Cadar dan Celana Cingkrang Mau Dilarang, PKS: Catatan Buruk Menag Baru

Sabtu, 02 November 2019 | 14:09 WIB
Cadar dan Celana Cingkrang Mau Dilarang, PKS: Catatan Buruk Menag Baru
Menteri Agama Fachrul Razi menjadi khatib salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (1/11).[Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Soal Cadar dan Celana Cingkrang, PKS: Menag Harus Sentuh Hal Substansial

Wacana pelarangan penggunaan cadar bagi perempuan dan celana cingkrang bagi lelaki di lingkungan instansi pemerintahan, yang dilontarkan Menteri Agama RI Fachrul Razi, mendapat kritik dari PKS.

Juru Bicara PKS Ahmad Fathul Bahri menyarankan, agar Fachrul lebih menyetuh hal-hal yang lebih substansial sebagai menag.

Pasalnya, tudingan miring penggunaan cadar maupun celana cingkrang dinilai sebagai sesuatu yang sifatnya simbolik.

"Menurut saya, sebaiknya (Menag) lebih menyentuh hal-hal substantif dibanding simbolik, yang menurut saya nanti mungkin akan berbenturan dengan kondisi masyarakat," kata Ahmad di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Sabtu (2/11/2019).

Ahmad berpendapat, penggunaan celana cingkrang dan cadar memunyai cara pemahaman berbeda. Jika wacana tersebut dicanangkan sebagai dalih memberantas terorisme, Fahrul disarankan untuk membuat program yang lebih substantif.

"Jadi, kalau kami menekankan, sebaiknya mengatasi radikalisme itu bukan dengan hal-hal simbolik yang menjadi perdebatan, tapi dengan program substansif," sambungnya.

Ahmad menambahkan, wacana tersebut dipandang buruk oleh masyarakat. Dia mengatakan, hal tersebut menjadi catatan Fachrul pada awal kepemimpinannya.

"Impresi pertamanya menurut kami cukup buruk. Cadar dan celana cingkrang diidentikan dengan radikalisme. Itu harus jadi catatan juga bagi Menag di awal masa kepemimpinannya," kata Ahmad.

Baca Juga: Apa Salah Cadar dan Celana Cingkrang, Pak Menteri?

Sebelumnya, Menteri Agama Fachrul Razi menyampaikan wacana pelarangan cadar dan celana cingkrang di instansi pemerintah karena tidak sesuai dengan aturan berseragam.

"Memang nantinya bisa saja ada langkah-langkah lebih jauh, tapi kita tidak melarang niqab, tapi melarang untuk masuk instansi-instansi pemerintah demi alasan keamanan. Apalagi kejadian Pak Wiranto yang terakhir kan," ujar Fachrul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI