Curigai Tutupi soal Ini, Hanafi Rais: Menag Setop Mainkan Isu Radikalisme

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Jum'at, 01 November 2019 | 16:16 WIB
Curigai Tutupi soal Ini, Hanafi Rais: Menag Setop Mainkan Isu Radikalisme
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Hanafi Rais di Jakarta, Senin (28/1). [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hanafi Rais meminta Menteri Agama RI Fachrul Razi tak lagi memainkan isu radikalisme melalui rencana pelarangan penggunaan cadar atau niqab serta celana cingkrang di instansi pemerintah.

Putra politikus gaek Amien Rais itu menilai wacana pelarangan atribut pakaian tersebut secara langsung menuju kepada umat Islam.

“Saya kira solusinya sederhana dan tegas ya, pada Menteri Agama itu setop membawa dan memunculkan terus isu radikalisme. Itu isu yang tidak produktif untuk kemajuan masyarakat untuk kepentingan Indonesia maju,” kata Hanafi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

"Karena justru yang terjadi memang juga harus akui isu radikalisme agama yang dimunculkan oleh Menag melalui, apa soal berpakaian, soal berpenampilan itu terus terang juga harus diakui ditembakin juga kepada sebagian umat Islam," katanya.

Hanafi menyarankan kepada Fachrul untuk lebih mengedepankan ukhwuah ketimbang harus berencana melarang niqab dan celana cingkrang yang ujungnya bakal memecah belah bangsa karena dikaitkan isu radikalisme.

Permintaan untuk berhenti memainkan isu radikalisme kepada Fachrul bukannya tanpa alasan. Berdasarkan pengalamam dari negara lainnya, lanjut Hanafi, isu-isu radikalisme biasa digunakan untuk menutup permasalahan ekonomi negara yang bersangkutan.

Hal itu pula yang menjadi kekhawatiran Hanafi bahwa pelarangan niqab dan celana cingkrang yang dikaitkan dengan isu radikalisme bertujuan menutupi kondisi ekonomi Indonesia.

"Nah kita jadi khawatir jangan-jangan karena ekonomi kita ini kondisinya makin sulit ya atau minimal stagnan tidak maju-maju. Pertumbuhan ekonomi juga ternyata meleset dari yang pernah dijanjikan oleh presiden ketika kampanye dulu itu. Itu kemudian ditutup, dikubur dengan isu radikalisme yang membuat bangsa kita ini malah justru semakin berpecah belah,” tandasnya.

Diketahui, Menteri Agama Fachrul Razi sempat menyinggung soal pegawai negeri sipil yang memakai celana cingkrang saat bekerja.

baca juga

Menurutnya, penggunaan celana di atas mata kaki itu memang diperbolehkan bila dilihat dari aspek agama.

"Kemudian masalah celana cingkrang-cingkrang itu tidak bisa dilarang dari aspek agama. Karena memang agama pun tidak melarang," ujar Fachrul dalam acara rapat Percepatan Pencapaian Visi dan Misi Presiden serta sasaran dan target bidang PMK dalam RPJMN 2020-2024 di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Namun, bekas Wakil Panglima TNI itu mengaku akan tegas menerapkan aturan kepada seluruh pegawai Kemenag termasuk soal berpakaian. Dia pun bakal meminta PNSuntuk mengundurkan diri apabila ogah mengikuti aturan yang berlaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menag Sebut Larangan Cadar Bisa Diterapkan di Instansi Lain, Asal...

Menag Sebut Larangan Cadar Bisa Diterapkan di Instansi Lain, Asal...

News | Jum'at, 01 November 2019 | 15:07 WIB

Kotbah di Masjid Istiqlal, Menag Fachrul Razi Singgung Surah Al Kafirun

Kotbah di Masjid Istiqlal, Menag Fachrul Razi Singgung Surah Al Kafirun

News | Jum'at, 01 November 2019 | 14:43 WIB

Mau Larang PNS Bercadar, Menag Fachrul Harus Baca Pasal 29 Ayat 2 UUD 45

Mau Larang PNS Bercadar, Menag Fachrul Harus Baca Pasal 29 Ayat 2 UUD 45

News | Jum'at, 01 November 2019 | 13:54 WIB

Anak Buah Prabowo: Menag Jangan Bikin Gaduh, Jika Tak Paham Tanya MUI

Anak Buah Prabowo: Menag Jangan Bikin Gaduh, Jika Tak Paham Tanya MUI

News | Jum'at, 01 November 2019 | 13:26 WIB

MUI Sindir Menag Fachrul: Kalau Pakai Rok Mini ke Kemenag Dilarang Gak?

MUI Sindir Menag Fachrul: Kalau Pakai Rok Mini ke Kemenag Dilarang Gak?

News | Jum'at, 01 November 2019 | 12:19 WIB

Andre Minta Menag Fachrul Tak Gaduh: Celana Saya Cingkrang, Tak Radikal

Andre Minta Menag Fachrul Tak Gaduh: Celana Saya Cingkrang, Tak Radikal

News | Jum'at, 01 November 2019 | 10:35 WIB

PPP: Wacana Pelarangan Cadar Berpotensi Melanggar HAM

PPP: Wacana Pelarangan Cadar Berpotensi Melanggar HAM

News | Jum'at, 01 November 2019 | 10:24 WIB

Sambut Hari Guru Nasional, Menteri Fachrul Razi Senam Bersama Guru Madrasah

Sambut Hari Guru Nasional, Menteri Fachrul Razi Senam Bersama Guru Madrasah

News | Jum'at, 01 November 2019 | 08:56 WIB

Mahfud MD: Siapa yang Menuduh Umat Islam Radikal? Enggak Ada

Mahfud MD: Siapa yang Menuduh Umat Islam Radikal? Enggak Ada

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 22:04 WIB

Menteri Agama Fachrul Razi Bantah Mau Terbitkan Larangan Pakai Cadar

Menteri Agama Fachrul Razi Bantah Mau Terbitkan Larangan Pakai Cadar

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 21:03 WIB

Terkini

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:09 WIB

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki

Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki

Sport | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset

Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok

Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan

Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:29 WIB

RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!

RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!

Entertainment | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:27 WIB

Ramalan Keberuntungan Shio Babi Agustus 2026: Ada Peluang Cuan, Tapi Pantang Lakukan Hal Ini!

Ramalan Keberuntungan Shio Babi Agustus 2026: Ada Peluang Cuan, Tapi Pantang Lakukan Hal Ini!

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:24 WIB

×