anjing, Dua Sejoli Dipenjara 654 Tahun

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Sabtu, 05 Oktober 2019 | 13:18 WIB
Bunuh 20 Perempuan untuk Makanan Anjing, Dua Sejoli Dipenjara 654 Tahun
Ilustrasi pembunuhan. [Berita Jatim]

Suara.com - Juan Carlos Hernandez, 38 tahun, dan pacar Patricia Martinez Bernal, 44 tahun, merupakan pembunuh berantai asal Meksiko. Mereka dijuluki "Monster Ecatepec".

Pasangan pembunuh berantai yang telah membunuh 20 perempuan ini dijatuhi hukuman penjara total selama 654 tahun.

Hernandez dan Bernal dinilai bertanggungjawab atas kematian seorang wanita yang tidak disebutkan namanya. Pembunuhan itu terjadi pada Maret 2018 di kota Ecatepec, Meksiko.

Mereka berdua ditangkap pada Oktober tahun lalu. Saat itu, Hernandez dan Bernal sedang mendorong kereta bayi yang penuh sisa-sisa tubuh manusia.

Polisi menemukan bukti lain saat menggeledah rumah pasangan pembunuh berantai ini. Petugas menemukan sisa-sisa tubuh beberapa korban perempuan lainnya.

Hernandez sebelumnya mengaku telah membunuh 20 wanita saat diinterogasi polisi, demikian menurut media setempat.

Polisi berhasil mengungkap bagaimana pasangan ini melakukan tindakan kejinya. Bernal bertanggung jawab untuk mendekati para korban.

Wanita sadis ini mengincar wanita muda. Dia meyakinkan korbannya untuk pergi ke rumah dengan alasan menjual beberapa produk seperti keju, pakaian atau parfum.

Begitu para korban ke rumahnya, mereka dibunuh dan dimutilasi oleh "monster" itu.

Video saat Hernandez diperiksa oleh dokter di tahanan polisi beredar. Dalam video itu, si pembunuh berantai berkata, "Saya lebih suka anjing-anjing kecil saya makan daging dari semua wanita itu daripada mereka (para wanita) terus menghirup oksigen saya."

"Aku lebih senang seribu kali lebih banyak jika wanita itu untuk anjing kecilku atau untuk tikus yang berjalan di sekitar mereka," imbuhnya.

Hernandez mengaku memberikan organ tubuh korbannya kepada anjing peliharaan.

Hernandez dan pacarnya dinyatakan bersalah karena menyembunyikan mayat Nancy Noemi Huitron, 28, yang menghilang pada September 2018 bersama dengan putrinya yang berusia dua bulan.

Hernandez dan Bernal diyakini telah menjual bayi milik Nancy kepada pasangan yang tidak bisa memiliki anak seharga £ 600 atau Rp 10 juta.

Orang tua Nancy, Maria Eugenia Solorio, mengatakan kepada wartawan bahwa sikap Hernandez dan Bernal di pengadilan "seperti tidak ada yang terjadi, mereka tidak menyesal sama sekali".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sidang Perdana Kasus Mutilasi di Banyumas, Deni Dituntut Pasal Berlapis

Sidang Perdana Kasus Mutilasi di Banyumas, Deni Dituntut Pasal Berlapis

Jawa Tengah | Selasa, 01 Oktober 2019 | 16:45 WIB

Mutilasi Pacar, Tentara Prada Deri Divonis Penjara Seumur Hidup

Mutilasi Pacar, Tentara Prada Deri Divonis Penjara Seumur Hidup

News | Kamis, 26 September 2019 | 14:24 WIB

Pantai di Meksiko Seketika Tenggelam, Apa Penyebabnya?

Pantai di Meksiko Seketika Tenggelam, Apa Penyebabnya?

Lifestyle | Selasa, 24 September 2019 | 07:45 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB