Peneliti Sebut Penunjukan Prabowo Jadi Menhan Bakal Berdampak Positif

Chandra Iswinarno

Jum'at, 25 Oktober 2019 | 04:00 WIB
Peneliti Sebut Penunjukan Prabowo Jadi Menhan Bakal Berdampak Positif
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersama mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu saat acara penyerahan memorandum pelaksana tugas Menteri Pertahanan di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (24/10). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Penunjukan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) dinilai akan lebih banyak memberikan dampak positif bagi Pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.

Pernyataan tersebut disampaikan Peneliti sosok Joko Widodo (Jokowi), Andi Zulkarnain melalui keterangan tertulis yang diterima Antara pada Kamis (24/10/2019).

"Potensi mudharat itu tetap ada. Tapi maslahat Prabowo masuk kabinet saat ini jauh lebih besar," ujarnya.

Menurut Zulkarnain, fakta sosial politik saat ini tentang perpecahan di antara anak bangsa, saling curiga, nyinyir, dan lain-lain adalah yang harus Jokowi selesaikan lebih dulu di tahap awal pascapelantikan sebagai Presiden.

Dosen ilmu politik di Universitas Kristen Indonesia itu menganggap wewenang menhan juga terbatas dengan adanya sistem presidensil.

"Dalam sistem Presidensiil, Jokowi punya wewenang yang cukup besar, termasuk untuk menertibkan pihak yang tidak sesuai komitmen," ujar Zulkarnain.

Makanya ketika pengumuman kabinet Rabu (23/10) lalu, Jokowi mengingatkan para menteri agar bekerja dengan serius menjamin tercapainya program pembangunan.

"Bagi yang tidak serius, saya tidak akan memberi ampun. Saya pastikan, pasti saya copot," kata Jokowi.

Selain itu, ada juga Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD yang dapat mengontrol kinerja menteri di bawahnya, termasuk Menhan, dengan hak veto-nya.

baca juga

Namun, Zulkarnain mengingatkan Jokowi agar tetap menjaga soliditas tim pendukung dan relawan yang berkeringat sejak lama untuk memenangkannya dalam Pilpres.

"Tim lama perlu dirawat agar tidak terpecah dan mengganggu kerja-kerja Jokowi untuk mengeksekusi tumpukan janji politiknya kepada 265 juta rakyat Indonesia," ujar Zulkarnain.

Jika tidak terkelola dengan baik, Zulkarnain mengatakan Prabowo bisa menjadi kuda troya dalam rumah politik Jokowi.

"Dia bisa saja menjadi penyebab berkobarnya api kecemburuan dalam tim inti yang berdampak pada ambruknya bangunan koalisi yang tertata sejak 2014 silam," kata dia.

Zulkarnain mengatakan, Gerindra adalah partai oposisi yang berkompetisi dengan partai pengusung Jokowi dari 2014. Sampai sekarang, Gerindra belum pernah mencicipi kekuasaan.

"Sebagaimana manusia, ada batas orang untuk bisa berpuasa, menahan diri dari makan dan minum. Setelah sekian jam menahan, maka kita harus berbuka untuk bisa tetap hidup. Demikian pula dalam politik," kata Zulkarnain.

Apalagi untuk konteks saat ini, semakin banyak kader di pusat dan daerah yang membutuhkan ruang aktualisasi. Dengan adanya dua pos Menteri tersebut, kader Gerindra bisa menguji coba konsep idealnya atas dua arena tersebut di lapangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditanya Soal Nasib Kesejahteraan Anggota TNI, Prabowo: Saya Baru Sertijab

Ditanya Soal Nasib Kesejahteraan Anggota TNI, Prabowo: Saya Baru Sertijab

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 18:53 WIB

Ryamizard Resmi Serahkan Jabatan Menhan ke Prabowo

Ryamizard Resmi Serahkan Jabatan Menhan ke Prabowo

Foto | Kamis, 24 Oktober 2019 | 18:46 WIB

Sandiaga Uno: Semoga Pak Prabowo Dilancarkan saat Jadi Menhan

Sandiaga Uno: Semoga Pak Prabowo Dilancarkan saat Jadi Menhan

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 18:39 WIB

Jokowi Ungkap Alasan Tunjuk Prabowo Jadi Menhan: Tidak Ada Oposisi

Jokowi Ungkap Alasan Tunjuk Prabowo Jadi Menhan: Tidak Ada Oposisi

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 18:18 WIB

Prabowo jadi Menhan, Kecil Peluang Gerindra jadi Duri di Kabinet Jokowi

Prabowo jadi Menhan, Kecil Peluang Gerindra jadi Duri di Kabinet Jokowi

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 18:16 WIB

Terkini

Soroti Pengamanan Demo 28 Oktober Bundaran HI, Legislator PDIP Ingatkan Prosedur Pelibatan TNI

Soroti Pengamanan Demo 28 Oktober Bundaran HI, Legislator PDIP Ingatkan Prosedur Pelibatan TNI

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Dominasi Netanyahu di Parlemen Israel Ambruk, Warga Gaza dan Timur Tengah Menanti Dampaknya

Dominasi Netanyahu di Parlemen Israel Ambruk, Warga Gaza dan Timur Tengah Menanti Dampaknya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Meski Produksi Dipangkas, ESDM Tetap Serok PNBP Rp131 T dari Minerba

Meski Produksi Dipangkas, ESDM Tetap Serok PNBP Rp131 T dari Minerba

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat

Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026

Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Kuliah S3 Dibayari Bawahan, Jaksa Bongkar Silmy Karim Minta Rp50 Juta Buat Keperluan Studi di UB

Kuliah S3 Dibayari Bawahan, Jaksa Bongkar Silmy Karim Minta Rp50 Juta Buat Keperluan Studi di UB

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:27 WIB

Konten Kena Shadow Ban? Komdigi Minta Platform Buka Mekanisme Banding

Konten Kena Shadow Ban? Komdigi Minta Platform Buka Mekanisme Banding

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Perluas Manfaat Lewat Inovasi Sistem Pelayanan, PNM Raih Juara 1 Grand Genba Champion

Perluas Manfaat Lewat Inovasi Sistem Pelayanan, PNM Raih Juara 1 Grand Genba Champion

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:22 WIB

GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11

GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Eks Komandan Antiteror Ungkap 4000 Polisi Disiapkan Bentrok dengan Mahasiswa dan Warga

Eks Komandan Antiteror Ungkap 4000 Polisi Disiapkan Bentrok dengan Mahasiswa dan Warga

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:16 WIB

×