Takut Dibilang Penistaan Agama, Fosil Dinosaurus Dikubur Selama 170 Tahun

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Minggu, 27 Oktober 2019 | 18:17 WIB
Takut Dibilang Penistaan Agama, Fosil Dinosaurus Dikubur Selama 170 Tahun
Ilustrasi fosil Brachiosaurus. [Shutterstock]

Suara.com - Keluarga Julian Temperley asal Victoria, Inggris diketahui menyembunyikan fosil dinosaurus selama 170 tahun. Hal itu dilakukan, karena mereka tak ingin disebut sebagai penista agama.

Fosil hewan langka tersebut pertama kali ditemukan pada 1850 dan berjenis lchthyosaurus.

Keluarga Julian memilih untuk menyembunyikannya lantaran takut menimbulkan gejolak di tengah masyarakat, terutama saudara seimannya.

Pasalnya, diketahui pada zaman dahulu penemuan fosil disebut bertentangan dengan ajaran agama.

Julian menceritakan kronologi penemuan fosil oleh nenek moyangnya dalam sebuah wawancara dengan IFL Science, laman khusus sains dan alam.

Keluarganya menemukan fosil yang serupa dengan kadal ikan ini di sebuah lokasi tambang di kawasan Somerset.

Mereka lantas memilih untuk mengubur temuan tersebut dengan mempertimbangkan ajaran agama, serta mengacu pada Teori Evolusi Charles Darwin tentang perkembangan manusia.

Semasa kecil, Julian mengaku kerap bermain dengan fosil itu bersama keluarganya, meski lalu menguburnya kembali.

"Setiap kami mengunjungi Somerset saat masih kanak-kanak, kami menggalinya dan merasa kagum," ujarnya, seperti yang dikutip dari Thevintagenews.

Namun, saat musibah banjir besar melanda pada 2014, keluarga Julian memutuskan untuk menggali fosil hewan tersebut dan merawatnya.

"Kami menyadari, bukan ide yang tepat membiarkannya terkubur," imbuhnya.

Tak tanggung-tanggung, diperlukan dana sekitar 3.500 USD atau Rp 49,1 juta untuk menyelamatkan fosil lchthyosaurus.

Beruntung uang tersebut kekinian kembali seutuhnya bahkan lebih, lantaran Julian Temperley sukses membangun bisnis keluarga dengan menyematkan logo bergambar fosil kadal ikan dalam produk minumannya.

Di lain pihak, ada yang menyebut fosil Ichthyosaurus bukan satu-satunya benda prasejarah yang ditemukan.

Seorang arkeolog menemukan kerangka berukuran 11,5 kaki pada 1990. Fosil itu kekinian dipajang di sebuah museum yang berada di London.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puluhan Jejak Kaki Dinosaurus Berusia 100 Juta Tahun Ditemukan di China

Puluhan Jejak Kaki Dinosaurus Berusia 100 Juta Tahun Ditemukan di China

News | Kamis, 10 Oktober 2019 | 05:48 WIB

Peneliti Kembali Temukan Fosil Reptil Terbang

Peneliti Kembali Temukan Fosil Reptil Terbang

Tekno | Minggu, 06 Oktober 2019 | 14:15 WIB

Peneliti Temukan Fosil Burung Tertua di Dunia Berukuran Raksasa

Peneliti Temukan Fosil Burung Tertua di Dunia Berukuran Raksasa

Tekno | Kamis, 19 September 2019 | 07:50 WIB

Fosil Dinosaurus Dewa Naga Ditemukan di Jepang

Fosil Dinosaurus Dewa Naga Ditemukan di Jepang

Tekno | Minggu, 08 September 2019 | 12:14 WIB

Terkini

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:59 WIB

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:42 WIB

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:25 WIB

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:52 WIB