Dapat Undangan Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, JK: Wajib Lihat Pengganti Saya

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 17 Oktober 2019 | 10:45 WIB
Dapat Undangan Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, JK: Wajib Lihat Pengganti Saya
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menerima undangan pelantikan Jokowi - Maruf. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) telah menerima undangan pelantikan Joko Widodo (Jokowi) dan Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019 - 2024. Pelantikan pada Minggu, 20 Oktober 2019 itu akan berlangsung di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta.

JK menuturkan, sudah menjadi kewajiban untuk hadir dalam acara pelantikan tersebut guna menyaksikan sosok penggantinya.

"Acara ini bagi saya penting, karena di samping menyaksikan pelantikan presiden baru, saya juga tentu mengucapkan terima kasih atas kerja sama dengan MPR dan DPR selama 5 tahun terakhir," kata JK setelah menerima pimpinan MPR di rumah dinas, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019).

Untuk diketahui, hari ini pimpinan MPR RI mendatangi rumah dinas JK. Dalam kesempatan ini JK pun menyampaikan terima kasihnya telah diberikan undangan secara khusus. Selain itu, ia pun bersyukur karena pada kesempatan yang sama bisa berbicara soal MPR RI selama kepemimpinannya serta untuk lima tahun ke depan.

Usai mendapatkan undangan, JK pun menyampaikan akan hadir dalam acara pelantikan Jokowi - Maruf Amin. Pelantikan itu jadi bernilai penting karena ia mesti melihat Maruf Amin, sosok yang akan menggantikannya menjadi orang nomor dua di Indonesia.

"Karena itu insya Allah kita hadir dalam acara ini dan memang kewajiban saya karena menyaksikan pengganti saya," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) juga sempat menceritakan bagaimana proses antara 9 pimpinan MPR RI dan JK berdialog. Selain menyampaikan undangan, pimpinan MPR RI juga mendapatkan masukan terkait dengan rencana adanya amandemen terbatas Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

"Kami juga tadi berbicara panjang lebar tentang konstitusi dan kita mendapatkan masukan dari Pak JK bahwa yang perlu dipikirkan ke depan adalah hubungan antara lembaga inti negara," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bandara, PLN Gandul dan Penyimpanan BBM Diperketat Jelang Pelantikan Jokowi

Bandara, PLN Gandul dan Penyimpanan BBM Diperketat Jelang Pelantikan Jokowi

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 10:32 WIB

Jelang Pelantikan Jokowi, Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Menguat

Jelang Pelantikan Jokowi, Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Menguat

Bisnis | Kamis, 17 Oktober 2019 | 08:59 WIB

Antar Undangan Pelantikan, Pimpinan MPR Gelar Pertemuan Tertutup Bersama JK

Antar Undangan Pelantikan, Pimpinan MPR Gelar Pertemuan Tertutup Bersama JK

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 08:44 WIB

Prabowo Jadi Menteri Jokowi, Jusuf Kalla Tanggapi Santai Sambil Tertawa

Prabowo Jadi Menteri Jokowi, Jusuf Kalla Tanggapi Santai Sambil Tertawa

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 08:48 WIB

Terkini

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:44 WIB

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:37 WIB

Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!

Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:26 WIB

TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI

TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:24 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Masih Berjaga di Markas Judi Online Hayam Wuruk Jakarta Barat

Brimob Polda Metro Jaya Masih Berjaga di Markas Judi Online Hayam Wuruk Jakarta Barat

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:22 WIB

Kemnaker Dorong Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Tuli

Kemnaker Dorong Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Tuli

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:19 WIB

Wow! Biaya Lahiran Normal di Negara Ini Lebih Mahal dari Rumah

Wow! Biaya Lahiran Normal di Negara Ini Lebih Mahal dari Rumah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:07 WIB

JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak

JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:02 WIB

Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan

Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:01 WIB

PKS Usul Pemprov DKI Jakarta Blokir NIK Suami yang Tak Nafkahi Anak-Istri usai Cerai

PKS Usul Pemprov DKI Jakarta Blokir NIK Suami yang Tak Nafkahi Anak-Istri usai Cerai

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:50 WIB