Prabowo dan Jokowi Mesra, PKS: Semoga Gerindra Dapat Bersama dalam Oposisi

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Sabtu, 12 Oktober 2019 | 20:02 WIB
Prabowo dan Jokowi Mesra, PKS: Semoga Gerindra Dapat Bersama dalam Oposisi
Tangkapan layar akun Instagram @mardanialisera. [Instagram]

Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ikhlas apabila Partai Gerindra memutuskan untuk bergabung ke dalam jajaran partai koalisi pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin.

Meski begitu, PKS masih mendoakan kalau Gerindra bisa tetap teguh menjadi partai oposisi.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyambut baik dengan pertemuan-pertemuan yang dilakukan oleh para elit termasuk pertemuan Jokowi dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Istana Negara, Jumat (11/10/2019).

Melihat mesranya Jokowi dan Prabowo, Mardani mengatakan bahwa PKS tetap akan bersahabat dengan semua partai politik termasuk dengan Gerindra, partai yang pernah berkoalisi bersama melawan Jokowi di Pemilihan Presiden 2019.

"Pertemuan antar-elite positif. Menunjukkan kerukunan dan kesejukan, termasuk pertemuan Pak Prabowo dengan Pak Jokowi," kata Mardani melalui akun Instagramnya @mardanialisera pada Sabtu (12/10/2019).

"Kalau pun Gerindra akan bergabung ke pemerintahan Jokowi-Maruf Amin, sebagai rekan koalisi di Pilpres 2019 lalu, PKS tetap akan bersahabat dengan Gerindra dan partai lainnya untuk memajukan negeri," sambungnya.

Untuk PKS sendiri, Mardani mengatakan sikap yang tidak akan berubah yakni tetap menjadi partai oposisi. Mardani menjelaskan partai oposisi tetap diperlukan dalam jalannya pemerintahan untuk mewujudkan demokrasi.

"PKS insyaAllah tetap istikamah bersama rakyat sebagai oposisi pemerintah untuk lima tahun mendatang. Oposisi juga mulia dan diperlukan untuk demokrasi yang sehat dan seimbang," ujarnya.

Meskipun teman koalisinya saat Pilpres 2019 mulai merapat ke barisan partai koalisi pemerintahan, namun PKS tetap mendoakan kalau Gerindra bisa kembali ke jalur sebelumnya yakni sebagai partai politik oposisi.

"Karena itu tetap berdoa semoga Gerindra dapat bersama dalam oposisi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Pro Kontra, Ketua DPP Gerindra Pastikan Kader Dukung Langkah Prabowo

Ada Pro Kontra, Ketua DPP Gerindra Pastikan Kader Dukung Langkah Prabowo

News | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 18:05 WIB

Gerindra Sebut Jokowi dan Prabowo Memiliki Kesamaan dalam Pandangan

Gerindra Sebut Jokowi dan Prabowo Memiliki Kesamaan dalam Pandangan

News | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 15:56 WIB

Gerindra Dekati Jokowi, Nasdem Khawatir Picu Munculnya Parlemen Jalanan

Gerindra Dekati Jokowi, Nasdem Khawatir Picu Munculnya Parlemen Jalanan

News | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 14:50 WIB

Isi Kursi Menteri Jokowi, Kans Gerindra Disebut Lebih Besar dari Demokrat

Isi Kursi Menteri Jokowi, Kans Gerindra Disebut Lebih Besar dari Demokrat

News | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 14:20 WIB

Terkini

Tahan Kenaikan Ongkos Haji, Pemerintah Rogoh Kocek Negara Rp1,77 Triliun

Tahan Kenaikan Ongkos Haji, Pemerintah Rogoh Kocek Negara Rp1,77 Triliun

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:48 WIB

Bukan Cuma AI, Petugas Dishub Jaksel Diduga Curangi Laporan JAKI Pakai Modus 'Timestamp'

Bukan Cuma AI, Petugas Dishub Jaksel Diduga Curangi Laporan JAKI Pakai Modus 'Timestamp'

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:44 WIB

Kuasa Hukum Ungkap Kunjungan Gibran Saat Jenguk Andrie Yunus: Mendadak dan Tak Ada Komunikasi

Kuasa Hukum Ungkap Kunjungan Gibran Saat Jenguk Andrie Yunus: Mendadak dan Tak Ada Komunikasi

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:01 WIB

Oposisi Israel Ngamuk! Sebut Netanyahu Gagal Total Usai Sepakati Gencatan Senjata dengan Iran

Oposisi Israel Ngamuk! Sebut Netanyahu Gagal Total Usai Sepakati Gencatan Senjata dengan Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:57 WIB

Tak Dibantu NATO saat Perang Iran, Trump Kembali Ingin Caplok Greenland

Tak Dibantu NATO saat Perang Iran, Trump Kembali Ingin Caplok Greenland

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:46 WIB

Cerita Prabowo Keliling Banyak Negara untuk Amankan Suplai Minyak Indonesia

Cerita Prabowo Keliling Banyak Negara untuk Amankan Suplai Minyak Indonesia

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:42 WIB

Prabowo: Kalau Terjadi Perang Dunia III, Indonesia Termasuk Negara Aman

Prabowo: Kalau Terjadi Perang Dunia III, Indonesia Termasuk Negara Aman

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:36 WIB

Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia

Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:33 WIB

Periksa Saksi Kasus Pemerasan TKA, KPK Telusuri Aset Eks Sekjen Kemnaker Heri Sudarmanto

Periksa Saksi Kasus Pemerasan TKA, KPK Telusuri Aset Eks Sekjen Kemnaker Heri Sudarmanto

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:32 WIB

Prabowo: Hoaks dan Manipulasi AI Bisa Ganggu Stabilitas Negara, 100 Orang Saja Bisa Bikin Gaduh

Prabowo: Hoaks dan Manipulasi AI Bisa Ganggu Stabilitas Negara, 100 Orang Saja Bisa Bikin Gaduh

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:27 WIB