Ferdinand Disemprot Gerindra Terkait Anggaran Kemenhan di Bawah Prabowo

Iwan Supriyatna | Husna Rahmayunita | Suara.com

Selasa, 12 November 2019 | 09:58 WIB
Ferdinand Disemprot Gerindra Terkait Anggaran Kemenhan di Bawah Prabowo
Partai Gerindra semprot cuitan Ferdinand Hutahaean. (Twitter/@Gerindra)

Suara.com - Cuitan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean soal rahasia anggaran Kementerian Pertahanan (Kemhan) mendapat sambutan dari akun Twitter resmi Partai Gerindra.

Ferdinand melalui jejaring Twitter pribadinya, mulanya menanggapi artikel mengenai Menhan Prabowo Subianto yang menolak untuk mengungkap dana pertahanan secara terbuka dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI pada Senin (11/11/2019).

Menurut Ferdinand soal pertahanan negara, pihak asing berpeluang besar mengetahui pertahanan militer Indonesia. Pasalnya, negara mengimpor alat utama sistem persenjataan (Alutsista) dari negara asing.

"Beli alutsista dari asing, bagaimana mungkin mereka tak tau kekuatan kita?" cuit Ferdinand Hutahaean dengan imbuhan emoji tertawa.

Mengetahui respons sedemikian rupa, Partai Gerindra pun buka suara lewat akun @Gerindra.

Gerindra memberi penjelasan khusus kepada Ferdinand, jika aspek pertahanan negara tak sekadar soal alutsista semata.

Namun juga terdapat beberapa unsur lain yang tidak semuanya bisa diumumkan ke publik lantaran menyangkut rahasia pertahanan dan keamanan negara.

"Begini Bung Ferdinand, pertahanan itu bukan cuma sekadar alutsista saja, ada juga aspek tentang operasi, taktik, intelejen, dan teknik yang berkaitan dengan penyelenggaraan sistem pertahanan dan keamanan negara yang tidak bisa disampaikan secara terbuka ke publik," balas Gerindra.

Sebelumnya, Prabowo Subianto tidak ingin ada pihak asing yang mengetahui pertahanan Indonesia. Untuk itu, ia berkebaratan menjelaskan anggaran Kemhan secara terbuka ke publik dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI.

Ia mengatakan, anggaran Kemhan sangat berkaitan dengan hal yang menyangkut pertahanan Indonesia dan bersifat rahasia.

"Sebagai penyelenggara di bidang pertahanan keamanan negara, seharusnya kita selalu prudent, hati-hati dan sedapat mungkin sulit pihak non Indonesia untuk terlalu mengerti dan memahami kondisi pertahanan kita. Ini sifat yang harusnya diambil oleh semuanya. Itu pendapat saya," kata Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menambahkan, anggaran dana pertahanan sendiri yang terpenting adalah bagaimana pemerintah dapat mempertanggungjawabkannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FPI Belum Berencana Tagih Janji Prabowo Pulangkan Habib Rizieq

FPI Belum Berencana Tagih Janji Prabowo Pulangkan Habib Rizieq

News | Senin, 11 November 2019 | 20:47 WIB

Rahasiakan Dana Pertahanan hingga Panen Interupsi, 5 Berita Menhan Prabowo

Rahasiakan Dana Pertahanan hingga Panen Interupsi, 5 Berita Menhan Prabowo

News | Selasa, 12 November 2019 | 07:15 WIB

Prabowo Usul ke DPR Hidupkan Kembali Konsep Perang Rakyat Semesta

Prabowo Usul ke DPR Hidupkan Kembali Konsep Perang Rakyat Semesta

News | Senin, 11 November 2019 | 15:56 WIB

Terkini

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06 WIB

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:55 WIB

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:19 WIB

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:15 WIB

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:14 WIB

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB