Pedagang Kehilangan Keuntungan tak Boleh Berjualan di Sekaten Yogyakarta

Silfa Humairah Utami | Muhammad Ilham Baktora | Suara.com

Senin, 04 November 2019 | 21:03 WIB
Pedagang Kehilangan Keuntungan tak Boleh Berjualan di Sekaten Yogyakarta
Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di acara Pasar Malam Sekaten, Alun-alun Utara Yogyakarta kecewa tidak dibukanya lapak jualan di acara tersebut. (Suara.com/Muhammad Ilham Baktora)

Suara.com - Pedagang Kehilangan Keuntungan tak Boleh Berjualan di Sekaten Yogyakarta

Dalam sehari-hari Endang bisa mengantongi pendapatan Rp 300-600 ribu. Sedangkan di Pasar Malam Sekaten bisa mendapatkan Rp 1,5 juta.

Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di acara Pasar Malam Sekaten, Alun-alun Utara Yogyakarta kecewa tidak dibukanya lapak jualan di acara tersebut. Mereka mengaku kehilangan pendapatan yang cukup banyak hingga jutaan rupiah.

Pasar Malam Sekaten 2019 resmi ditiadakan tahun ini. Tahun sebelumnya pihak Keraton beserta Pemerintah Kota Yogyakarta membuka kesempatan bagi pedagang kaki lima berjualan di Alun-alun Lor, Yogyakarta.

Ditiadakan Pasar Malam tahun ini membuat sejumlah PKL kecewa, hal itu diungkapkan salah seorang pedagang sate kere, Endang Asri ditemui di selatan Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Senin (4/10/2019).

"Saya menyayangkan sebenarnya tahun ini ditiadakan pasar malam Sekaten Yogyakarta. Soalnya itu jadi pendapatan yang kami tunggu-tunggu dalam setahun. Tapi ya saat ini disyukuri saja," ungkap Endang.

Wanita 56 tahun ini mengaku bisa mengantongi Rp 600 ribu per hari di selatan Pasar Beringharjo. Jika di Pasar Malam Sekaten bisa mendapat hingga Rp 1,5 juta.

"Hari-hari biasa saya bisa mengantongi Rp 300-600 itu dari jam 16.00-21.00 WIB. Tapi jika di Pasar Malam bisa Rp 1 juta bahkan lebih. Tiap hari saya membawa lima kilo sate. Tiap hari juga ludes," terangnya.

Lebih lanjut, Endang mengungkapkan pihaknya harus menyewa lapak di Pasar Malam sebesar Rp 500 ribu selama acara berlangsung. Memang jumlah tersebut cukup besar, namun pendapatan yang dia dapatkan sudah cukup menutup modal.

"Sebenarnya itu sudah cukup membantu pedagang kecil seperti saya. Tapi kalau ditiadakan ya sayang. Karena kan pendapatannya untuk satu tahun ke depan kurang," kata dia.

Dia berharap selanjutnya pemerintah dan pihak Keraton Yogyakarta bisa memperhatikan keadaan pedagang seperti dirinya. Sehingga Pasar Malam bisa menjadi sumber pendapatan yang membantu PKL di sekitar Keraton Yogyakarta kompleks Jalan Malioboro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tukang Kopi Ini Gugat Jokowi Terkait Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Tukang Kopi Ini Gugat Jokowi Terkait Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Jatim | Jum'at, 01 November 2019 | 16:31 WIB

Pedagang Tempati Kios Rusunawa Pasar Rumput

Pedagang Tempati Kios Rusunawa Pasar Rumput

Foto | Senin, 07 Oktober 2019 | 12:11 WIB

Izinkan Pedagang Jualan di Trotoar, Anies: Jangan Berpandangan Anti PKL

Izinkan Pedagang Jualan di Trotoar, Anies: Jangan Berpandangan Anti PKL

News | Rabu, 04 September 2019 | 18:57 WIB

Terkini

Komisi III DPR Cecar Kajari Karo, Diduga Halangi Amsal Sitepu Keluar Rutan Meski Hakim Setuju

Komisi III DPR Cecar Kajari Karo, Diduga Halangi Amsal Sitepu Keluar Rutan Meski Hakim Setuju

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:32 WIB

Kecanggihan USS George HW Bush, Kapal Induk Nuklir Diutus Donald Trump Guncang Iran

Kecanggihan USS George HW Bush, Kapal Induk Nuklir Diutus Donald Trump Guncang Iran

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:29 WIB

'Biar Anaknya Bangga': Keluarga Sepakat Kopda Farizal Dimakamkan di TMP Giripeni

'Biar Anaknya Bangga': Keluarga Sepakat Kopda Farizal Dimakamkan di TMP Giripeni

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:26 WIB

Usai Penertiban Jukir Liar, 8 Spanduk Peringatan Dipasang di Titik Rawan Pungli Blok M Square

Usai Penertiban Jukir Liar, 8 Spanduk Peringatan Dipasang di Titik Rawan Pungli Blok M Square

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:24 WIB

Peluru Nyasar ke Sekolah di Gresik, Ibu Korban Diminta Tutup Mulut dan Operasi Anak Sempat Tertunda

Peluru Nyasar ke Sekolah di Gresik, Ibu Korban Diminta Tutup Mulut dan Operasi Anak Sempat Tertunda

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:23 WIB

Gagal 2 Kali Mediasi, Ibu Korban Peluru Nyasar Berikan Somasi Hingga Lapor Pomal Kodaeral

Gagal 2 Kali Mediasi, Ibu Korban Peluru Nyasar Berikan Somasi Hingga Lapor Pomal Kodaeral

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:19 WIB

Sampaikan Surat ke Setneg, Kerry Riza Cs Ajukan Abolisi ke Prabowo

Sampaikan Surat ke Setneg, Kerry Riza Cs Ajukan Abolisi ke Prabowo

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:17 WIB

Amsal Sitepu Bongkar Rayuan Jaksa Karo: Ditawari Jadi Saksi Ahli dan Proyek Video Sebelum Dipenjara

Amsal Sitepu Bongkar Rayuan Jaksa Karo: Ditawari Jadi Saksi Ahli dan Proyek Video Sebelum Dipenjara

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:14 WIB

MRT Jakarta Rombak Dewan Komisaris, Uus Kuswanto Masuk Gantikan Dodik Wijanarko

MRT Jakarta Rombak Dewan Komisaris, Uus Kuswanto Masuk Gantikan Dodik Wijanarko

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:11 WIB

Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Masih Diselidiki, Kebocoran Gas-Dugaan Percikan Motor Terungkap!

Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Masih Diselidiki, Kebocoran Gas-Dugaan Percikan Motor Terungkap!

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:06 WIB