Abu Bakar Al Baghdadi Diyakini Tewas, Bunuh Diri saat Diserbu Pasukan AS

Reza Gunadha | Suara.com

Minggu, 27 Oktober 2019 | 15:47 WIB
Abu Bakar Al Baghdadi Diyakini Tewas, Bunuh Diri saat Diserbu Pasukan AS
Abu Bakr al Baghdadi. (AFP)

Suara.com - Khalifah kelompok teroris ISIS Abu Bakar Al Baghdadi diyakini tewas setelah serangan militer Amerika Serikat di wilayah Idlib Suriah, demikian yang diberitakan medi-media negeri Pakde Sam, Minggu (27/10/2019) pagi.

Seperti dikutip dari AFP, Baghdadi disebut tewas dalam melakukan bom unuh diri ketika pasukan operasi khusus AS datang menyerbu.

“Dia adalah target operasi yang direncanakan secara diam-diam yang disetujui oleh Presiden Donald Trump,” kata para pejabat AS.

Lama dikejar oleh koalisi pimpinan AS melawan Negara Islam (IS), Baghdadi telah keliru dilaporkan mati beberapa kali dalam beberapa tahun terakhir.

Para pejabat mengatakan kepada ABC News, bahwa pekerjaan biometrik sedang dilakukan untuk menguatkan identifikasi mereka yang tewas dalam serangan itu.

Gedung Putih mengumumkan Trump akan membuat "pernyataan utama" pada hari Minggu pukul 9 pagi (1300 GMT), tanpa memberikan rincian.

Trump sebelumnya melalui akun Twitter menuliskan, "Sesuatu yang sangat besar baru saja terjadi!"

Baghdadi, penduduk asli Irak dan berusia sekitar 48 tahun, memimpin cabang Al Qaeda di Irak.

Namanya mulai menjadi pembicaraan setelah menyuruh anak buah melakukan bom bunuh diri yang menargetkan Muslim Syiah dan Sunni moderat. Aksi kelompoknya sudah menewaskan ribuan orang selama 2010-2013.

Dia kemudian memutuskan hubungan dengan Al Qaeda dan mengumumkan kelompok jihadisnya sendiri yang lebih agresif, bernama Negara Islam Irak dan Suriah alias ISIS.

Aturan kelompok itu terkenal brutal, dan secara global dikutuk sebagai "organisasi teroris," disalahkan atas kematian ribuan warga sipil dalam eksekusi dan pemenggalan, dan dituduh melakukan kejahatan perang.

Namun Baghdadi jarang terlihat. Apalagi setelah 2014, ketika wilayah yang dicaplok ISIS mulai berangsur-angsur dapat direbut.

Terakhir, Baghdadi tampil dalam video pada bulan April 2019. Dalam video itu, dia tampak duduk bersila di samping senjata AK47.

Baghdadi dalam video itu menyerukan aksi balas dendam dengan melakukan bom bunuh diri di berbagai negara.

Setelahnya, Baghdadi diketahui hidup dalam pelarian dari satu tempat ke daerah lain karena dikejar oleh tentara internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khalifah ISIS Abu Bakar Al Baghdadi Tewas Dibunuh Pasukan Khusus AS

Khalifah ISIS Abu Bakar Al Baghdadi Tewas Dibunuh Pasukan Khusus AS

News | Minggu, 27 Oktober 2019 | 13:34 WIB

Kenal Pak Jenggot dan Ikut Latihan Paramiliter, Densus Ciduk Orang di Bogor

Kenal Pak Jenggot dan Ikut Latihan Paramiliter, Densus Ciduk Orang di Bogor

News | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 18:51 WIB

Putrinya Ikut Program Polisi, Abu Rara Penusuk Wiranto Boleh Menjenguk

Putrinya Ikut Program Polisi, Abu Rara Penusuk Wiranto Boleh Menjenguk

News | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 19:24 WIB

Pesan Ryamizard ke Prabowo: Khilafah dan ISIS Harus Dihancurkan

Pesan Ryamizard ke Prabowo: Khilafah dan ISIS Harus Dihancurkan

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 18:05 WIB

ISIS Ikut Main TikTok, Sasar Remaja

ISIS Ikut Main TikTok, Sasar Remaja

Tekno | Selasa, 22 Oktober 2019 | 14:26 WIB

Hapus Doktrin Sang Ayah, Putri Penusuk Wiranto Wajib Ikuti Program Polisi

Hapus Doktrin Sang Ayah, Putri Penusuk Wiranto Wajib Ikuti Program Polisi

News | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 20:46 WIB

Terkini

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:26 WIB

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:18 WIB

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB