Situs Pornografi Anak Terbesar Dunia Diblokir, 337 Pengguna Diciduk

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Kamis, 17 Oktober 2019 | 14:45 WIB
Situs Pornografi Anak Terbesar Dunia Diblokir, 337 Pengguna Diciduk
Ilustrasi situs porno atau pornografi di internet. (Shutterstock)

Suara.com - Ratusan pengguna ditangkap, setelah laman daring pornografi anak terbesar di dunia bernama "Welcome to Video" yang diblokir pada tahun lalu.

Dilaporkan BBC, sekitar 337 orang yang berasal dari 38 negara diamankan pada Rabu (16/10/2019). Mereka dicurigai sebagai pengakses situs gelap.

Menurut Badan Kejahatan Nasional Inggris, penangkapan para tersangka dilakukan di beberapa negara seperti Inggris, Irlandia, Amerika, Korea Selatan, Jerman, Spanyol, Saudi Arabis, Ceko, Kanada dan beberapa negara lainnya.

Sementara itu, otoritas Amerika Serikat mengamankan pria Korea Selatan bernama Jong Woo-son (23) yang dikenal sebagai pemilik situs tersebut.

Tersangka mendekam di penjara dan dijatuhi sembilan dakwaan oleh pengadilan.

Dalam situs "Welcome to Video" terdapat lebih dari dua ratus ribu konten pelecehan anak yang telah diunduh jutaan kali oleh para pengguna.

Menurut jaksa, situs tersebut beroperasi di Korea Selatan dan menawarkan video seks yang melibatkan anak-anak, bayi dan balita. Para penggunanya pun diminta untuk tidak mengunggah video porno dewasa.

Mereka yang ingin mendapatkan video biasanya melakukan transaksi menggunakan bitcoin.

Namun setelah tiga tahun beroperasi, "Welcome to Video" berhasil dibongkar oleh otoritas Inggris ketika menyelidiki kasus pedofilia Matthew Falder.

Pria yang dihukum penjara 25 tahun tersebut menggunakan situs gelap ini saat melancarkan aksi jahatnya.

Di lain pihak, otoritas Inggris juga mengamankan tujuh orang lainnya termasuk Kyle Fox, tersangka pememerkosaan bocah laki-laki yang muncul di situs itu.  Sementara, 23 anak berhasil diselamatakan dari situasi pelecehan aktif.

Hingga kekinian, Badan Kejahatan Nasional Inggris masih melakukan penyelidikan. Mereka mengancam para tersangka.

"Pelaku pelecehan anak-anak tidak bisa bersembunyi dari hukum. Mereka tidak bisa lolos dan aman, seperti yang mereka kira," ungkap Kepala Investigasi Badan Kejahatan Nasional Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Situs Porno Ternama Ini Bakal Sponsori Markas Miami Heat

Situs Porno Ternama Ini Bakal Sponsori Markas Miami Heat

Sport | Jum'at, 13 September 2019 | 15:51 WIB

Ini Tindakan Antisipatif Kemen PPPA Waspada Pornografi bagi Anak

Ini Tindakan Antisipatif Kemen PPPA Waspada Pornografi bagi Anak

Lifestyle | Selasa, 03 September 2019 | 22:30 WIB

Kasus Pornografi Anak, Kominfo Sudah Koordinasi dengan Aplikasi Hago

Kasus Pornografi Anak, Kominfo Sudah Koordinasi dengan Aplikasi Hago

Tekno | Selasa, 30 Juli 2019 | 17:29 WIB

10 Anak Jadi Korban, Begini Aksi Predator Incar ABG Lewat Modus Game Online

10 Anak Jadi Korban, Begini Aksi Predator Incar ABG Lewat Modus Game Online

News | Senin, 29 Juli 2019 | 16:48 WIB

Terkini

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:30 WIB

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:25 WIB

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:18 WIB

Cemburu Berujung Maut, Suami Siri Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung

Cemburu Berujung Maut, Suami Siri Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:59 WIB

Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas

Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:44 WIB

KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim

KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:26 WIB

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:17 WIB

Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini

Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:16 WIB

Gus Yaqut 'Mendadak' Jadi Tahanan Rumah, Legislator PKB Minta Penjelasan Transparan

Gus Yaqut 'Mendadak' Jadi Tahanan Rumah, Legislator PKB Minta Penjelasan Transparan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:16 WIB

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:00 WIB