Habiskan Rp 197 Miliar, Pemprov Bangun Saringan Sampah 3 Lapis di Ciliwung

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih
Habiskan Rp 197 Miliar, Pemprov Bangun Saringan Sampah 3 Lapis di Ciliwung
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta membersihkan sampah-sampah yang menumpuk di Jembatan KH Abdulah Syafe'i, Kampung Melayu, Jakarta, Rabu (7/2).

Untuk program ini, dana yang digelontorkan mencapai Rp 197 Miliar

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membangun saringan sampah tiga lapis di kali Ciliwung. Untuk program ini, dana yang digelontorkan mencapai Rp 197 Miliar.

Kepala Dinas Lingkungan Hiduo (LH) Andono Warih mengatakan saringan ini nantina akan menahan sampah-sampah besar di bagian hulu. Menurutnya, sampah besar yang datang seperti kayu dan bambu itu kerap menjadi masalah yang berujung pada banjir di sejumlah titik di Jakarta.

"Ketika hujan hanya 4 jam ya, di hulu siaga 3 atau 2 selama 4 jam-an gitu sudah langsung dihilir. Kami itu butuh ratusan truk mengangkat sampah-sampah itu," ujar Andono di gedung DPRD DKI, Senin (11/11/2019).

Anggaran untuk program itu juga telah disetujui oleh DPRD DKI Jakarta. Andono menjelaskan, saringan sampah tiga lapis itu memiliki fungsi yang berbeda-beda, salah satunya untuk mengarahkan sampah agar tidak sampai ke hilir.

"Pertama mengarahkan. Bayangin ini kalau kami arah sungai kan kalau enggak diarahkan akan begini," jelasnya.

Tiap lapis saringan nantinya akan memiki lebar yang berbeda-beda. Saringan pertama dibuat lebih lebar agar hanya menahan sampah yang besar, setelah sampah lainnya lolos dari saringan pertama, maka akan ada saringan selanjutnya yang lebih kecil.

"Saringan utama, saringan itu menangkap yang ukuran besar. Ini tentu screennya itu lebih jarang-jarang agar sampah yang tertahan ukuran besar. Ketika di fase pertama ada lolos akan ada saringan berikutnya," tuturnya.

Menurutnya, desain untuk fasilitas ini sudah selesai dan dikerjakan bersama Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) untuk pelaksanaannya.

"Kami perlu konfirmasi dengan BBWSCC. Anggarannya Rp 197 miliar. Nanti (dibangun) di hulunya ciliwung," pungkasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS