Dubes Indonesia untuk AS jadi Wamenlu, Ini Pesan Jokowi ke Mahendra

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 25 Oktober 2019 | 11:04 WIB
Dubes Indonesia untuk AS jadi Wamenlu, Ini Pesan Jokowi ke Mahendra
Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Mahendra Siregar ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Wakil Menteri Luar Negeri. (Suara.com/Ummi HS).

Suara.com - Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Mahendra Siregar ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu).

Jabatan baru itu disampaikan Mahendra Siregar seusai menghadap Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/10/2019).

"Karena isu dibahas luar negeri dan koordinasi perdagangan investasi. Tentu sebagai wakil menteri luar negeri," ujar Mahendra.

Terkait posisinya sebagai pendamping Menlu Retno Marsudi, Mahendra juga mendapat arahan dari Jokowi untuk meningkatkan kualitas promosi investasi perdagangan dan juga cara kita melihat kondisi global yang tidak mudah.

"Bapak presiden memberikan mandat pada kami, koordinasikan kerja sama dengan Kemendag, BKPM untuk bisa cepat gerak sehingga tidak terjerat proses dan birokrasi," kata dia.

Lebih lanjut, Mahendra mengatakan dirinya membahas tiga hal yang disetujui Jokowi. Pertama, yaitu perdagangan global yakni terkait kondisi perang dagang antara China dan Amerika Serikat.

"Indonesia diminta dengan koordinasi kami melihat kondisi tadi bukan sebagai tantangan, tapi juga peluang," tutur dia.

Selain itui, Jokowi kata Mahendra meminta dirinya untuk menjaga dan mengamankan keberlanjutan industri sawit Indonesia karena dianggap penting.

"Taruhannya besar, ekspor lebih 25 miliar dolar, ucap dia.

Ketiga, ia diminta memposisikan Indonesia di pasar besar untuk menarik keuntungan yang baik, tidak hanya menjalin hubungan kerja sama.

"Presiden katakan beliau koordinasi langsung. Di bawah koordinasi langsung presiden. Dalam konteks menteri dan kementerian terlibat di bawah Menko perekonomian dan Menko Maritim dan Investasi," tutur Mahendra.

Lebih lanjut, Jokowi kata Mahendra memberikan target dalam hal penguatan ekonomi dan investasi selama tahun. Namun kata Mahendra, jika target yang diberikan Jokowi tidak tercapai, dirinya akan dicopot.

"Tadi bapak presiden beri saya waktu satu tahun, kalau tidak dia akan mencari pengganti saya," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PKS ke Jokowi: Hati-hati, Wamen Bisa Jadi Pengganggu di Kementerian

PKS ke Jokowi: Hati-hati, Wamen Bisa Jadi Pengganggu di Kementerian

News | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 10:12 WIB

Umumkan Menteri Lesehan di Tangga Istana, Jokowi Ungkap Maknanya

Umumkan Menteri Lesehan di Tangga Istana, Jokowi Ungkap Maknanya

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 21:01 WIB

Menteri Kabinet Baru Jokowi, Subsidi Listrik Batal Dicabut?

Menteri Kabinet Baru Jokowi, Subsidi Listrik Batal Dicabut?

Bisnis | Kamis, 24 Oktober 2019 | 19:21 WIB

Dokter Terawan Dipilih Jadi Menkes, Jokowi: Titik Beratnya Pada Pengelolaan

Dokter Terawan Dipilih Jadi Menkes, Jokowi: Titik Beratnya Pada Pengelolaan

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 19:03 WIB

Kasus Novel Baswedan Mangkrak, KontraS: Seharusnya Jokowi Tagih Utang Tito

Kasus Novel Baswedan Mangkrak, KontraS: Seharusnya Jokowi Tagih Utang Tito

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 18:53 WIB

Tak Peduli Prabowo Masuk Kabinet, Sandiaga Siap Kritik Pemerintahan Jokowi

Tak Peduli Prabowo Masuk Kabinet, Sandiaga Siap Kritik Pemerintahan Jokowi

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 18:27 WIB

Terkini

Jabatan Kapolri Kini Bisa Diperpanjang Sesuai Kebutuhan Presiden, Ini Bunyi Pasal Terbaru UU Polri

Jabatan Kapolri Kini Bisa Diperpanjang Sesuai Kebutuhan Presiden, Ini Bunyi Pasal Terbaru UU Polri

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:06 WIB

Kantongi 5 Alat Bukti, Bareskrim Polri Jerat Founder PT DSI Sebagai Tersangka Baru

Kantongi 5 Alat Bukti, Bareskrim Polri Jerat Founder PT DSI Sebagai Tersangka Baru

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:03 WIB

Nama Pimpinan Masuk Polemik Kasus BGN, KPK Klarifikasi Yayasan Fitroh Tak Terkait Dapur MBG

Nama Pimpinan Masuk Polemik Kasus BGN, KPK Klarifikasi Yayasan Fitroh Tak Terkait Dapur MBG

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:02 WIB

Nama Fitroh Disebut Masuk BAP Kasus MBG, KPK Tegaskan Pimpinannya Tak Kenal Sony Sonjaya

Nama Fitroh Disebut Masuk BAP Kasus MBG, KPK Tegaskan Pimpinannya Tak Kenal Sony Sonjaya

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:58 WIB

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya di Kasus Korupsi MBG

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya di Kasus Korupsi MBG

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:51 WIB

Pemerintah Diminta Tidak Perkeruh Ekonomi dengan Regulasi yang Membingungkan

Pemerintah Diminta Tidak Perkeruh Ekonomi dengan Regulasi yang Membingungkan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:50 WIB

Prabowo Jawab Kritik Sering ke Luar Negeri: Dulu Pak Jokowi Jarang Lawatan Juga Disalahkan

Prabowo Jawab Kritik Sering ke Luar Negeri: Dulu Pak Jokowi Jarang Lawatan Juga Disalahkan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:36 WIB

BTN JAKIM 2026 Hadirkan Race Expo di Balai Kartini dengan Promo Menarik dan Brand Ternama

BTN JAKIM 2026 Hadirkan Race Expo di Balai Kartini dengan Promo Menarik dan Brand Ternama

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:34 WIB

Pemerintah Persilakan Kejagung Usut Siapapun Terlibat Korupsi BGN, Tak Peduli Jabatannya

Pemerintah Persilakan Kejagung Usut Siapapun Terlibat Korupsi BGN, Tak Peduli Jabatannya

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:31 WIB

Uang Pengganti Membengkak Jadi Rp13,4 Triliun, Kerry Riza Tak Terima dan Ajukan Kasasi

Uang Pengganti Membengkak Jadi Rp13,4 Triliun, Kerry Riza Tak Terima dan Ajukan Kasasi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:21 WIB