Menguak Siasat Perang Tan Malaka Lewat "Gerpolek"

Arsito Hidayatullah | Husna Rahmayunita | Suara.com

Senin, 11 November 2019 | 22:49 WIB
Menguak Siasat Perang Tan Malaka Lewat "Gerpolek"
Ilustrasi sosok Tan Malaka. [Suara.com / Ema]

Suara.com - Konsep merdeka ditafsirkan beragam oleh masing-masing orang. Begitu pula yang dirasakan oleh Tan Malaka, pejuang kemerdekaan yang lekat dengan predikat anti-berunding, ketika melihat kondisi Indonesia pasca deklarasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Bagi Ibrahim Datuk Sutan Malaka –-nama lengkapnya-- kekuasaan belum sepenuhnya dipegang oleh rakyat setelah tiga tahun merdeka. Belanda alias sekutu masih mewarisi berbagai negara boneka yang mengancam kedaulatan hingga menyebabkan kemunduran di berbagai sektor pemerintahan.

Hal ini membangkitkan jiwa pemberontak Tan Malaka untuk melakukan perlawanan, meski dalam kondisi terkukung sebagai tahanan hotel prodeo Madiun, sebelum akhirnya ia dieksekusi tanpa pengadilan.

Melalui buku berjudul "Gerpolek (Gerakan, Politik dan Ekonomi)" yang ditulis pada 1948, Tan Malaka mengungkap siasat perang untuk menentang imperialisme dan kolonialisme, dengan mengandalkan intuisinya menyusun strategi tanpa latar belakang ilmu kemiliteran ataupun referensi.

Tokoh yang wafat pada 21 Februari 1949 itu, memutuskan untuk membentuk laskar Gerilya. Mereka dibekali "senjata" Gerpolek, sehingga terbentuk menjadi pribadi pantang menyerah dan tak mengenal waktu berjuang merebut kemerdekaan. Tan Malaka pun mengibaratkan Sang Gerilya sebagai Anoman.

"Seperti sang Anoman percaya, bahwa kodrat dan akalnya sanggup membinasakan Dasamuka. Demikianlah pula Sang Gerilya percaya bahwa Gerpolek akan sanggup memperoleh kemenangan terakhir atas kapitalisme-imperialisme," tulisnya.

Oleh karena itu, buku Gerpolek menguliti seluk-beluk peperangan yang bisa disebut sebagai "strategi militer" Tan Malaka. Menurutnya, dalam berbagai hal siasat perang tanpa melakukan perlawanan justru semakin memperkuat musuh.

Tak ayal, konsep perjuangan tak mengenal tempo seperti Sang Gerilya, juga bisa dijadikan acuan untuk masyarakat kekinian.

LIHAT Gerpolek karya Tan Malaka di Serbada.com!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jauh Hari, Tan Malaka Sudah Bicara Radikal Lewat "Aksi Massa"

Jauh Hari, Tan Malaka Sudah Bicara Radikal Lewat "Aksi Massa"

Lifestyle | Jum'at, 08 November 2019 | 13:30 WIB

Belajar Pemikiran Tan Malaka dari 3 Karya Terbaiknya

Belajar Pemikiran Tan Malaka dari 3 Karya Terbaiknya

Lifestyle | Rabu, 16 Oktober 2019 | 21:35 WIB

Menyimak Gagasan Kebangsaan Tan Malaka Lewat "Dari Penjara ke Penjara"

Menyimak Gagasan Kebangsaan Tan Malaka Lewat "Dari Penjara ke Penjara"

Lifestyle | Selasa, 15 Oktober 2019 | 18:28 WIB

Cerita Pengasong di Stadion Maguwoharjo Raup Jutaan Rupiah Sekali Laga

Cerita Pengasong di Stadion Maguwoharjo Raup Jutaan Rupiah Sekali Laga

Bola | Jum'at, 26 Juli 2019 | 11:19 WIB

Terkini

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:26 WIB

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:18 WIB

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB